Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 18 Agustus 2026 17:55 WIB

Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi

Selasa, 18 Agustus 2026 17:46 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Ini 12 Spot Nobar Persib vs Bali United Paling Seru di Bandung Malam Ini

Selasa, 18 Agustus 2026 17:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka
  • Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi
  • Bobotoh Wajib Tahu! Ini 12 Spot Nobar Persib vs Bali United Paling Seru di Bandung Malam Ini
  • Kulit Batang 11 Pohon di Jalan Pahlawan Dikelupas, DLH Lakukan Perawatan Intensif
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP
  • Bikin Geger Tradisi Pesantren! Dari Mana Asal-Usul Gelar ‘Gus’ Milik Willie Salim?
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Bali United: Tolic Siap Rotasi, Penggawa Timnas Turun Gunung?
  • Bukan Takut Tergeser, Luka Menalo Malah Bahagia! Mariano Peralta Jadi Pesaing Baru di Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Sebut Motif Asmara Dibalik Aksi Pria Bersenjata Gedor Mobil di KBB

By SusanaSelasa, 4 Maret 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Sebuah video yang memperlihatkan aksi pria bersenjata tajam menggedor-gedor pintu mobil viral di media sosial. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menggedor-gedor mobil sambil membawa senjata api viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Minggu (2/3/2025).

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, mengungkapkan bahwa motif kejadian ini berawal dari masalah asmara antara pelaku dan korban.

Setelah video kejadian ini viral, korban langsung melaporkannya ke Polres Cimahi pada Senin (3/3/2025), sehari setelah insiden terjadi.

“Kemudian dilaporkan oleh korban pada tanggal 3 Maret pada hari Senin atau selang satu hari,” ujar Tri dalam konferensi pers di Mapolres Cimahi, Selasa (4/3/2025).

Tak butuh waktu lama, pelaku berinisial HS akhirnya diamankan oleh jajaran Polres Cimahi pada hari yang sama setelah korban melapor.

Menurut Tri, pelaku bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri ke Polres Cimahi pada Senin malam.

“Begitu laporan masuk, kami segera menghubungi pelaku untuk datang ke Polres Cimahi dengan membawa senjata api yang digunakan dalam kejadian tersebut,” jelasnya.

Korban, yang berinisial IZ, turut memberikan kronologi kejadian yang sempat menghebohkan media sosial.

Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya sedang berkendara bersama teman-temannya di kawasan Kota Baru Parahyangan dan berpapasan dengan pelaku.

Sempat beredar dugaan bahwa aksi koboi ini dipicu oleh serempetan kendaraan di jalan. Namun, dugaan tersebut terbantahkan setelah diketahui bahwa pelaku ternyata mengenal salah satu orang yang ada di dalam mobil tersebut.

Bahkan, mobil yang digunakan korban adalah kendaraan yang sebelumnya diberikan oleh pelaku.

“Pelaku memiliki hubungan dengan salah satu penumpang di dalam mobil itu. Jadi, tidak benar jika ini terjadi karena serempetan kendaraan. Pelaku memang mengenali kendaraan yang digunakan korban,” terang Tri.

Tri menambahkan bahwa insiden ini terjadi akibat kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Pelaku diduga tidak terima karena korban menolak untuk melanjutkan hubungan mereka.

“Pelaku tidak bisa menerima keputusan korban yang tidak mau lagi menjalin hubungan dengannya. Hubungan mereka sendiri tidak memiliki status yang jelas,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, pelaku bahkan memaksa masuk ke dalam mobil korban sambil menodongkan senjata api.

Atas perbuatannya, HS kini terancam hukuman 10 tahun penjara. Sementara itu, senjata api yang digunakan dalam insiden ini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Untuk sementara, senjata api tersebut akan disimpan di Gudang Sat Intel Polres Cimahi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

motif Polres Cimahi pria menggedor-gedor mobil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka

Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi

Kulit Batang 11 Pohon di Jalan Pahlawan Dikelupas, DLH Lakukan Perawatan Intensif

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.