Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming

Minggu, 11 Oktober 2026 18:02 WIB

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Minggu, 11 Oktober 2026 17:04 WIB

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Minggu, 11 Oktober 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
  • Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI

By SusanaSelasa, 26 Mei 2026 17:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi. Viral pocong jadi-jadian di Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kemunculan sosok misterius menyerupai pocong yang sempat viral di media sosial dan membuat resah warga Kabupaten Bandung Barat (Kabupaten Bandung Barat) akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa video tersebut bukan kejadian nyata, melainkan rekayasa konten berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sosok berbalut kain putih yang disebut-sebut berkeliaran di wilayah Kecamatan Padalarang hingga Ngamprah itu sebelumnya sempat memicu kepanikan warga setelah beredar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan.

Lima Pelaku Diamankan Polisi

Kapolsek Padalarang, Kompol Kusmawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan lima orang yang diduga sebagai pembuat sekaligus penyebar video viral tersebut.

Kelima pemuda itu diketahui sengaja membuat konten seolah-olah terjadi kemunculan pocong untuk tujuan prank atau candaan yang kemudian berujung viral dan menimbulkan keresahan masyarakat.

“Yang diamankan ada lima orang. Mereka membuat rekayasa tayangan seolah-olah muncul sosok pocong yang kemudian viral dan meresahkan masyarakat,” ujar Kusmawan, Selasa (26/5/2026).

Awalnya Hanya Prank untuk Orang Tua

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkap bahwa motif pembuatan video tersebut hanya untuk iseng dan mengerjai orang tua salah satu pelaku.

Namun, video yang awalnya hanya dikirim secara pribadi kemudian menyebar luas ke keluarga hingga akhirnya viral di media sosial.

“Awalnya hanya untuk prank kepada orang tua. Tapi kemudian tersebar dan menjadi viral hingga menimbulkan ketakutan di masyarakat,” jelasnya.

Polisi Telusuri Lokasi dan Ungkap Pelaku

Setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung melakukan penelusuran berdasarkan lokasi yang terlihat dalam video tersebut.

Hasilnya, petugas berhasil menemukan lokasi pembuatan konten sekaligus mengamankan para pelaku yang terlibat dalam rekayasa video itu.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menelusuri lokasi sesuai video dan berhasil menemukan para pelaku,” tambahnya.

Masih Dalam Pemeriksaan, Sebagian Pelaku di Bawah Umur

Saat ini, kelima orang tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Padalarang. Polisi juga mempertimbangkan langkah pembinaan karena sebagian pelaku masih di bawah umur.

Selain itu, pihak kepolisian turut melibatkan orang tua dan tokoh masyarakat dalam proses pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Imbauan Polisi: Jangan Mudah Percaya Hoaks Viral

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah percaya terhadap konten viral yang belum jelas kebenarannya.

Kusmawan menegaskan bahwa video “pocong” tersebut murni rekayasa digital menggunakan teknologi AI, bukan kejadian nyata di lapangan.

“Kami imbau masyarakat tidak mudah percaya informasi viral. Video tersebut hanya rekayasa AI yang dibuat untuk konten,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.