Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Kamis, 15 Oktober 2026 20:24 WIB

Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?

Kamis, 15 Oktober 2026 20:05 WIB

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Kamis, 15 Oktober 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap
  • Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?
  • Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib
  • Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh
  • Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah
  • Persib Didenda Rp50 Juta, Luka Menalo Rusak LED Board dan Kaca Ruang Ganti
  • Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!
  • Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Gubernur Jabar Imbau Masyarakat Jangan Takut pada Penyebaran Nyamuk Wolbachia di Ujungberung

By SusanaSelasa, 21 November 2023 17:26 WIB2 Mins Read
Lakukan uji coba nyamuk Wolbachia di lima kota, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelontorkan dana senilai Rp16 miliar. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Barat, Bey Machmudin menghimbau masyarakat Kota Bandung untuk jangan takut soal nyamuk Wolbachia yang sudah disebarkan di wilayah Ujungberung.

Diketahui, penyebaran nyamuk Wolbachia ini diklaim bermanfaat untuk mengurangi angka DBD.

Menurut Bey dalam menyebarkan nyamuk Wolbachia sudah berdasarkan riset yang dalam.

Beberapa daerah lain juga sudah menyebarkan nyamuk itu. Hasilnya, belum ditemukan adanya kendala.

“Itu sudah melalui uji sebetulnya dan tujuannya baik. Tentunya kita jangan terlalu reaktif, jadi itu sudah diuji dulu sebelumnya,” ujar Bey Machmudin, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga:  Revolusi Infrastruktur, AI Jadi Solusi Tantangan Pembangunan Indonesia

Lanjut, Bey menjelaskan, Kementerian Kesehatan belum melaporkan adanya kendala serius dari penyebaran nyamuk Wolbachia.

“Itu tentunya ada keuntungannya, itu kita percaya sudah diuji coba oleh kementerian kesehatan. (Dipastikan aman) iya,” katanya Bey.

Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian mengatakan, bintik nyamuk yang sudah diberikan Wolbachia sudah disebarkan di Kecamatan Ujungberung.

Hal itu dilakukan karena daerah Ujung Berung paling tinggi kasus DBD.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa Mulai Masuki Halaman Gedung Sate, Tuntut Bey Machmudin Langsungkan Sidang Rakyat

“Jadi bibit Wolbachia sudah disebar di Ujungberung. Ini masih percobaan, dilakukan beberapa waktu kemarin. Kenapa di sana? karena kasusnya banyak,” kata Anhar.

Dia menambahkan, dampak dari penyebaran Wolbachia di Kota Bandung sendiri tidak bisa dirasakan dalam tiga atau enam bulan.

Menurutnya, dampaknya dirasakan hingga satu tahun ke depan. Namun evaluasi dari penyebaran program ini terus dilakukan.

“Jadi ini ada tim dari Kementerian Kesehatan yang melakukan evaluasi. Dampaknya apakah bisa menurunkan langsung kasus DBD belum bisa dirasakan dalam waktu dekat. Tahun depan,” kata dia.

Baca Juga:  Bey Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Pemerintah Tangani Banjir Dayeuhkolot

Untuk diketahui, selain Kota Bandung, nyamuk Wolbachia juga turut disebarkan di beberapa daerah lain oleh Kementerian Kesehatan, ada di Jakarta Barat (DKI Jakarta), Semarang (Jawa Tengah), Bontang (Kalimantan Timur), dan Kupang (NTT).

Untuk wilayah Bali sendiri terjadi penolakan oleh warga bintik nyamuk pun akhirnya tidak jadi disebarkan. Bahkan akhirnya dimusnahkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah

Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.