Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Selasa, 3 November 2026 19:36 WIB

Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!

Selasa, 3 November 2026 18:42 WIB
Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Selasa, 3 November 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
  • Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!
  • Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual
  • Siap-siap Cek Rekening! 6 Bansos Cair November 2026, Lengkap Besaran dan Syarat Desil Penerima
  • Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat
  • Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’
  • Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?
  • Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Maut di Bandung Barat, Pihak Sekolah Angkat Bicara

By SusanaSabtu, 22 Februari 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka menyelimuti SMK Dharma Pertiwi, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), setelah seorang siswanya, MRD (17), meninggal dunia saat tampil dalam pertunjukan teater sekolah pada Kamis (20/2/2025).

Insiden tragis ini terjadi saat korban memperagakan adegan bunuh diri dalam ujian praktik (uprak) mata pelajaran Bahasa Indonesia.

MRD, siswa kelas 3, meninggal dunia setelah tertusuk senjata tajam yang digunakan sebagai properti dalam pertunjukan tersebut.

Saat ini, jenazah telah dimakamkan di TPU Kampung Pasirmuncang, Desa Campakamekar, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Kronologi

Menurut Humas SMK Dharma Pertiwi, Ridwan, peristiwa bermula saat MRD memerankan adegan dalam teater bertema Kenakalan Remaja.

Baca Juga:  Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kontrakan Cimahi

Dalam adegan tersebut, MRD memainkan karakter perempuan hamil yang putus asa dan melakukan aksi bunuh diri dengan menusuk perut menggunakan gunting yang ternyata merupakan properti asli.

“Awalnya, semua berjalan sesuai rencana. Namun, setelah menusukkan gunting pada adegan tersebut, Ropiq langsung pingsan,” ungkap Ridwan, Jumat (21/2/2025).

Korban segera dilarikan ke Puskesmas Tagog Apu, namun sayangnya, nyawanya tidak tertolong.

Properti Tidak Terkontrol

Baca Juga:  Viral Ekskavator Jadi Tandu Darurat, Angkut Lansia Sakit di Pelosok Bandung Barat

Ridwan mengakui bahwa pihak sekolah tidak mengetahui adanya gunting tajam yang digunakan sebagai properti.

“Semua properti disiapkan oleh siswa. Kami sudah melarang membawa benda tajam, dan bahkan rutin mengadakan razia. Namun, kejadian ini di luar pengawasan kami,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini murni kecelakaan tunggal, bukan akibat perkelahian atau unsur kesengajaan seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Reaksi Sekolah dan Dinas Pendidikan

Pengawas Sekolah dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat, Erlindia, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan siswa selalu menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  Tangkal Pinus Lembang: Camping Nyaman, Alam Menawan, dan Masak Musik yang Bikin Betah

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Saat ini, seluruh aktivitas belajar di SMK Dharma Pertiwi dihentikan sementara untuk penyelidikan,” kata Erlindia.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tahunan ini. Apabila dinilai berisiko, kegiatan teater tersebut kemungkinan besar akan dihentikan.

“Kami akan meninjau kembali seluruh program agar peristiwa serupa tidak terulang. Ini adalah tragedi yang menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tandasnya.


Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.