Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 2 September 2026 20:31 WIB

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Rabu, 2 September 2026 20:17 WIB

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Rabu, 2 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
  • Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga
  • Super League 2026/27 Punya Aturan Baru? Ini Batas Pemain Asing yang Boleh Tampil
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
  • JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Bupati Sumedang Sebut Program Makan Siang Bergizi Bentuk Generasi Sehat dan Pintar

By Putra JuangRabu, 11 September 2024 11:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 420 orang siswa dari dua SD, yaitu SDN 2 Pamoyanan dan SD Jatinangor di Kabupaten Sumedang mendapatkan program makan siang bergizi, pada Selasa (10/9/2024).

Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengatakan, latar belakang uji coba program makan siang bergizi untuk siswa SD ini untuk menyiapkan generasi emas yang sehat dan pintar.

“Melalui asupan gizi akan membentuk peserta didik yang memiliki prestasi belajar dan memiliki karakter,” ucap Yudia.

Sebelum kegiatan makan siang bergizi ini, kata Yudia, siswa SD ini juga diajarkan budaya positif.

“Anak-anak diajarkan budaya mengantre, budaya cuci tangan dan membuang sampah pada tempatnya dan berdoa sebelum makan,” ungkapnya.

Baca Juga:  BPBD Jabar: BMKG dan BRIN Beda Versi Soal Angin Kencang di Sumedang-Bandung

Menurutnya, uji coba digelar untuk mengidentifikasi kebutuhan tantangan yang muncul dalam pelaksanaan program.

“Untuk selanjutnya menjadi role mode implementasi makan siang bergizi di tahun 2025. Tujuannya untuk menguji efektifitas dan efisiensi tata kelola pelaksanaan program dan menguji kesiapan personal yang terlibat pada pelaksanaan program” katanya.

Menurutnya, uji coba makan siang bergizi ini untuk mengukur bagaimana persiapan saat program ini diimplementasikan pada tahun 2025.

“Maka dengan uji coba ini apabila berhasil semua sudah bersiap. Menguji kualitas makan terkait higenitas, menu kandungan nutrisi, kemasan dan daya tarik penampilan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumedang Beri Bantuan Mimbar dan Tongkat Khatib untuk 26 Masjid

Yudia menyebut, uji coba makan siang bergizi dilaksanakan selama tiap hari selama belajar selama dua bulan.

“Bulan September pelaksanaan biayanya dari partisipasi dunia usaha dan masyarakat. Bulan Oktober menggunakan dana dari APBD,” sebutnya.

Yudia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam uji coba makan siang bergizi ini.

“Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam program makan siang bergizi ini. Kepada Provinsi Jawa Barat. Forkopimda Sumedang, OPD dan BUMN dan BUMD dan pihak swasta,” ucapnya.

“Alhamdulilah BUMN dan BUMD pihak swasta telah memberikan partisipasinya sehingga terkumpul anggaran sekitar Rp152 juta untuk bulan ini. Untuk bulan depan Rp152 juta dari APBD,” tambahnya.

Baca Juga:  Sumedang Butuh Sosok Pemimpin Muda, Pentolan Viking: Indra Jayaatmaja Sudah Pas dan Mumpuni

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro mengatakan, program makan siang bergizi merupakan terobosan besar dari pemeritahan Prabowo-Gibran yang telah menjanjikan untuk program ini.

“Alhamdulilah Pak Presiden Jokowi telah membentuk Badan Gizi Nasional dan telah melantik Kepala Badannya. Pemerintah pun telah menyiapkan anggaran untuk tahun 2025 nanti Rp71 triliun,” ungkapnya.

“Saya di minta hadir di Sumedang untuk memberikan dorongan kepada pemerintah daerah untuk berpartisifasi dalam segala hal.Termasuk membantu dana menyukseskan program ini dari APBD,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Sumedang SD siswa Yudia Ramli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.