Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Gaji, Ini Penyebab Sebenarnya Persib Bandung Masuk Daftar Larangan Transfer FIFA

Sabtu, 30 Mei 2026 14:28 WIB

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Sabtu, 30 Mei 2026 12:58 WIB
Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Antam Hari Ini 30 Mei 2026: Melesat Naik, Berikut Rincian Lengkapnya!

Sabtu, 30 Mei 2026 12:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Gaji, Ini Penyebab Sebenarnya Persib Bandung Masuk Daftar Larangan Transfer FIFA
  • Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 30 Mei 2026: Melesat Naik, Berikut Rincian Lengkapnya!
  • Hukum Alam Kalah! Menguak Misteri Sapi “Matilda” dan Kerbau “Donald Trump” yang Gagal Dikurbankan!
  • Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!
  • Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemuda Ini Ditemukan Tewas Usai Bocorkan Dugaan Pelanggaran OpenAI

By Aga GustianaSelasa, 17 Desember 2024 16:20 WIB2 Mins Read
Suchir Balaji. (Foto: BBC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pria bernama Suchir Balaji ditemukan tewas di sebuah apartemen di San Fransisco pada akhir November 2024 lalu. Kepolisian mengklaim jika mantan peneliti di OpenAI itu diduga bunuh diri.

Namun, berbagai teori konspirasi beredar di media sosial. Teori itu menyebut jika kematian Suchir Balaji ada kaitannya dengan pernyataannya soal skandal ChatGPT, chatbot AI besutan OpenAI.

Sebelum meninggal dunia, Suchir Balaji menuduh jika perusahaan kecerdasan buatan itu melakukan pelanggaran hak cipta dan praktik bisnis yang tidak etis.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times bulan Oktober, beberapa minggu sebelum kematiannya, Balaji menuduh jika OpenAI menggunakan materi berhak cipta tanpa izin untuk melatih ChatGPT.

Baca Juga:  Bos Telegram Manfaatkan AI untuk Perketat Konten

OpenAi dituding mengambil sejumlah besar data digital dari internet tanpa memathui ketentuan penggunaan wajar untuk melatih model AI-nya.

Data ini diduga berisi konten dari situs web, buku dan materi berhak cipta lain yang dipakai untuk meningkatkan kemampuan AI bestuan OpenAI tersebut.

Baca Juga:  Inovasi Digital Bapenda Jabar, Siapkan Arjuna untuk Informasi Urusan Pajak Kendaraan

Balaji mengatkaan, praktik OpenAI ini menghancurkan sistem komersial individu, bisnis dan layanan internet. Menurutnya, model ChatGPT dapat menciptakan pengganti yang secara langsung bersaing dengan sumber data asli.

“Ini bukan model yang berkelanjutan untuk ekosistem internet secara keseluruhan,” katanya. Balaji juga menuduh OpenAI membuat salinan data berhak cipta yang tidak sah, serta membuat versi yang mirip dengan data asli.

“Hasilnya bukan salinan persis dari masukan, tapi pada dasarnya juga tidak baru. Terkadang ada keadaan di mana suatu keluaran tampak seperti masukan,” katanya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Curhat Poster Versi Ai-nya Mirip Babang Tamvan

Bahkan, Balaji menyebut jika teknologi tersebut sering kali menghasilkan informasi palsu atau sepenuhnya dibuat-buat.

“Jika Anda percaya apa yang saya percayai, Anda harus meninggalkan perusahaan itu,” katanya ke The Times.

Pengungkapan Balaji menjadi inti dari banyak tuntutan hukum yang diajukan terhadap OpenAI karena pelanggaran hak cipta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ai chatgpt openai
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH BPNT 2026 Mulai Cair, Nama Anda Masih Terdaftar? Cek di Sini

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.