Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 17 Juni 2026 06:00 WIB

Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif

Rabu, 17 Juni 2026 05:00 WIB

Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas

Rabu, 17 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polusi Udara Tangerang Selatan Paling Beracun pada Agustus 2023

By Putra JuangSabtu, 9 September 2023 13:50 WIB2 Mins Read
polusi
Polusi udara. Ilustrasi/Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polusi udara di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menjadi yang paling beracun pada Agustus 2023.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari platform Nafas. Setidaknya, terdapat tiga daerah yang dikategorikan beracun selama bulan itu.

Pertama Tangerang Selatan dengan indeks kualitas udara di angka 63, disusul Bogor di Jawa Barat dengan indeks 63, dan Tangerang di Banten dengan indeks 65.

Di luar itu, sebanyak delapan wilayah dinyatakan memiliki kualitas udara tidak sehat.

Yaitu Depok dengan indeks 54, Bandung Raya 54, Bekasi 53, DKI Jakarta 48, DI Yogyakarta 43, Malang Raya 42, Semarang 41, dan Surabaya Raya 37.

Baca Juga:  Bank bjb syariah Sediakan 6 Mesin Air Siap Minum di Masjid Al Jabbar, Gratis!

Kemudian tiga daerah dianggap moderat dari sisi kualitas udaranya.

Antara lain Kepulauan Seribu dengan indeks 26, Bali dengan indeks 21, dan Belitung dengan indeks 16.

WHO sendiri memberikan pedoman indeks kualitas udara yang baik berada di angka 5.

Polusi udara sendiri sejatinya merupakan masalah global yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Ada banyak cara untuk mengurangi dampak polusi udara, baik di tingkat individu, komunitas, maupun pemerintah.

Baca Juga:  Kasus Ujaran Kebencian Rocky Gerung, Sejumlah Saksi Mulai Diperiksa Polisi

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi dampak polusi udara:

1. Gunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki

Kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber polusi udara terbesar. Dengan menggunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki, Anda dapat mengurangi jumlah emisi kendaraan bermotor.

2. Hemat energi

Menghemat energi dapat mengurangi jumlah emisi dari pembangkit listrik. Anda dapat menghemat energi dengan mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta menggunakan peralatan listrik yang hemat energi.

3. Daur ulang dan kompos

Baca Juga:  Eks Gedung Bioskop Rio dan Gereja Santo Ignatius Tambah Deretan Cagar Budaya di Cimahi

Daur ulang dan kompos dapat mengurangi jumlah limbah yang dibakar, yang dapat menghasilkan polutan udara. Anda dapat mendaur ulang sampah plastik, kertas, dan logam, serta membuat kompos dari sampah organik.

4. Hindari penggunaan bahan kimia

Bahan kimia dapat melepaskan polutan udara ke udara. Anda dapat menghindari penggunaan bahan kimia dengan menggunakan produk pembersih alami dan non-kimia.

5. Tanam pohon

Pohon dapat membantu menyaring polutan udara. Anda dapat menanam pohon di halaman rumah, di taman, atau di lingkungan sekitar Anda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured polusi udara Tangerang Selatan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • demo dprd jabar
    Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.