bukamata.id – Bandung bukan hanya menawarkan tempat nongkrong modern dengan konsep kekinian. Di balik menjamurnya kafe dan restoran baru, sejumlah kuliner legendaris masih bertahan dan terus diburu masyarakat.
Daya tariknya bukan semata soal rasa. Ada cerita panjang, suasana tempo dulu, hingga resep yang dipertahankan lintas generasi sehingga membuat kuliner lawas Bandung memiliki penggemar tersendiri.
Bagi wisatawan yang sedang mencari kuliner legendaris Bandung, beberapa tempat berikut bisa menjadi pilihan. Mulai dari makanan khas Sunda hingga jajanan yang cocok disantap tengah malam.
1. Lotek Mahmud
Bagi pencinta kuliner tradisional Sunda, Lotek Mahmud layak masuk daftar kunjungan.
Warung sederhana di kawasan Pamoyanan ini dikenal dengan sajian lotek berbumbu kacang yang diulek langsung. Bumbu yang kental dengan cita rasa gurih dan aroma kencur menjadi salah satu karakter yang membuat tempat ini tetap memiliki pelanggan setia.
Selain lotek, tersedia pula gado-gado dan berbagai pilihan rujak. Sajian tersebut cocok menjadi pilihan untuk sarapan, makan siang, maupun sekadar mencicipi kuliner tradisional Bandung.
Lokasi: Jl. Mahmud IV No.9, Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Jam operasional: 08.00–16.00 WIB.
2. Perkedel Bondon
Kalau ingin berburu kuliner malam Bandung, nama Perkedel Bondon Asli hampir selalu masuk dalam daftar.
Berada di sekitar kawasan Stasiun Bandung, tempat ini dikenal dengan perkedel yang dimasak menggunakan cara tradisional. Bagian luarnya terasa garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Keunikan lainnya adalah waktu operasionalnya yang dimulai pada malam hari hingga dini hari. Tak heran jika tempat ini kerap menjadi tujuan pencinta kuliner malam yang mencari makanan sederhana dengan suasana khas Bandung tempo dulu.
Lokasi: Jl. Stasiun Timur No.26, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Jam operasional: sekitar 22.30–02.00 WIB.
3. Susu Murni Idjan
Beralih ke kuliner yang cocok dinikmati sejak pagi, ada Susu Murni Idjan 2 di Jalan Pungkur.
Kedai ini menjadi salah satu bagian dari sejarah kuliner Bandung. Susu Murni Idjan telah dikenal selama puluhan tahun dan mempertahankan nuansa sederhana yang membuat pengunjung seolah diajak bernostalgia.
Sejumlah pilihan rasa susu tersedia untuk pelanggan. Minuman tersebut juga dapat dinikmati bersama berbagai camilan dan kue tradisional.
Susu Murni Idjan disebut telah beroperasi sejak 1946 dan menjadi salah satu kedai susu yang bertahan lintas generasi.
Lokasi: Jl. Pungkur No.4, Pungkur, Kecamatan Regol, Kota Bandung.
Jam operasional: 07.00–21.00 WIB.
4. Ronde Jahe Gardujati
Udara Bandung yang terkadang terasa dingin pada malam hari membuat minuman hangat seperti ronde tetap memiliki penggemar.
Salah satu tempat yang bisa didatangi adalah Ronde Jahe Gardujati di Jalan Gardujati.
Sajian utamanya berupa bola-bola ronde yang disiram kuah jahe hangat. Cita rasa manis dan hangat dari kuah jahe membuat hidangan ini cocok disantap setelah beraktivitas atau ketika ingin menghangatkan tubuh pada malam hari.
Lokasi: Jl. Gardujati No.58, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Jam operasional: 17.00–00.00 WIB.
5. Cakwe Odading Gardujati
Masih berada di kawasan Gardujati, wisatawan juga bisa berburu cakwe dan odading sebagai camilan malam.
Aroma gorengan yang baru matang menjadi salah satu daya tarik jajanan kaki lima ini. Cakwe memiliki karakter gurih dengan tekstur renyah di bagian luar, sedangkan odading menawarkan sensasi manis dan lembut.
Keduanya bisa disantap sebagai camilan setelah menikmati kuliner malam di kawasan pusat Kota Bandung.
Lokasi: kawasan Jl. Gardujati No.58, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Keberadaan kuliner-kuliner tersebut menunjukkan bahwa perkembangan gastronomi Bandung tidak selalu harus identik dengan tempat makan baru.
Di tengah tren restoran dan kafe modern, warung sederhana dengan resep lama tetap mempunyai daya tarik tersendiri. Bahkan, sejumlah kuliner tradisional Bandung menjadi bagian dari warisan gastronomi kota yang terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya.
Bagi wisatawan, berburu kuliner legendaris Bandung 2026 bukan sekadar mencari makanan enak. Ada pengalaman menikmati suasana lama, mengenal cerita di balik sebuah tempat, sekaligus mencicipi rasa yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










