Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri

Kamis, 17 September 2026 06:00 WIB

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 17 September 2026 05:00 WIB

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Kamis, 17 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Pastikan 4 Pelaku Kericuhan May Day di Bandung Bukan Buruh

By Aga GustianaSelasa, 6 Mei 2025 15:29 WIB2 Mins Read
Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung, pada Kamis (1/5/2025), sempat diwarnai kericuhan antara massa dan aparat keamanan. Foto: Ist,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap empat orang terduga pelaku kericuhan dalam aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di Kota Bandung, pada Rabu, 1 Mei 2025. Keempat orang ini diketahui bukan buruh, meski ikut serta dalam aksi massa tersebut.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, dalam konferensi pers pada Selasa (6/5/2025).

“Saya ingin menegaskan bahwa keempat orang ini bukan buruh. Sangat disayangkan, di tengah semangat perayaan May Day, justru muncul kelompok yang memicu kerusuhan,” ujar Rudi.

Sudah Direncanakan, Bawa Molotov & Barang Mencurigakan

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi mereka telah direncanakan. Salah satu indikasinya adalah keberadaan molotov yang dilempar ke arah aparat saat demonstrasi berlangsung.

Baca Juga:  Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029

“Kami sedang mengidentifikasi asal-usul kelompok ini — siapa mereka, dari mana asalnya, dan apa tujuannya. Saya tidak ingin kerusuhan seperti ini kembali terjadi di Jawa Barat,” tegas Kapolda.

Dalam insiden tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka-luka saat mengamankan situasi. Lebih mengejutkan lagi, satu dari empat tersangka dinyatakan positif menggunakan psikotropika, dan polisi menemukan barang-barang yang berhubungan dengan seks bebas, yang dinilai sangat tidak pantas.

Baca Juga:  10 Lokasi Nobar Final Piala AFF 2024 Timnas Indonesia Vs Thailand di Bandung

“Kami juga menemukan barang-barang yang tidak layak. Ini jelas bukan aktivitas buruh yang memperjuangkan hak. Ini tindakan merusak,” imbuh Rudi.

Empat Tersangka Terancam Hukuman Berat

Identitas para tersangka mulai terungkap. Tiga orang yakni TZH, AR, dan satu lainnya ditetapkan sebagai pelaku perusakan mobil polisi. Mereka dijerat dengan:

  • Pasal 170 KUHP (pengeroyokan),
  • Pasal 406 KUHP (perusakan barang),
  • dan Pasal 160 KUHP (menghasut untuk melakukan tindak pidana),
    dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara satu tersangka lain, MAA, dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951, terkait kepemilikan bahan peledak (molotov), dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca Juga:  Kelezatan Dimsum dengan Isian Daging Berkualitas dan Saus Mentai Spesial Hadir di Bandung

Polisi Minta Dukungan Masyarakat

Kapolda Jabar menegaskan komitmennya untuk membongkar jaringan kelompok ini hingga tuntas.

“Saya sudah perintahkan untuk mengejar semua yang terlibat. Kami akan antisipasi secara menyeluruh. Kelompok ini harus dihentikan,” tegas Rudi Setiawan.

Pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat agar peringatan Hari Buruh ke depan dapat berlangsung damai dan fokus pada perjuangan hak-hak pekerja, tanpa ditunggangi kelompok anarkis yang ingin merusak suasana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung buruh kericuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.