Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk

Minggu, 28 Juni 2026 14:11 WIB

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Minggu, 28 Juni 2026 13:49 WIB

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perbaikan Kilat Jembatan Bailey Karawang Berakhir Amblas, Pengamat Soroti Kurangnya Perencanaan

By Putra JuangSabtu, 5 April 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya percepatan perbaikan jembatan bailey di Cicangor, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang berujung ironi.

Pasalnya, jembatan yang sebelumnya dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi selesai dalam waktu dua pekan itu, dilaporkan amblas kembali setelah proses konstruksi.

Kejadian ini pun menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan dan perhitungan yang dilakukan sebelum perbaikan.

Pengamat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono menyampaikan keprihatinannya terkait kejadian ini.

Baca Juga:  Dana Tunda Bayar Proyek Rp621 Miliar, Pernyataan Gubernur dan Bappeda Jabar Tak Sinkron

Menurutnya, meskipun maksud awal percepatan perbaikan jembatan patut diapresiasi agar tidak terjadi penundaan yang berkepanjangan, namun proses perencanaannya diduga kurang matang.

“Penyelesaian konstruksi seperti ini perlu berhati-hati. Patut diduga bahwa di awal maksud percepatan perbaikan jembatan ini agar tidak tertunda-tunda,” ucap Kristian saat dihubungi, Sabtu (5/4/2025).

Lebih lanjut, Kristian menekankan pentingnya melibatkan pakar yang kompeten dalam menilai kelayakan waktu pengerjaan.

“Namun, semestinya pada saat diputuskan akan dilaksanakan dalam dua pekan, harus ada pakar yang benar-benar menilai fisibilitasnya jangan sampai terburu-buru dan akhirnya amblas seperti saat ini,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Main Peran Mak Comblang di Balik Kisah Cinta Maula Akbar dan Putri Karlina

Kristian juga menyoroti dampak inefisiensi yang timbul akibat kejadian ini.

“Hal ini justru menjadi semacam ironi karena di tengah upaya efisiensi, malah kejadian di luar dugaan ini menyebabkan inefisiensi,” tandasnya.

Amblasnya kembali jembatan bailey yang baru diperbaiki ini tentu menimbulkan kerugian dan mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah pun diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan perbaikan sebelumnya.

Baca Juga:  Isu Jual Saham BIJB Kertajati Menguat, Dedi Mulyadi Ajukan Opsi Tak Terduga

Selain itu, pemerintah juga perlu mengambil langkah-langkah yang lebih cermat dan terukur untuk memastikan perbaikan jembatan dapat diselesaikan dengan baik dan aman dalam waktu yang realistis.

Untuk diketahui, jembatan Bailey di Cicangor, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jembatan bailey Kabupaten Karawang Kristian Widya Wicaksono pengamat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.