Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Senin, 3 Agustus 2026 06:00 WIB

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Pastikan 4 Pelaku Kericuhan May Day di Bandung Bukan Buruh

By Aga GustianaSelasa, 6 Mei 2025 15:29 WIB2 Mins Read
Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung, pada Kamis (1/5/2025), sempat diwarnai kericuhan antara massa dan aparat keamanan. Foto: Ist,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap empat orang terduga pelaku kericuhan dalam aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di Kota Bandung, pada Rabu, 1 Mei 2025. Keempat orang ini diketahui bukan buruh, meski ikut serta dalam aksi massa tersebut.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, dalam konferensi pers pada Selasa (6/5/2025).

“Saya ingin menegaskan bahwa keempat orang ini bukan buruh. Sangat disayangkan, di tengah semangat perayaan May Day, justru muncul kelompok yang memicu kerusuhan,” ujar Rudi.

Sudah Direncanakan, Bawa Molotov & Barang Mencurigakan

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi mereka telah direncanakan. Salah satu indikasinya adalah keberadaan molotov yang dilempar ke arah aparat saat demonstrasi berlangsung.

“Kami sedang mengidentifikasi asal-usul kelompok ini — siapa mereka, dari mana asalnya, dan apa tujuannya. Saya tidak ingin kerusuhan seperti ini kembali terjadi di Jawa Barat,” tegas Kapolda.

Dalam insiden tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka-luka saat mengamankan situasi. Lebih mengejutkan lagi, satu dari empat tersangka dinyatakan positif menggunakan psikotropika, dan polisi menemukan barang-barang yang berhubungan dengan seks bebas, yang dinilai sangat tidak pantas.

“Kami juga menemukan barang-barang yang tidak layak. Ini jelas bukan aktivitas buruh yang memperjuangkan hak. Ini tindakan merusak,” imbuh Rudi.

Empat Tersangka Terancam Hukuman Berat

Identitas para tersangka mulai terungkap. Tiga orang yakni TZH, AR, dan satu lainnya ditetapkan sebagai pelaku perusakan mobil polisi. Mereka dijerat dengan:

  • Pasal 170 KUHP (pengeroyokan),
  • Pasal 406 KUHP (perusakan barang),
  • dan Pasal 160 KUHP (menghasut untuk melakukan tindak pidana),
    dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara satu tersangka lain, MAA, dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951, terkait kepemilikan bahan peledak (molotov), dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Polisi Minta Dukungan Masyarakat

Kapolda Jabar menegaskan komitmennya untuk membongkar jaringan kelompok ini hingga tuntas.

“Saya sudah perintahkan untuk mengejar semua yang terlibat. Kami akan antisipasi secara menyeluruh. Kelompok ini harus dihentikan,” tegas Rudi Setiawan.

Pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat agar peringatan Hari Buruh ke depan dapat berlangsung damai dan fokus pada perjuangan hak-hak pekerja, tanpa ditunggangi kelompok anarkis yang ingin merusak suasana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung buruh kericuhan May Day
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.