Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Selasa, 27 Oktober 2026 21:50 WIB

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Selasa, 27 Oktober 2026 20:43 WIB

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 20:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Dokter Gigi Dianiaya: Samuel Tegaskan Vissi yang Menantang Lebih Dulu

By SusanaKamis, 26 Oktober 2023 21:08 WIB4 Mins Read
Ilustrasi penganiayaan. Internet
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polisi menggelar rekonstruksi terkait dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Samuel Sunarya terhadap dokter gigi,Vissi El Alexandra.

Rekonstruksi diadakan di Polrestabes Bandung dengan menghadirkan langsung Samuel. Sementara itu, Vissi dan sejumlah saksi diperagakan oleh orang lain.

Pada rekontruksi tersebut, Samuel menceritakan peristiwa yang terjadi di klinik dokter gigi yang ada di area Paskal 23, Kota Bandung, pada Sabtu (21/10/2023).

Samuel menceritakan bahwa peristiwa bermula saat Vissi menantangnya kemudian mengirim pesan untuk memberitahukan keberadaannya melalui WhatsApp kepada Samuel.

“Dia (Vissi) yang share live location ke saya katanya ‘Ini lokasi gua, kalau lebih dari sejam saya tunggu lu pengecut’. Saya dateng karena tantangan dan karena laki-laki aja ditantangin gimana,” kata dia pada Kamis (26/10/2023).

Samuel pun menerima tantangan tersebut dan kemudian datang ke klinik gigi yang berada di Paskal 23 Bandung.

Setibanya di sana, Samuel langsung beranjak ke lantai dua dan bertemu dengan dua orang resepsionis. Samuel pun langsung menanyakan keberadaan Vissi. Resepsionis kemudian memberi tahu bahwa Vissi sedang menangani pasien.

Baca Juga:  Persib Bandung vs PSS Sleman, David da Silva Siap Berikan yang Terbaik

Mendengar jawaban itu, Samuel lalu sempat menunggu di dekat meja resepsionis. Namun, karena terlalu lama, dia langsung turun lagi ke lantai satu dan beranjak ke mal yang masih berada di area Paskal 23. Dia pun menuju ke kedai kopi dan memutuskan melupakan perselisihannya dengan Vissi.

“Karena saya orangnya gak sabaran, udah aja saya anggap lupa dan turun ke lantai satu terus saya memutuskan pergi ke mal Paskal 23,” ujar dia.

Namun, ketika sedang berada di kedai kopi, Vissi tiba-tiba kembali menghubungi Samuel ditantang untuk kembali ke klinik.

Samuel kemudian kembali ke klinik dan langsung menaiki tangga ke lantai tiga. Ketika itu, pisau yang disiapkannya sudah berada di tangan tapi mata pisaunya tak dikeluarkan.

“Ini (pisaunya) udah di tangan tapi belum dikeluarin mata pisaunya,” ujar dia.

Di lantai tiga, Samuel dan Vissi lalu bertemu di sebuah lorong. Keduanya langsung terlibat cekcok dan berjalan mendekat. Mata pisau pun kemudian dikeluarkan dari pisau yang dibawa oleh Samuel untuk menakuti Vissi.

Baca Juga:  Selidiki Kasus Siswi Loncat dari Angkot di Bandung, Polisi Buru sang Sopir

Namun demikian, kata Samuel, Vissi ternyata tidak gentar dan malah semakin mendekatinya.

“Dia nantangin segala macam, saya keluarin baru, orangnya terus ngedeketin terus berani, begitu saya tau dia berani, saya dorong (mata pisaunya)” kata Samuel.

Melihat Vissi justru semakin mendekat dan berani, Samuel kembali memasukkan mata pisaunya. Samuel mengaku tak punya niat untuk melukai Vissi meskipun sudah membawa pisau.

Singkat cerita, Vissi kemudian meminta Samuel untuk menyelesaikan masalah di luar. Keduanya pun beranjak turun ke bawah dan kembali terlibat cekcok di depan klinik.

Ketika cekcok, tiba-tiba Vissi memukulnya berulangkali ke bagian wajah. Kacamata yang dikenakan Samuel sampai terpental.

“Yang pertama (pukulan) kena telinga, kena daerah mata kiri, mata kanan, kepala lah semuanya. Random ke kepala bahkan sampai kacamata saya jatuh ke lantai dan dia remukin kacamatanya,” ujar dia.

Menerima pukulan itu, Samuel lalu memasukkan pisau yang telah dibawanya ke jaket dan langsung memukul balik Vissi pada bagian kepala menggunakan tangan kosong.

Baca Juga:  Sekda Herman Titip 2 Zero pada Ribuan Mahasiswa KKN UPI

Dengan demikian, Samuel menegaskan tak ada penusukan yang dilakukan terhadap Vissi. Dia pun mengaku tak sekuat tenaga memukul Vissi.

“Berkali-kali baru saya taruh pisau yang memang sudah posisi di dalam itu, ke kantong celana atau ke jaket. Saya pukul lalu ke arah kepala kiri dengan tangan kosong, satu kali,” kita dia.

Usai memukul Vissi, tiba-tiba datang seorang pria yang langsung memukulnya sampai terpental. Samuel tak balik membalas pukulan pria itu. Dia lalu pergi dari klinik dan meminta dilakukan visum di Polsek Andir. Dia pun mengaku telah melapor ke polisi menjadi korban pengeroyokan.

“Saya bilang lagi ke orangnya ‘Awas aja lu saya cari’ terus saya ke Polsek Andir untuk cari surat visum,” kata dia.

Disamping itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Agta Bhuwana Putra, mengatakan total ada 23 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut.

“Kita dalami melalui rekonstruksi kita dapatkan 23 adegan,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.