Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pengguna WA Wajib Tahu! WhatsApp Bakal Rilis Fitur ‘Scam Alert’ Pembongkar Chat Penipu

By Aga GustianaSenin, 8 Juni 2026 08:39 WIB2 Mins Read
Ilustrasi WhatsApp. (Foto: Ilustrasi/Webster2703 dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi penipuan digital via aplikasi pesan instan kini kian cerdik dan bervariasi. Menanggapi ancaman yang terus mengintai penggunanya, WhatsApp dilaporkan tengah merancang sistem pertahanan baru bernama Scam Alert guna mendeteksi pesan-pesan mencurigakan dari nomor asing.

Bocoran ini pertama kali diendus oleh laman spesialis update teknologi, WABetaInfo. Fitur proteksi ini terdeteksi pada WhatsApp versi Beta Android 2.26.22.2 di Google Play Store. Meski begitu, sistem ini masih dalam status pemesatan intensif (tahap pengembangan) sehingga belum bisa dijajal oleh para penguji beta sekalipun.

Cara Kerja Scam Alert: Mengintip Tanpa Merusak Privasi

Sistem cerdas ini didesain untuk menyaring pesan masuk dari kontak yang tidak terdaftar. Begitu ada indikasi mencurigakan, peringatan khusus akan langsung muncul di jendela obrolan pengguna.

Hebatnya, seluruh proses pemindaian teks ini berjalan secara domestik di dalam perangkat pengguna (on-device analysis). Artinya, sistem ini tidak akan mengorbankan privasi Anda. Berkat teknologi enkripsi end-to-end, WhatsApp tidak perlu mengirimkan isi obrolan Anda ke server luar demi melacak potensi penipuan.

Baca Juga:  WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali

Bukan itu saja, fitur perlindungan ini bekerja secara senyap di latar belakang. Pengirim pesan atau pengguna lain tidak akan pernah tahu apakah Anda mengaktifkan mode aman ini atau tidak.

Peringatan Instan dan Kendali Penuh di Tangan Pengguna

Apabila sistem membaca adanya pola teks yang mengarah pada penipuan, sebuah notifikasi tegas bertuliskan “Ini mungkin penipuan” akan terpampang di dalam ruang obrolan.

Baca Juga:  Setelah MetaAI, Kini ChatGPT Hadir di WhatsApp

WhatsApp murni memosisikan fitur ini sebagai pemandu atau pemberi konteks tambahan. Keputusan akhir tetap berada di tangan pemilik ponsel. Merujuk laporan WABetaInfo, pengguna akan langsung disodori dua opsi cepat tepat di bawah pesan peringatan tersebut:

  • Melakukan pemblokiran sekaligus melaporkan (report) kontak misterius itu ke pihak WhatsApp.
  • Mengabaikan peringatan dan memilih untuk tetap memercayai pesan guna melanjutkan obrolan.

Sifatnya Opsional: Harus Dinyalakan Manual

Menariknya, WhatsApp juga bakal menyertakan menu laporan transparansi lokal. Pengguna bisa mengecek riwayat kapan saja fitur penanda penipuan ini bekerja. Seluruh log data ini disimpan rapi di memori ponsel dan dijamin tidak dibagikan ke pihak eksternal.

Baca Juga:  Duh! Foto dan Nama Pj Wali Kota Bandung Dicatut Penipu, Warga Diminta Waspada

Perlu dicatat, fitur Scam Alert ini bersifat opsional. Artinya, fungsi ini tidak akan aktif secara otomatis sejak awal. Pengguna yang menginginkan proteksi ekstra harus masuk ke menu pengaturan WhatsApp dan mengaktifkannya secara manual.

Hingga saat ini, pihak WhatsApp sendiri belum menetapkan tanggal rilis resmi kapan fitur penyelamat ini bakal digulirkan secara massal untuk pengguna global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

WhatsApp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mau Beli atau Jual Emas Hari Ini? Cek Dulu Harga Antam dan Buyback Terbaru

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.