Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penampakan Kebakaran Hutan Terparah di Los Angeles yang Terekam Satelit NASA

By Aga GustianaJumat, 10 Januari 2025 14:33 WIB2 Mins Read
Penampakan Kebakaran Hutan Terparah di Los Angeles yang Terekam Satelit NASA. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Los Angeles mengalami kebakaran hutan terparah pada 7 Januari 2025. Peristiwa ini mengakibatkan ribuan bangunan hancur dan lima orang tewas.

Satelit NASA mengambil volume besar asap yang mengepul dari kobaran api itu. Gambar asap abu-abu- tebal dari kota bertiup ke barat daya di atas lautan.

Melansir Newsweek, asap tebal ini menyebabkan lonjakan besar polusi udara di seluruh wilayah, dengan beberapa daerah melaporkan tingkat ‘berbahaya’ melebihi 500 pada Air Quality Index (AQI).

Kebakaran yang melalap 17.234 area ini dianggap sebagai kebakaran paling parah dan merusak dalam sejarah Kota Los Angeles.

Rumah beberapa selebritas dikabarkan hancur oleh kebakaran ini, termasuk rumah Paris Hilton, Billy Crystal, Adam Brody dan Leighton Meester.

Baca Juga:  Hutan di Jabar Rontok Dibabat, Dedi Mulyadi: Atuh Habis Odah!

Selain itu, kebakaran ini bertanggung jawab atas lima kematian yang dilaporkan sejauh ini, juga mengakibatkan sekitar 1.000 bangunan rusak.

Kemudian, kebakaran ini membuat kualitas udara di area sekitar telah melonjak lebih dari 900 pada skala AQI, karena polusi asap tebal.

Dilaporkan lebih dari 100 ribu orang terpaksa mengungsi. Petugas pemadam kebakaran sedang berjuang melawan api. Kebakaran Palisades, Eaton, dan Sunset masih belum bisa dikendalikan.

Gambar lain yang diambil dari luar angkasa oleh satelit GOES-18 memperlihatkan pancaran panas api yang hebat pada 8 Januari, saat kobaran api terus membakar kota.

Baca Juga:  Kebakaran Dahsyat Landa Pasar Jumaah Purwakarta, Ratusan Kios Hangus Terbakar

“Pemadam kebakaran bekerja keras memperlambat penyebaran dan melindungi infrastruktur penting dalam kondisi ekstrem. Angin kencang diperkirakan terus berlanjut. Kombinasi kelembapan rendah, bahan bakar kering, dan perubahan arah angin meningkatkan potensi kebakaran dan perluasan yang cepat,” kata CAL Fire.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui, namun isu yang menyebar dipicu vegetasi kering setelah musim dingin dengan curah hujan yang rendah.

Periode panjang dengan curah hujan luar biasa rendah, ditambah angin kering Santa Ana, menciptakan kondisi sempurna bencana. Vegetasi kering yang mudah terbakar di lingkungan yang gersang dan kelembabannya rendah, memicu kebakaran hutan yang menyebar cepat.

Baca Juga:  Kebakaran di LA, Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Jadi Faktor Penyebaran Titik Api

Seiring dengan menghangatnya planet ini, kondisi kekeringan mungkin akan semakin umum terjadi di wilayah seperti California, yang mengakibatkan lebih seringnya terjadi cuaca seperti ini, yang menjadi pemicu kebakaran hutan

“Perubahan iklim telah membuat cuaca kebakaran jadi lebih ekstrem hampir di mana-mana di seluruh dunia dan khususnya di AS bagian barat. Ini berarti musim kebakaran lebih panjang dan lebih ekstrem,” kata Stefan Doerr, direktur Pusat Penelitian Kebakaran Liar di Universitas Swansea.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hutan kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.