Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perbaikan Kilat Jembatan Bailey Karawang Berakhir Amblas, Pengamat Soroti Kurangnya Perencanaan

By Putra JuangSabtu, 5 April 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya percepatan perbaikan jembatan bailey di Cicangor, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang berujung ironi.

Pasalnya, jembatan yang sebelumnya dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi selesai dalam waktu dua pekan itu, dilaporkan amblas kembali setelah proses konstruksi.

Kejadian ini pun menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan dan perhitungan yang dilakukan sebelum perbaikan.

Pengamat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono menyampaikan keprihatinannya terkait kejadian ini.

Menurutnya, meskipun maksud awal percepatan perbaikan jembatan patut diapresiasi agar tidak terjadi penundaan yang berkepanjangan, namun proses perencanaannya diduga kurang matang.

“Penyelesaian konstruksi seperti ini perlu berhati-hati. Patut diduga bahwa di awal maksud percepatan perbaikan jembatan ini agar tidak tertunda-tunda,” ucap Kristian saat dihubungi, Sabtu (5/4/2025).

Lebih lanjut, Kristian menekankan pentingnya melibatkan pakar yang kompeten dalam menilai kelayakan waktu pengerjaan.

“Namun, semestinya pada saat diputuskan akan dilaksanakan dalam dua pekan, harus ada pakar yang benar-benar menilai fisibilitasnya jangan sampai terburu-buru dan akhirnya amblas seperti saat ini,” katanya.

Kristian juga menyoroti dampak inefisiensi yang timbul akibat kejadian ini.

“Hal ini justru menjadi semacam ironi karena di tengah upaya efisiensi, malah kejadian di luar dugaan ini menyebabkan inefisiensi,” tandasnya.

Amblasnya kembali jembatan bailey yang baru diperbaiki ini tentu menimbulkan kerugian dan mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah pun diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan perbaikan sebelumnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengambil langkah-langkah yang lebih cermat dan terukur untuk memastikan perbaikan jembatan dapat diselesaikan dengan baik dan aman dalam waktu yang realistis.

Untuk diketahui, jembatan Bailey di Cicangor, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jembatan bailey Kabupaten Karawang Kristian Widya Wicaksono pengamat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.