Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Pengakuan Pilu Dika Bocah Banjaran: Trauma Bullying hingga Putus Sekolah

By SusanaRabu, 31 Desember 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Dika, bocah banjaran penangkap ular viral. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kisah pilu sekaligus inspiratif datang dari Banjaran, Kabupaten Bandung. Muhammad Nandika Saepulloh, atau akrab disapa Dika, bocah 11 tahun yang dijuluki “Bocah Ular”, terpaksa putus sekolah bukan karena malas belajar, melainkan akibat trauma yang ditimbulkan dari perundungan di sekolah.
‎
‎Dampak Bullying, Sekolah Jadi Trauma
‎
‎Di balik keberaniannya menangkap ular, Dika menyimpan kisah sedih. Ia seharusnya duduk di bangku kelas 5 SD, tetapi berhenti sekolah sejak kelas 3 akibat perundungan. Trauma dari bullying membuatnya enggan kembali ke sekolah, meski semangat belajarnya tetap tinggi.
‎
‎“Katanya dibully, tapi ke saya nggak pernah cerita. Baru tahu belakangan,” ungkap ibu Dika, Reka Noviyanti.
‎
‎Kini, sebagai anak pertama dari empat bersaudara, Dika diharapkan dapat kembali mengenyam pendidikan dan meninggalkan aktivitas berisiko tersebut.
‎
‎“Ya harapannya sekolah lagi. Apalagi kemarin ke Pak Dedi juga disuruh sekolah dulu,” tandasnya.
‎
‎Video kisah Dika yang viral menjadi pengingat bagi publik: bullying bukan hal sepele. Satu ejekan atau tindakan kekerasan kecil bisa menghancurkan rasa aman seorang anak dan mengganggu masa depannya.
‎
‎Dukungan dari Panji Petualang dan Dede Inoen
‎
‎Kisah Dika menarik perhatian konten kreator edukasi satwa, Panji Petualang, dan Dede Inoen, yang turun langsung menemui bocah pemberani ini. Panji memberikan edukasi terkait bahaya menangani ular dan pentingnya keselamatan, terutama bagi anak-anak.
‎
‎Selain edukasi, Dika juga menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Tuku Emas Bandung. Dukungan ini diharapkan bisa membuka kembali akses pendidikan bagi bocah pemberani ini dan mencegahnya kehilangan hak belajar akibat trauma bullying.
‎
‎Cita-Cita Sederhana, Mimpi Mulia
‎
‎Di tengah keterbatasan hidup, Dika tetap menyimpan cita-cita sederhana namun mulia: menjadi seorang polisi.
‎
‎Kisahnya bukan sekadar tentang keberanian menangkap ular, tetapi potret keteguhan hati seorang anak yang berjuang demi keluarga dan masa depannya, sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk melindungi anak-anak dari bullying.
‎
‎Penutup
‎
‎Mari hentikan perundungan. Sekolah harus menjadi tempat aman untuk belajar, bukan tempat mematahkan harapan. Jangan biarkan ada Dika-Dika lain kehilangan haknya untuk bermimpi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bocah Ular Banjaran bullying Dika Banjaran kisah Trauma bullying anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.