Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba

Jumat, 18 September 2026 11:32 WIB

Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 11:02 WIB
gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jumat, 18 September 2026 10:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
  • Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm
  • Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League
  • Sanksi Berat Menanti Persija Usai Bungkam Persib: Terusir dari Jakarta dan Denda Ratusan Juta!
  • Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Maut di Bandung Barat, Pihak Sekolah Angkat Bicara

By SusanaSabtu, 22 Februari 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka menyelimuti SMK Dharma Pertiwi, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), setelah seorang siswanya, MRD (17), meninggal dunia saat tampil dalam pertunjukan teater sekolah pada Kamis (20/2/2025).

Insiden tragis ini terjadi saat korban memperagakan adegan bunuh diri dalam ujian praktik (uprak) mata pelajaran Bahasa Indonesia.

MRD, siswa kelas 3, meninggal dunia setelah tertusuk senjata tajam yang digunakan sebagai properti dalam pertunjukan tersebut.

Saat ini, jenazah telah dimakamkan di TPU Kampung Pasirmuncang, Desa Campakamekar, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Kronologi

Menurut Humas SMK Dharma Pertiwi, Ridwan, peristiwa bermula saat MRD memerankan adegan dalam teater bertema Kenakalan Remaja.

Baca Juga:  Dua Bocah Tersengat Listrik saat Ambil Layangan di Bandung Barat, Satu Luka Bakar Serius

Dalam adegan tersebut, MRD memainkan karakter perempuan hamil yang putus asa dan melakukan aksi bunuh diri dengan menusuk perut menggunakan gunting yang ternyata merupakan properti asli.

“Awalnya, semua berjalan sesuai rencana. Namun, setelah menusukkan gunting pada adegan tersebut, Ropiq langsung pingsan,” ungkap Ridwan, Jumat (21/2/2025).

Korban segera dilarikan ke Puskesmas Tagog Apu, namun sayangnya, nyawanya tidak tertolong.

Properti Tidak Terkontrol

Baca Juga:  HPSN 2026 Bandung Barat, Aksi Nyata Bersihkan Sungai dan Tanam Pohon

Ridwan mengakui bahwa pihak sekolah tidak mengetahui adanya gunting tajam yang digunakan sebagai properti.

“Semua properti disiapkan oleh siswa. Kami sudah melarang membawa benda tajam, dan bahkan rutin mengadakan razia. Namun, kejadian ini di luar pengawasan kami,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini murni kecelakaan tunggal, bukan akibat perkelahian atau unsur kesengajaan seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Reaksi Sekolah dan Dinas Pendidikan

Pengawas Sekolah dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat, Erlindia, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan siswa selalu menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  Amarah Warga Bandung Barat Memuncak, Blokade Jalan Perumahan Mewah Diduga Penyebab Banjir

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Saat ini, seluruh aktivitas belajar di SMK Dharma Pertiwi dihentikan sementara untuk penyelidikan,” kata Erlindia.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tahunan ini. Apabila dinilai berisiko, kegiatan teater tersebut kemungkinan besar akan dihentikan.

“Kami akan meninjau kembali seluruh program agar peristiwa serupa tidak terulang. Ini adalah tragedi yang menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tandasnya.


Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.