Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Jumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penyebab Keracunan Massal Program MBG di SMPN 35 Bandung Terungkap

By Aga GustianaKamis, 22 Mei 2025 13:16 WIB2 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri di balik insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMP Negeri 35 Bandung akhirnya terungkap. Setelah melalui serangkaian uji laboratorium, Dinas Kesehatan Kota Bandung memastikan bahwa penyebabnya berasal dari dua menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 29 April 2025 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, menyampaikan hasil uji laboratorium dari Labkesda Jawa Barat menunjukkan bahwa melon potong dan mixed vegetable mengandung bakteri Bacillus serta jamur Candida, yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan serius.

“Ya, hasil labnya sudah keluar. Ada kandungan bakteri dan jamur pada melon potong serta mixed vegetable,” kata Anhar, Kamis (22/5/2025).

Insiden ini sempat membuat heboh dunia pendidikan Kota Bandung. Sebanyak 342 siswa dan dua guru mengalami gejala seperti mual, pusing, dan diare setelah menyantap menu MBG siang hari itu. Seluruh menu hari itu—mulai dari makaroni, kakap krispi, tempe barbeque, hingga buah melon—kemudian dikirimkan ke laboratorium untuk diuji.

Baca Juga:  301 Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Pemkab Segera Umumkan KLB

Langkah Cepat dan Rekomendasi Dinkes

Begitu hasil uji laboratorium keluar, Dinas Kesehatan langsung mengeluarkan rekomendasi perbaikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG. Fokus utama perbaikan adalah pada standar higienitas dapur, pengolahan bahan makanan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Anhar menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penilaian ulang terhadap tempat produksi MBG. Hasilnya, risiko kontaminasi menurun secara signifikan.

Baca Juga:  Belasan Pelajar Cimahi Masuk IGD Usai Konsumsi Menu MBG di Jam Buka Puasa

“Pihak dapur sudah melakukan perbaikan signifikan. Setelah penilaian pada 12 Mei, kami putuskan MBG boleh dilanjutkan,” ungkap Anhar.

MBG Kembali Didistribusikan, Protokol Diperketat

Setelah melalui evaluasi ketat, Dinas Kesehatan akhirnya memberi lampu hijau. Mulai 13 Mei 2025, produksi dan distribusi MBG kembali dilakukan—termasuk ke SMPN 35 Bandung.

Meski distribusi telah dilanjutkan, evaluasi berkala dan pengawasan mutu akan tetap dilakukan secara ketat. Dinas Kesehatan menegaskan pentingnya penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan demi menghindari kejadian serupa.

Baca Juga:  MBG Jadi Sorotan: Mulai dari Keracunan Massal Hingga Dugaan Dapur Fiktif

Peringatan dan Pelajaran

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan bagi anak sekolah. Program MBG yang bertujuan mulia, yaitu menyehatkan generasi muda, harus disertai dengan manajemen yang disiplin dan berbasis standar keamanan pangan.

Kini, pasca-insiden, harapannya bukan hanya pada keberlanjutan program, tapi juga komitmen jangka panjang dalam menjaga kualitas setiap piring makanan yang disantap siswa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keracunan Makanan keracunan massal Makanan Bergizi Gratis MBG Kota Bandung SMPN 35 Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.