bukamata.id – Warga Kampung Bantar Gedang, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial GM (33) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (8/6/2026) petang.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh keluarga korban dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Polisi Benarkan Penemuan Jasad di Dalam Rumah
Kapolsek Padalarang, Kompol Kusmawan, membenarkan adanya laporan penemuan seorang pria yang sudah tidak bernyawa di wilayah hukumnya. Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 18.50 WIB.
“Petugas menerima laporan adanya penemuan seorang laki-laki yang sudah meninggal dunia di dalam kamar rumahnya,” ujar Kusmawan saat dikonfirmasi.
Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, NR (40), saat memasuki kamar rumah mereka. Saat itu, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Saksi Lapor Warga dan Aparat Desa
Melihat kondisi tersebut, istri korban langsung meminta pertolongan kepada keluarga dan warga sekitar. Peristiwa itu kemudian segera dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Padalarang bersama tim identifikasi Polres Cimahi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Korban Diduga Memiliki Riwayat Kesehatan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan yang cukup serius.
Kompol Kusmawan mengungkapkan bahwa GM diketahui mengalami stroke ringan dan beberapa kali menunjukkan kondisi psikologis yang mengkhawatirkan.
“Korban diketahui sedang mengalami stroke ringan. Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan juga kerap terlihat melamun dan sebelumnya pernah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri namun berhasil dicegah,” jelasnya.
Polisi Lakukan Pendalaman, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut dengan mengandalkan keterangan saksi dan pihak keluarga.
Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Cimahi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga Tolak Autopsi dan Terima Kejadian sebagai Musibah
Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun visum lanjutan.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan indikasi kekerasan. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi,” pungkas Kusmawan.
Polisi memastikan proses penanganan kasus tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara jelas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










