Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 19:23 WIB

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Jumat, 14 Agustus 2026 19:17 WIB
program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Jumat, 14 Agustus 2026 18:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
  • Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026
  • Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun
  • Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pindah ke Vietnam, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Mau Angkat Kaki dari Indonesia

By Aga GustianaSenin, 22 Juni 2026 11:17 WIB3 Mins Read
Ilustrasi, perusahaan otomotif Jepang di Indonesia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar kurang sedap kembali menghampiri sektor industri manufaktur dalam negeri. Dua korporasi besar yang bergerak di bidang produksi komponen otomotif di wilayah Jawa Timur (Jatim) dilaporkan tengah bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya. Langkah pahit ini diambil lantaran kedua perusahaan sekuritas asal Jepang tersebut berencana angkat kaki dan merelokasi operasional mereka ke Vietnam.

Fokus ke Mobil Listrik, Pabrik Bergeser ke Vietnam

Rencana pergeseran basis produksi ini diungkapkan langsung oleh Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Meski masih merahasiakan identitas asli kedua korporasi tersebut demi etika bisnis, ia memberikan petunjuk bahwa pabrik yang dimaksud beroperasi di bawah inisial PT J dan PT S yang berlokasi di wilayah Mojokerto dan Pasuruan.

Menurut penjelasannya, keputusan migrasi ini didorong oleh perubahan haluan bisnis global sang induk perusahaan di Jepang yang kini mulai memprioritaskan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle). Sayangnya, Indonesia dinilai kalah memikat dibandingkan negara tetangga dalam hal regulasi industri hijau tersebut.

Berikut adalah pernyataan resmi Said Iqbal saat menggelar konferensi pers:

“Di daerah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, ada dua perusahaan, saya belum bisa sebut nama perusahaannya. Dua perusahaan raksasa komponen otomotif. Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, dikutip Senin (21/6).

Lebih lanjut, ia memaparkan alasan di balik keputusan prinsipal Jepang yang lebih memilih memperkuat penetrasi pasarnya di Vietnam ketimbang mempertahankan pabrik manufaktur di tanah air.

“Jadi prinsipalnya di Jepang, akan memindahkan produksinya ke negara-negara yang lebih produktif dan mengubah diversifikasi produknya. Jadi mereka akan berfokus di mobil listrik yang pengembangannya dilakukan di Vietnam, bukan di Indonesia,” lanjutnya menjelaskan.

Kebijakan Domestik Dinilai Kurang Kompetitif

Kondisi iklim investasi untuk kendaraan listrik di Indonesia disinyalir menjadi pemantik utama hengkangnya modal asing ini. Kebijakan insentif dan pengembangan ekosistem yang ditawarkan pemerintah dinilai belum mampu bersaing secara head-to-head dengan agresivitas Vietnam.

Iqbal menggarisbawahi bahwa kendati ini masih berupa fase penjajakan awal, dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja lokal sangatlah masif.

“Karena di Indonesia rupanya mobil listrik, pabrik mobil listrik tidak kompetitif. Tapi di Vietnam sedang ada kebijakan pengembangan pabrik mobil listrik. Nah, dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto ini akan memindahkan sebagian. Ini baru diskusi awal. Informasi awal. Ini ribuan juga (yang bisa terkena (PHK),” kata dia.

Langkah Penyelamatan Hak Buruh dan Laporan ke Presiden

Merespons potensi badai PHK ini, Said Iqbal yang juga menjabat sebagai pimpinan tertinggi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bergerak cepat. Pihaknya telah menginstruksikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) selaku perpanjangan tangan serikat pekerja setempat untuk segera membuka ruang dialog dengan manajemen perusahaan. Langkah ini krusial dilakukan guna memastikan kompensasi dan hak-hak normatif para pekerja tetap terpenuhi tanpa diskriminasi.

Di sisi lain, Said Iqbal menegaskan akan segera membawa persoalan regulasi kelistrikan otomotif ini ke tingkat tertinggi pemerintahan. Laporan komprehensif terkait kondisi di lapangan bakal diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat segera mengevaluasi arah kebijakan industri kendaraan listrik nasional agar kejadian serupa tidak terulang pada vendor otomotif lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Mobil Listrik Vietnam Pabrik Jepang Pindah PHK Otomotif Jatim Said Iqbal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.