Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
llustrasi olahraga padel yang sedang booming di Indonesia.

Mau Main Padel di Bandung? Cek 5 Venue Ini, Ada yang Buka sampai Tengah Malam

Kamis, 17 September 2026 16:32 WIB

Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia

Kamis, 17 September 2026 16:02 WIB

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Kamis, 17 September 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Main Padel di Bandung? Cek 5 Venue Ini, Ada yang Buka sampai Tengah Malam
  • Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia
  • Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya
  • Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!
  • Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika
  • Jadwal Persib Bandung Usai Taklukkan FC Seoul: Tantangan Fisik di Kandang Persijap Jepara
  • Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung
  • Ditakuti Karena Terlalu OP! Aksi Kilat 4,65 Detik Anak Gresik Ini Bikin Indonesia Disegani
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PKH dan BPNT Tahap II 2026 Segera Cair, Cek Nama Anda Bisa Dapat Bantuan atau Tidak

By SusanaKamis, 11 Juni 2026 04:00 WIB4 Mins Read
Ilustrasi bantuan sosial. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap II tahun 2026 memasuki periode pencairan terakhir yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bansos kini dilakukan dengan basis data terbaru melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), guna memastikan bantuan lebih tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut masih ditemukan ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan sosial di sejumlah program, termasuk PKH.

Evaluasi Bansos: Masih Ada yang Tidak Tepat Sasaran

Gus Ipul mengungkapkan bahwa hasil evaluasi pemerintah menunjukkan sebagian data penerima bansos dan subsidi sosial belum sepenuhnya sesuai kondisi di lapangan.

“Di mana data menyajikan bansos dan subsidi sosial itu sebagian tidak tepat sasaran,” ujarnya dalam keterangan resmi Kemensos, Selasa (9/6/2026).

Ia mencontohkan Program Keluarga Harapan (PKH), di mana sekitar 45 persen penerima ditengarai sudah tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan kesalahan pendamping sosial, melainkan akibat keterbatasan data yang digunakan sebagai acuan.

Baca Juga:  Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

DTSEN Jadi Basis Utama Penyaluran Bansos 2026

Untuk memperbaiki sistem, Kemensos menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pengelolaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Proses pemutakhiran data juga melibatkan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, hingga pendamping sosial di lapangan.

Pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, RW, musyawarah desa/kelurahan, hingga diinput oleh operator desa ke dalam sistem DTSEN.

Gus Ipul menegaskan bahwa kualitas data di tingkat desa akan menentukan kualitas kebijakan sosial nasional.

DTSEN Volume 2 Jadi Acuan PKH & BPNT Triwulan II 2026

Hasil pemutakhiran DTSEN Volume 2 akan digunakan sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan BPNT pada periode April hingga Juni 2026.

Kemensos menargetkan pencairan bansos tahap II dapat dilakukan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Mekanisme Penyaluran: Bank Himbara dan PT Pos

Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu:

  • Bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN)
  • PT Pos Indonesia
Baca Juga:  BLT Kesra Rp900.000 Cair November 2025, Begini Cara Cek Penerima dan Daftar Secara Online

Penyaluran melalui bank mengacu pada Perpres Nomor 63 Tahun 2017, yang mewajibkan bantuan disalurkan secara non-tunai.

Namun, terdapat pengecualian bagi kelompok rentan seperti lansia non-produktif, penyandang disabilitas berat, komunitas adat terpencil, serta warga tanpa akses perbankan, yang tetap menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.

Rincian Penting Bansos PKH & BPNT 2026

1. PKH 2026: Jadwal dan Besaran Bantuan

Program Keluarga Harapan disalurkan setiap tiga bulan sekali kepada keluarga miskin dan rentan.

Rincian bantuan per tahap:

  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
  • Anak SD: Rp225.000
  • Anak SMP: Rp375.000
  • Anak SMA: Rp500.000
  • Lansia (60+): Rp600.000
  • Disabilitas berat: Rp600.000

Total bantuan tergantung komponen dalam DTSEN.

2. BPNT 2026 (Program Sembako)

BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

  • Tahap I: Rp600.000 (akumulasi 3 bulan)
  • Tahap II: April–Juni 2026

Saldo dapat digunakan di e-warong atau agen resmi penyalur.

3. Pembagian Desil Bansos

Prioritas bantuan diberikan kepada:

  • Desil 1: sangat miskin
  • Desil 2: miskin
  • Desil 3: hampir miskin
  • Desil 4: rentan miskin
Baca Juga:  Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

Desil 5–10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.

4. Cara Cek Desil Bansos

Melalui situs Kemensos:
https://cekbansos.kemensos.go.id

  • Masukkan NIK
  • Isi data wilayah
  • Masukkan captcha
  • Klik “Cari Data”

Melalui aplikasi “Cek Bansos”:

  • Login akun
  • Masuk menu profil
  • Lihat kategori desil dan status bantuan

5. Cara Cek Penerima Bansos 2026

Website resmi:

  • Isi data sesuai KTP
  • Masukkan nama lengkap
  • Klik cari data

Aplikasi:

  • Login menggunakan NIK
  • Pilih menu penerima bansos
  • Sistem akan menampilkan status PKH/BPNT

6. Syarat Penerima Bansos

  • WNI dengan KTP & KK
  • Terdaftar di DTSEN
  • Keluarga miskin/rentan
  • Tidak menerima bantuan ganda
  • Bukan ASN/TNI/Polri

PKH dan BPNT kini difokuskan pada desil 1–4.

Cara Pencairan Bansos

Bank Himbara:

  • Dana masuk ke rekening
  • Tarik via ATM atau teller

PT Pos Indonesia:

  • Bawa undangan pencairan
  • Ambil di kantor pos atau titik layanan
  • Lansia/disabilitas bisa diantar langsung

Penyaluran bansos PKH dan BPNT 2026 diharapkan semakin akurat dan transparan dengan sistem DTSEN, sehingga bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos 2026 bantuan sosial kemensos bpnt 2026 Cek Bansos Kemensos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika

ilustrasi gempa

Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.