Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

Jumat, 25 September 2026 17:10 WIB

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Jumat, 25 September 2026 17:07 WIB

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

Jumat, 25 September 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
  • 4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba
  • Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta
  • Garuda Mulai Tempur Hari Ini! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • 5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!
  • Bukan Masalah Personal! John Herdman Buka Suara soal Marc Klok dan 2 Pemain Persib
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengamat Nilai Elektabilitas Jadi Penentu Dukungan Partai di Pilgub Jabar

By SusanaJumat, 29 Maret 2024 15:30 WIB2 Mins Read
Ini Dia 16 Nama Tokoh Potensial di Pilgub Jabar 2024 versi Instrat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru-baru ini, Indonesia Strategic Institute (Instrat) sebagai lembaga think thank dan kajian pada isu-isu strategis, politik, dan sosial humaniora yang berbasis di Kota Bandung merilis 16 nama tokoh yang dianggap memiliki peluang yang cukup untuk maju dalam kontestasi Pilgub Jabar 2024 mendatang.

16 nama tersebut diantaranya, Alfiansyah Komeng, ⁠⁠Atalia Praratya,⁠ ⁠Bima Arya Sugiarto, ⁠Cellica Nurrachdiana, ⁠Dedi Mulyadi, ⁠Desy Ratnasari, Dudung Abdurachman.

Lalu, Haru Suandharu, ⁠Maman Imanul Haq, ⁠M Iriawan (Iwan Bule), Netty Prasetiyani, ⁠Ono Surono, Ridwan Kamil, Saan Mustopa, Syaiful Huda, dan Uu Ruzhanul Ulum.

Dengan munculnya 16 nama tokoh-tokoh tersebut, Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan, semuanya masih memunculkan nama dan tebar pesona masing-masing.

Baca Juga:  Obsesi Pasangan ASIH Jadikan Indonesia Emas Dimulai dari Jawa Barat

“Karena semuanya punya peluang, semuanya bisa maju dan bisa juga tidak, dan bagaimanapun kan harus membangun koalisi partai, dan yang paling penting lagi sebetulnya yaitu harus memiliki elektabilitas tinggi,” beber Ujang, saat dihubungi Jumat (29/3/2024).

Ujang menilai, para nama-nama tersebut harus berperang elektabilitas untuk memperebutkan dukungan dari partai, karena menurutnya akan sulit jika maju melalui jalur independen di Pilgub Jabar.

Baca Juga:  Buat Poros Baru, Pengamat Sarankan PKS Usung Haru Suandharu-Susi Pudjiastuti di Pilgub Jabar

“Dari 16 nama itu kemungkinan akan dicalonkan dari partai, kalau dari independen kan berat, belum pernah ada yang menang dari independen juga di Jabar itu,” ujarnya.

Kemudian, kata Ujang, partai politik akan mendukung sosok yang memiliki elektabilitas tinggi, karena potensi menangnya juga akan tinggi.

“Biasanya partai-partai itu akan mendukung atau mengusung calon gubernur dan wakil gubernur yang memiliki elektabilitas tinggi, karena potensi menangnya tinggi,” ungkapnya.

“Makanya kalau di Golkar itu ada mekanisme, ada survei internal tiga kali, survei bagi kandidat yang diberi penugasan oleh Partai Golkar, nanti dilihat, di Jabar siapa yang paling tinggi, jika surveinya tinggi, potensi menangnya tinggi maka akan didorong untuk maju,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tampilkan Gagasan Otentik di Debat Perdana, Dedi-Erwan Komitmen Tuntaskan Persoalan Rakyat

Adapun terkait prediksi jumlah poros di Pilgub Jabar, menurutnya akan ada tiga poros atau bahkan lebih.

“Sekarang masih dinamis, kalau kita melihat Undang-Undang, 20% syarat ketentuan maka bisa 4 calon, atau nanti minimal tiga, paling banyak 4, ya 5 pun gak ada masalah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

elektabilitas pengamat Pilgub Jabar Ujang Komarudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.