Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:29 WIB

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 20:36 WIB

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Sabtu, 31 Oktober 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polusi Udara Tangerang Selatan Paling Beracun pada Agustus 2023

By Putra JuangSabtu, 9 September 2023 13:50 WIB2 Mins Read
polusi
Polusi udara. Ilustrasi/Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polusi udara di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menjadi yang paling beracun pada Agustus 2023.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari platform Nafas. Setidaknya, terdapat tiga daerah yang dikategorikan beracun selama bulan itu.

Pertama Tangerang Selatan dengan indeks kualitas udara di angka 63, disusul Bogor di Jawa Barat dengan indeks 63, dan Tangerang di Banten dengan indeks 65.

Di luar itu, sebanyak delapan wilayah dinyatakan memiliki kualitas udara tidak sehat.

Yaitu Depok dengan indeks 54, Bandung Raya 54, Bekasi 53, DKI Jakarta 48, DI Yogyakarta 43, Malang Raya 42, Semarang 41, dan Surabaya Raya 37.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa Mulai Masuki Halaman Gedung Sate, Tuntut Bey Machmudin Langsungkan Sidang Rakyat

Kemudian tiga daerah dianggap moderat dari sisi kualitas udaranya.

Antara lain Kepulauan Seribu dengan indeks 26, Bali dengan indeks 21, dan Belitung dengan indeks 16.

WHO sendiri memberikan pedoman indeks kualitas udara yang baik berada di angka 5.

Polusi udara sendiri sejatinya merupakan masalah global yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Ada banyak cara untuk mengurangi dampak polusi udara, baik di tingkat individu, komunitas, maupun pemerintah.

Baca Juga:  Iriana Jokowi Apresiasi Produk Kriya IKM di Jawa Barat

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi dampak polusi udara:

1. Gunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki

Kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber polusi udara terbesar. Dengan menggunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki, Anda dapat mengurangi jumlah emisi kendaraan bermotor.

2. Hemat energi

Menghemat energi dapat mengurangi jumlah emisi dari pembangkit listrik. Anda dapat menghemat energi dengan mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta menggunakan peralatan listrik yang hemat energi.

3. Daur ulang dan kompos

Baca Juga:  Inovasi Produk dan Model Bisnis bank bjb syariah Diganjar Penghargaan IDX Channel

Daur ulang dan kompos dapat mengurangi jumlah limbah yang dibakar, yang dapat menghasilkan polutan udara. Anda dapat mendaur ulang sampah plastik, kertas, dan logam, serta membuat kompos dari sampah organik.

4. Hindari penggunaan bahan kimia

Bahan kimia dapat melepaskan polutan udara ke udara. Anda dapat menghindari penggunaan bahan kimia dengan menggunakan produk pembersih alami dan non-kimia.

5. Tanam pohon

Pohon dapat membantu menyaring polutan udara. Anda dapat menanam pohon di halaman rumah, di taman, atau di lingkungan sekitar Anda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured polusi udara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.