Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penyebab Keracunan Massal Program MBG di SMPN 35 Bandung Terungkap

By Aga GustianaKamis, 22 Mei 2025 13:16 WIB2 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri di balik insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMP Negeri 35 Bandung akhirnya terungkap. Setelah melalui serangkaian uji laboratorium, Dinas Kesehatan Kota Bandung memastikan bahwa penyebabnya berasal dari dua menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 29 April 2025 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, menyampaikan hasil uji laboratorium dari Labkesda Jawa Barat menunjukkan bahwa melon potong dan mixed vegetable mengandung bakteri Bacillus serta jamur Candida, yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan serius.

“Ya, hasil labnya sudah keluar. Ada kandungan bakteri dan jamur pada melon potong serta mixed vegetable,” kata Anhar, Kamis (22/5/2025).

Insiden ini sempat membuat heboh dunia pendidikan Kota Bandung. Sebanyak 342 siswa dan dua guru mengalami gejala seperti mual, pusing, dan diare setelah menyantap menu MBG siang hari itu. Seluruh menu hari itu—mulai dari makaroni, kakap krispi, tempe barbeque, hingga buah melon—kemudian dikirimkan ke laboratorium untuk diuji.

Langkah Cepat dan Rekomendasi Dinkes

Begitu hasil uji laboratorium keluar, Dinas Kesehatan langsung mengeluarkan rekomendasi perbaikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG. Fokus utama perbaikan adalah pada standar higienitas dapur, pengolahan bahan makanan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Anhar menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penilaian ulang terhadap tempat produksi MBG. Hasilnya, risiko kontaminasi menurun secara signifikan.

“Pihak dapur sudah melakukan perbaikan signifikan. Setelah penilaian pada 12 Mei, kami putuskan MBG boleh dilanjutkan,” ungkap Anhar.

MBG Kembali Didistribusikan, Protokol Diperketat

Setelah melalui evaluasi ketat, Dinas Kesehatan akhirnya memberi lampu hijau. Mulai 13 Mei 2025, produksi dan distribusi MBG kembali dilakukan—termasuk ke SMPN 35 Bandung.

Meski distribusi telah dilanjutkan, evaluasi berkala dan pengawasan mutu akan tetap dilakukan secara ketat. Dinas Kesehatan menegaskan pentingnya penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan demi menghindari kejadian serupa.

Peringatan dan Pelajaran

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan bagi anak sekolah. Program MBG yang bertujuan mulia, yaitu menyehatkan generasi muda, harus disertai dengan manajemen yang disiplin dan berbasis standar keamanan pangan.

Kini, pasca-insiden, harapannya bukan hanya pada keberlanjutan program, tapi juga komitmen jangka panjang dalam menjaga kualitas setiap piring makanan yang disantap siswa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keracunan Makanan keracunan massal Makanan Bergizi Gratis MBG Kota Bandung SMPN 35 Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.