Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Dikabarkan Rekrut Winger Timnas Bosnia Secara Gratis, Kontrak 2 Tahun Siap Diteken

Senin, 22 Juni 2026 12:47 WIB

Modal Usaha Cair Rp100 Juta, Cek Cicilan KUR BRI Terbaru Mulai Rp2 Jutaan per Bulan Tanpa Ribet

Senin, 22 Juni 2026 12:00 WIB

Cek Bocoran Diskon Indomaret Terbaru 22-28 Juni 2026, Stok Sabun dan Camilan Turun Harga

Senin, 22 Juni 2026 11:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Dikabarkan Rekrut Winger Timnas Bosnia Secara Gratis, Kontrak 2 Tahun Siap Diteken
  • Modal Usaha Cair Rp100 Juta, Cek Cicilan KUR BRI Terbaru Mulai Rp2 Jutaan per Bulan Tanpa Ribet
  • Cek Bocoran Diskon Indomaret Terbaru 22-28 Juni 2026, Stok Sabun dan Camilan Turun Harga
  • Pindah ke Vietnam, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Mau Angkat Kaki dari Indonesia
  • Jujur! Gelandang Persib Ini Mengaku Boros Peluang di Musim 2025/26
  • Cukupkah PLN Hanya Minta Maaf?! Menguak Biang Kerok di Balik Mati Lampu di Pulau Jawa!
  • Bandung Mati Lampu Hari Ini: Cek Jadwal dan Daftar Wilayah Terdampak 22 Juni 2026
  • Warga Bandung Wajib Tahu! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Senin 22 Juni 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pindah ke Vietnam, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Mau Angkat Kaki dari Indonesia

By Aga GustianaSenin, 22 Juni 2026 11:17 WIB3 Mins Read
Ilustrasi, perusahaan otomotif Jepang di Indonesia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar kurang sedap kembali menghampiri sektor industri manufaktur dalam negeri. Dua korporasi besar yang bergerak di bidang produksi komponen otomotif di wilayah Jawa Timur (Jatim) dilaporkan tengah bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya. Langkah pahit ini diambil lantaran kedua perusahaan sekuritas asal Jepang tersebut berencana angkat kaki dan merelokasi operasional mereka ke Vietnam.

Fokus ke Mobil Listrik, Pabrik Bergeser ke Vietnam

Rencana pergeseran basis produksi ini diungkapkan langsung oleh Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Meski masih merahasiakan identitas asli kedua korporasi tersebut demi etika bisnis, ia memberikan petunjuk bahwa pabrik yang dimaksud beroperasi di bawah inisial PT J dan PT S yang berlokasi di wilayah Mojokerto dan Pasuruan.

Menurut penjelasannya, keputusan migrasi ini didorong oleh perubahan haluan bisnis global sang induk perusahaan di Jepang yang kini mulai memprioritaskan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle). Sayangnya, Indonesia dinilai kalah memikat dibandingkan negara tetangga dalam hal regulasi industri hijau tersebut.

Berikut adalah pernyataan resmi Said Iqbal saat menggelar konferensi pers:

Baca Juga:  Said Iqbal Kritik Tajam Kebijakan Dedi Mulyadi Soal UMSK, Pintar Manipulasi Rakyat Lewat Konten

“Di daerah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, ada dua perusahaan, saya belum bisa sebut nama perusahaannya. Dua perusahaan raksasa komponen otomotif. Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, dikutip Senin (21/6).

Lebih lanjut, ia memaparkan alasan di balik keputusan prinsipal Jepang yang lebih memilih memperkuat penetrasi pasarnya di Vietnam ketimbang mempertahankan pabrik manufaktur di tanah air.

“Jadi prinsipalnya di Jepang, akan memindahkan produksinya ke negara-negara yang lebih produktif dan mengubah diversifikasi produknya. Jadi mereka akan berfokus di mobil listrik yang pengembangannya dilakukan di Vietnam, bukan di Indonesia,” lanjutnya menjelaskan.

Baca Juga:  Dulu Lawan Penguasa, Kini Said Iqbal Resmi Masuk Istana! Pengkhianatan atau Strategi?

Kebijakan Domestik Dinilai Kurang Kompetitif

Kondisi iklim investasi untuk kendaraan listrik di Indonesia disinyalir menjadi pemantik utama hengkangnya modal asing ini. Kebijakan insentif dan pengembangan ekosistem yang ditawarkan pemerintah dinilai belum mampu bersaing secara head-to-head dengan agresivitas Vietnam.

Iqbal menggarisbawahi bahwa kendati ini masih berupa fase penjajakan awal, dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja lokal sangatlah masif.

“Karena di Indonesia rupanya mobil listrik, pabrik mobil listrik tidak kompetitif. Tapi di Vietnam sedang ada kebijakan pengembangan pabrik mobil listrik. Nah, dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto ini akan memindahkan sebagian. Ini baru diskusi awal. Informasi awal. Ini ribuan juga (yang bisa terkena (PHK),” kata dia.

Baca Juga:  200 Ribu Buruh Serbu Monas! Ini 11 Tuntutan Besar May Day 2026

Langkah Penyelamatan Hak Buruh dan Laporan ke Presiden

Merespons potensi badai PHK ini, Said Iqbal yang juga menjabat sebagai pimpinan tertinggi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bergerak cepat. Pihaknya telah menginstruksikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) selaku perpanjangan tangan serikat pekerja setempat untuk segera membuka ruang dialog dengan manajemen perusahaan. Langkah ini krusial dilakukan guna memastikan kompensasi dan hak-hak normatif para pekerja tetap terpenuhi tanpa diskriminasi.

Di sisi lain, Said Iqbal menegaskan akan segera membawa persoalan regulasi kelistrikan otomotif ini ke tingkat tertinggi pemerintahan. Laporan komprehensif terkait kondisi di lapangan bakal diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat segera mengevaluasi arah kebijakan industri kendaraan listrik nasional agar kejadian serupa tidak terulang pada vendor otomotif lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Mobil Listrik Vietnam Pabrik Jepang Pindah PHK Otomotif Jatim Said Iqbal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Cukupkah PLN Hanya Minta Maaf?! Menguak Biang Kerok di Balik Mati Lampu di Pulau Jawa!

Padam Listrik

Warga Bandung Wajib Tahu! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Senin 22 Juni 2026

Di Balik Angka Romantisme PPDB: Jalan Terjal Sekolah Swasta Jabar Menuju Kesetaraan Akses Pendidikan

Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.