Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan

Sabtu, 26 September 2026 02:00 WIB

Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris

Sabtu, 26 September 2026 01:00 WIB

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengamat Sebut Ngatiyana Punya Pengalaman Memimpin Mulus Tanpa Tersandung Kasus Hukum

By Putra JuangJumat, 3 Mei 2024 20:16 WIB3 Mins Read
Analis Politik Indonesia Strategic Institute (Instrat), Henry Baskoro. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Analis Politik Indonesia Strategic Institute (Instrat), Henry Baskoro menilai, Ngatiyana memiliki keunggulan jika maju sebagai calon kepala daerah dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cimahi 2024 dibandingkan kontestan lain.

Hal itu disampaikan Henry Baskoro menyikapi dua sosok yang saat ini masuk dalam radar Partai Golkar untuk Pilwalkot Cimahi 2024. Mereka adalah Ngatiyana dan Dikdik Suratno Nugrahawan.

“Jika melihat track record dari kedua tokoh tersebut dalam memimpin Kota Cimahi, tentu kiprah incumbent Wali Kota Pak Ngatiyana mempunyai pengalaman memimpin lebih,” ucap Henry saat dihubungi, Jumat (3/5/2024).

Namun jika berbicara peluang yang nantinya akan diusung oleh Partai Golkar, Henry menyebut hal itu tergantung kepada hasil survei dari kedua tokoh tersebut.

“Ketika berbicara mana yang lebih berpeluang, tentu hasil survei terkini yang akan bisa membacanya,” ujarnya.

Meski begitu, Ngatiyana saat ini dipandang publik sebagai mantan kepala daerah yang sukses memutus mata rantai kasus korupsi yang kerap terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.

Baca Juga:  Ikuti Jejak NasDem dan PAN, Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

“Kita tentu masih ingat, bahwa wali kota terdahulu selalu terkena kasus hukum. Nah, pada situasi itu, Ngatiyana berhasil mengakhiri masa pemerintahannya dengan mulus menggantikan Ajay,” ungkapnya.

Sedangkan Dikdik yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi memiliki citra yang kurang baik di masyarakat. Hal itu tak lepas dari pemberhentian Dikdik sebagai Pj Wali Kota Cimahi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Terkait Pak Sekda, ada pengalaman yang membuat publik bertanya-tanya, pada saat menjadi Pj Wali Kota, yang sangat singkat dan kemudian diganti karena issue inflasi,” katanya.

Atas peristiwa tersebut, Henry menilai jika Dikdik harus kerja ekstra untuk kembali meyakinkan masyarakat jika ingin maju di Pilwalkot Cimahi 2024.

“Tentu masyarakat berharap ada program yang nyata jika beliau maju pilkada, agar situasi di atas tidak terulang,” imbuhnya.

Sebab menurutnya, Golkar sebagai partai besar tidak akan asal-asalan dalam mengusung calon kepala daerah. Karena itu, partai berlambang pohon beringin tersebut tentunya akan memilih sosok yang memang memiliki peluang untuk menang.

Baca Juga:  Putuskan Mundur dari Ketum Golkar, Airlangga Hartarto Pamit

“Golkar sebagai partai besar yang saat ini di Cimahi punya 7 kursi, tentu berharap besar agar bakal calon Cimahi yang nanti diusung, paling berpeluang memenangkan Pilkada Cimahi,” terangnya.

Terkait proses survei yang dilakukan Partai Golkar berlangsung selama tiga kali, Henry menilai hal tersebut merupakan salah satu metode yang efektif untuk mengetahui potensi calon kepala daerah.

“Mekanisme mengukur dengan survei berkala tentu menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengetahui potensi menang dalam pilkada, selain itu tentu 2 balon juga harus sosialisasi aktif ke masyarakat,” katanya.

Sehingga, lanjut Henry, potensi siapa yang akan dipilih Golkar dalam Pilwalkot Cimahi 2024 nanti akan dibuktikan dalam hasil survei.

“Walaupun publik tentu punya pilihan yang mana di antara keduanya, yang mana yang lebih unggul di antara keduanya,” ujarnya.

Baca Juga:  MQ Iswara Apresiasi Komitmen Prabowo, Kader Golkar Siap Bergabung di Kabinet

Di sisi lain, pihaknya melihat sudah banyak bakal calon Wali Kota Cimahi 2024 yang mulai turun ke masyarakat melakukan sosialisasi.

“Terkait calon-calon lain, kami melihat ada Adhitia Yudhistira, Bagja (PKS), yang sudah melakukan sosialisasi. Begitu juga Arief Syaifudin (Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung),” ungkapnya.

Henry pun mengingatkan, Dikdik dan Arief untuk mundur dari jabatannya jika ingin mengikuti kontestasi Pilwalkot Cimahi 2024.

“Terkait Arif dan juga Dikdik tentu harus mundur dulu sebagai ASN jika ingin mengikuti kontestasi pilkada,” ujarnya.

Terlepas dari itu, pihaknya memandang jika seluruh bakal calon kepala daerah berpeluang untuk maju. Mengingat, masa pendaftaran masih cukup panjang sehingga bisa mencari dukungan partai dan menaikan popularitas dan elektabilitas.

“Masih berpeluang karena waktu sosialisasi dan mencari dukungan partai kan masih terbuka sampai pendaftaran, masih panjang dan cukup waktu untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Golkar Ngatiyana
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.