Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Kuliner Legendaris Bandung yang Masih Eksis di 2026, Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner

Jumat, 28 Agustus 2026 20:05 WIB

Flexing Termahal! Di Balik Sertifikat Adopsi Orangutan Para Artis, Ada Tragedi Memilukan Ini

Jumat, 28 Agustus 2026 20:03 WIB

Skuad Bertabur Bintang, Julio Cesar Minta Persib Buktikan Kualitas Lawan Manila Digger

Jumat, 28 Agustus 2026 19:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Kuliner Legendaris Bandung yang Masih Eksis di 2026, Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner
  • Flexing Termahal! Di Balik Sertifikat Adopsi Orangutan Para Artis, Ada Tragedi Memilukan Ini
  • Skuad Bertabur Bintang, Julio Cesar Minta Persib Buktikan Kualitas Lawan Manila Digger
  • Bansos Tahap 3 2026 Cair hingga September, Cek Penerima Pakai NIK KTP di Sini
  • Anjing Pitbull Serang Anak di Arjasari Bandung, Warga Setempat Keluarkan 8 Petisi
  • Persib Siap Tempur, Teja Paku Alam Ungkap Senjata Berbahaya Manila Digger
  • Robohkan Pohon Sebesar Perut Kerbau, Truk Tangki BBM Terjun ke Jurang di Jalur Gentong Tasikmalaya
  • Viral Aksi Nekat Bocah SD di Bandung Barat Terjang Perairan Saguling Naik Rakit Bambu demi Sekolah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 29 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Profil dan Kekayaan Bupati Pati Sudewo: Karier Politik, Kontroversi, dan Aset Rp31,5 Miliar

By Aga GustianaRabu, 13 Agustus 2025 14:23 WIB3 Mins Read
Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati, Sudewo. (Foto: Dok Pemkab Pati)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Bupati Pati, Sudewo, kini menjadi pembicaraan hangat di tingkat nasional. Bukan karena capaian prestasi, melainkan lantaran serangkaian kebijakan kontroversial yang memicu gelombang protes besar-besaran.

Sudewo resmi dilantik sebagai Bupati Pati pada 20 Februari 2025. Namun, belum genap setengah tahun menjabat, ia sudah berhadapan dengan aksi demonstrasi yang melibatkan puluhan ribu warga pada Rabu (13/8/2025). Pemicu utamanya adalah kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen, yang kemudian dibatalkan setelah menuai kritik luas.

Selain kebijakan tersebut, pernyataan Sudewo yang mengaku tak gentar menghadapi aksi protes besar turut memperkeruh suasana. Meski telah meminta maaf, pernyataan itu justru mendorong massa untuk turun ke jalan.

Perjalanan Karier Sudewo

Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 1 Slungkep, Kayen, kemudian berlanjut ke SMP Negeri 1 Kayen dan SMA Negeri 1 Pati. Ia meraih gelar sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 1993, lalu melanjutkan pendidikan magister di bidang Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Karier awalnya dimulai di sektor swasta sebagai karyawan PT Jaya Construction (1993–1994), lalu menjadi pegawai proyek Departemen Pekerjaan Umum di Bali. Pada 1997, ia diangkat menjadi PNS dan bertugas di Dinas PU Kabupaten Karanganyar. Setelah beberapa tahun, ia memutuskan untuk berwiraswasta.

Sudewo terjun ke dunia politik melalui Partai Demokrat dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2013. Pada periode 2019–2024, ia kembali duduk di DPR RI mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III (Pati, Grobogan, Rembang, dan Blora), kali ini lewat Partai Gerindra. Pada Pilkada 2024, Sudewo yang berpasangan dengan Risma Ardhi Chandra berhasil memenangkan kursi Bupati Pati periode 2025–2030.

Harta Kekayaan Sudewo

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 April 2025, Sudewo tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp31,52 miliar tanpa utang.

Rincian harta kekayaan Sudewo sebagai berikut:

  1. Tanah dan Bangunan – Total senilai Rp17,03 miliar, tersebar di Solo, Yogyakarta, Bogor, Depok, Pacitan, dan Tuban. Properti termahalnya berada di Bogor (Rp3,6 miliar) dan Depok (Rp1,5 miliar).
  2. Kendaraan Bermotor – Total senilai Rp6,33 miliar, mencakup mobil mewah seperti BMW X5 2023 (Rp1,9 miliar), Toyota Alphard 2024 (Rp1,7 miliar), Toyota Land Cruiser 2019 (Rp1,9 miliar), Mitsubishi Pajero Sport Jeep 2019 (Rp287 juta), Toyota Harrier Jeep 2014 (Rp400 juta), dan Toyota Innova 2013 (Rp120 juta).
  3. Aset Harta Bergerak Lainnya – Rp795 juta.
  4. Surat Berharga – Rp5,39 miliar.
  5. Kas dan Setara Kas – Rp1,96 miliar.

Kontroversi Kebijakan

Selain kasus kenaikan PBB, sejumlah kebijakan lain Sudewo juga memicu reaksi publik, antara lain:

  • Pengurangan pegawai honorer RSUD Soewondo karena dianggap kelebihan tenaga.
  • Larangan sound horeg yang memicu protes pelaku usaha hiburan hingga akhirnya dicabut.
  • Wacana sekolah lima hari yang menuai penolakan dari pengelola TPQ dan madrasah diniyah, hingga akhirnya dibatalkan.

Meski memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan harta kekayaan yang besar, langkah-langkah politik Sudewo dalam beberapa bulan terakhir membuatnya menjadi salah satu kepala daerah paling disorot di Indonesia saat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Tahap 3 2026 Cair hingga September, Cek Penerima Pakai NIK KTP di Sini

Anjing Pitbull Serang Anak di Arjasari Bandung, Warga Setempat Keluarkan 8 Petisi

Robohkan Pohon Sebesar Perut Kerbau, Truk Tangki BBM Terjun ke Jurang di Jalur Gentong Tasikmalaya

Viral Aksi Nekat Bocah SD di Bandung Barat Terjang Perairan Saguling Naik Rakit Bambu demi Sekolah

Viral Video Pria Acungkan Celurit di Garut, Diduga Targetkan Sopir Truk Malam Hari

Tak Perlu Jauh-jauh, Informasi Layanan Kesehatan Malaysia Hadir di Tengah Kota Bandung

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.