Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

Rabu, 16 September 2026 19:57 WIB

Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng

Rabu, 16 September 2026 19:32 WIB

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Rabu, 16 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polusi Udara Tangerang Selatan Paling Beracun pada Agustus 2023

By Putra JuangSabtu, 9 September 2023 13:50 WIB2 Mins Read
polusi
Polusi udara. Ilustrasi/Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polusi udara di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menjadi yang paling beracun pada Agustus 2023.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari platform Nafas. Setidaknya, terdapat tiga daerah yang dikategorikan beracun selama bulan itu.

Pertama Tangerang Selatan dengan indeks kualitas udara di angka 63, disusul Bogor di Jawa Barat dengan indeks 63, dan Tangerang di Banten dengan indeks 65.

Di luar itu, sebanyak delapan wilayah dinyatakan memiliki kualitas udara tidak sehat.

Yaitu Depok dengan indeks 54, Bandung Raya 54, Bekasi 53, DKI Jakarta 48, DI Yogyakarta 43, Malang Raya 42, Semarang 41, dan Surabaya Raya 37.

Baca Juga:  Tertibkan Reklame Ilegal, Satpol PP Bandung Minta Pengusaha Taat Bayar Pajak

Kemudian tiga daerah dianggap moderat dari sisi kualitas udaranya.

Antara lain Kepulauan Seribu dengan indeks 26, Bali dengan indeks 21, dan Belitung dengan indeks 16.

WHO sendiri memberikan pedoman indeks kualitas udara yang baik berada di angka 5.

Polusi udara sendiri sejatinya merupakan masalah global yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Ada banyak cara untuk mengurangi dampak polusi udara, baik di tingkat individu, komunitas, maupun pemerintah.

Baca Juga:  Zona Darurat TPA Sarimukti Overload 11 September, DLH Jabar Bakal Tambah Lagi Area Baru

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi dampak polusi udara:

1. Gunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki

Kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber polusi udara terbesar. Dengan menggunakan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki, Anda dapat mengurangi jumlah emisi kendaraan bermotor.

2. Hemat energi

Menghemat energi dapat mengurangi jumlah emisi dari pembangkit listrik. Anda dapat menghemat energi dengan mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta menggunakan peralatan listrik yang hemat energi.

3. Daur ulang dan kompos

Baca Juga:  HUT RI, Dani Ramdan Ingatkan Warga Bekasi Jaga Persatuan

Daur ulang dan kompos dapat mengurangi jumlah limbah yang dibakar, yang dapat menghasilkan polutan udara. Anda dapat mendaur ulang sampah plastik, kertas, dan logam, serta membuat kompos dari sampah organik.

4. Hindari penggunaan bahan kimia

Bahan kimia dapat melepaskan polutan udara ke udara. Anda dapat menghindari penggunaan bahan kimia dengan menggunakan produk pembersih alami dan non-kimia.

5. Tanam pohon

Pohon dapat membantu menyaring polutan udara. Anda dapat menanam pohon di halaman rumah, di taman, atau di lingkungan sekitar Anda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured polusi udara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.