bukamata.id – Persita Tangerang membuat kejutan dalam persiapan menghadapi Super League 2026/27. Pendekar Cisadane resmi mendatangkan gelandang serang asal Spanyol, Tyronne del Pino, untuk menambah kekuatan di lini tengah sekaligus meningkatkan daya gedor tim.
Tyronne del Pino datang dengan pengalaman panjang di berbagai kompetisi, termasuk sepak bola Spanyol, Yunani, Thailand, hingga Indonesia.
Kehadiran pemain berusia 35 tahun tersebut juga bukan sekadar transfer biasa. Tyronne memiliki rekam jejak sebagai pemain terbaik Liga 1 2024/25, ketika dirinya menjadi salah satu bagian penting dalam keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara.
Kini, setelah musim sebelumnya memperkuat Malut United FC, Tyronne memilih melanjutkan karier bersama Persita Tangerang.
Ia didatangkan dengan status bebas transfer dan menjadi pemain asing ke-10 yang menghuni skuad Pendekar Cisadane untuk musim 2026/27.
Tyronne Del Pino Jadi Rekrutan Penting Persita
Kedatangan Tyronne memberikan tambahan pengalaman sekaligus kualitas teknis bagi skuad Persita.
Pemain kelahiran Las Palmas, Kepulauan Canary, tersebut dikenal memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang serang. Pengalamannya tampil di berbagai kompetisi membuat Tyronne diharapkan dapat memberikan dimensi baru dalam permainan Persita.
Di bawah arahan pelatih Carlos Pena, Tyronne akan menjadi bagian dari lini serang Persita bersama sejumlah pemain lainnya, termasuk Rayco Rodriguez dan Pablo Ganet.
Persita berharap pengalaman dan kreativitas Tyronne dapat membantu tim menghadapi persaingan ketat di Super League 2026/27.
Apalagi, Pendekar Cisadane juga telah memperkuat skuad dengan sejumlah pemain asing lain, seperti Luquinhas dari Brasil dan Alexandre Ramalingom dari Madagaskar.
Pernah Jadi Pemain Terbaik Liga 1
Salah satu alasan transfer Tyronne menarik perhatian adalah pencapaiannya di Liga 1.
Pada musim 2024/25, Tyronne menjadi bagian penting dari perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara. Penampilannya bersama Maung Bandung membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Liga 1 musim tersebut.
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi Persita.
Tyronne sudah memahami karakter kompetisi sepak bola Indonesia, termasuk atmosfer pertandingan, karakter permainan lawan, hingga tuntutan bermain di level tertinggi sepak bola nasional.
Artinya, Persita tidak perlu menunggu terlalu lama bagi sang pemain untuk beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.
Tyronne Del Pino Tampil Tajam Bersama Malut United
Musim lalu, Tyronne memperkuat Malut United FC dan kembali menunjukkan kualitasnya.
Dalam 32 pertandingan, gelandang asal Spanyol tersebut mencatatkan 10 gol dan 12 assist.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Tyronne bukan hanya memiliki pengalaman, tetapi juga masih mampu memberikan kontribusi nyata dalam hal produktivitas.
Kombinasi 10 gol dan 12 assist membuatnya menjadi salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar bagi permainan tim.
Persita tentu berharap produktivitas tersebut dapat kembali ditunjukkan Tyronne pada musim 2026/27.
Jika mampu mempertahankan performanya, kehadiran Tyronne berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam upaya Persita bersaing di papan klasemen.
Karier Tyronne Dimulai dari Akademi Las Palmas
Sebelum menjelma menjadi pemain berpengalaman di berbagai negara, Tyronne memulai perjalanan sepak bolanya dari tanah kelahirannya.
Lahir di Las Palmas, Kepulauan Canary, Tyronne merupakan jebolan akademi UD Las Palmas.
Ia kemudian mulai mendapatkan kesempatan bermain di level senior bersama tim cadangan Las Palmas pada musim 2010/11.
Pada periode tersebut, Tyronne tampil di kompetisi Tercera División.
Perjalanan menuju sepak bola profesional kemudian berlanjut.
Pada 11 Desember 2010, Tyronne menjalani debut bersama tim utama Las Palmas. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama sekitar 12 menit dalam pertandingan Segunda División.
Debut tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang Tyronne di dunia sepak bola profesional.
Sempat Dipinjamkan ke Sejumlah Klub Spanyol
Pada periode 2013 hingga 2017, Tyronne menjalani sejumlah masa peminjaman.
Ia memperkuat beberapa klub Spanyol, termasuk Barakaldo, Huesca, dan Tenerife.
Setelah menjalani beberapa periode peminjaman, Tyronne kemudian melanjutkan kariernya secara permanen bersama Tenerife.
Pengalaman berpindah klub tersebut membuatnya mendapatkan kesempatan bermain dengan berbagai karakter tim dan kompetisi.
Perjalanan panjang di Spanyol juga menjadi fondasi penting sebelum Tyronne memutuskan meninggalkan negara asalnya untuk mencoba tantangan baru di luar Eropa.
Tyronne Del Pino Berpetualang ke Yunani dan Asia
Pada 2019, Tyronne mengambil keputusan penting dalam kariernya dengan meninggalkan Spanyol.
Ia bergabung dengan klub Yunani PAS Lamia.
Tyronne kemudian kembali memperkuat klub tersebut pada periode 2021/22.
Dalam dua periode bersama PAS Lamia, Tyronne mencatatkan 69 penampilan dengan torehan dua gol dan delapan assist.
Setelah pengalaman di Yunani, perjalanan kariernya semakin luas.
Tyronne kemudian melanjutkan petualangan sepak bolanya ke Asia dan memperkuat sejumlah klub, mulai dari Nakhon Ratchasima, Persib Bandung, Ratchaburi, hingga Malut United.
Pengalaman bermain di beberapa negara tersebut membuat Tyronne semakin memahami perbedaan karakter sepak bola di berbagai kawasan.
Pernah Membawa Persib Juara Liga 1
Nama Tyronne tentu tidak asing bagi penggemar sepak bola Indonesia, khususnya bobotoh.
Sebelum bergabung dengan Malut United, Tyronne pernah menjadi bagian dari skuad Persib Bandung.
Bersama Maung Bandung, ia memainkan peran penting dalam perjalanan Persib meraih gelar juara Liga 1 2024/25.
Penampilannya yang konsisten bahkan membuat Tyronne mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Liga 1 2024/25.
Pencapaian tersebut membuat transfernya ke Persita menjadi semakin menarik.
Pendekar Cisadane kini memiliki seorang pemain yang sudah terbukti mampu tampil di kompetisi Indonesia dan memiliki pengalaman meraih gelar juara.
Persita Punya Lini Serang yang Makin Berbahaya
Tyronne tidak akan bekerja sendirian.
Persita telah mempersiapkan sejumlah pemain untuk membangun skuad yang kompetitif pada musim 2026/27.
Selain Tyronne, terdapat nama Rayco Rodriguez dan Pablo Ganet yang dapat menjadi bagian dari kekuatan lini tengah dan serangan Persita.
Persita juga mendatangkan Luquinhas dari Brasil serta Alexandre Ramalingom dari Madagaskar.
Kombinasi pemain dari berbagai negara tersebut diharapkan dapat memberikan variasi permainan bagi Carlos Pena.
Dengan pengalaman Tyronne di kompetisi Eropa dan Asia serta pemahamannya terhadap sepak bola Indonesia, sang pemain diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting dalam skema Persita.
Target Besar Persita di Super League 2026/27
Kedatangan Tyronne del Pino memperlihatkan keseriusan Persita dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim baru.
Pemain berusia 35 tahun itu memang tidak lagi berada pada usia muda. Namun, pengalaman dan rekam jejaknya justru menjadi nilai tambah bagi skuad Pendekar Cisadane.
Ia memiliki pengalaman bermain di Spanyol, Yunani, Thailand, hingga Indonesia.
Lebih dari itu, Tyronne juga sudah merasakan atmosfer menjadi juara Liga 1 dan mendapatkan penghargaan individu sebagai pemain terbaik.
Kini tantangan baru menantinya bersama Persita.
Pendekar Cisadane berharap pengalaman, kreativitas, serta produktivitas Tyronne dapat membantu tim mencapai target terbaik pada Super League 2026/27.
Jika mampu kembali menunjukkan performa seperti saat membela Malut United musim lalu, ketika mencetak 10 gol dan 12 assist dari 32 pertandingan, Tyronne berpeluang menjadi salah satu pemain yang paling menentukan perjalanan Persita pada musim baru.
Transfer ini sekaligus menjadi bukti bahwa Persita tidak sekadar mendatangkan nama besar, tetapi juga pemain yang sudah memiliki pengalaman dan rekam jejak kuat di sepak bola Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










