Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair

Selasa, 27 Oktober 2026 01:00 WIB

Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh

Senin, 26 Oktober 2026 21:37 WIB

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair
  • Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Profil Sahar Emami: Pembawa Berita IRIB yang Tetap Siaran Meski Diserang Rudal Israel

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 09:00 WIB4 Mins Read
Profil Sahar Emami saat kembali siaran usai serangan rudal – lambang kekuatan suara di tengah kehancuran.
Profil Sahar Emami saat kembali siaran usai serangan rudal – lambang kekuatan suara di tengah kehancuran. (Foto: IRIB)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Profil Sahar Emami, jurnalis senior dan pembawa berita televisi IRIB asal Iran, menjadi sorotan dunia setelah insiden dramatis yang terjadi saat siaran langsung. Ia tetap menyampaikan berita meskipun kantor stasiun TV tempatnya bekerja dibombardir rudal Israel. Keberanian dan keteguhannya mengukuhkan posisinya sebagai simbol ketangguhan pers di tengah konflik.

Perjalanan Karier dan Profil Sahar Emami

Profil Sahar Emami mencerminkan sosok perempuan tangguh yang berhasil menempuh karier di dunia jurnalisme, meski berasal dari latar belakang akademik non-komunikasi. Ia lahir di Teheran pada tahun 1985 dan menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknik Pertanian dengan spesialisasi Ilmu Pangan. Pendidikan formalnya yang teknis tidak menghalangi hasratnya dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Emami memulai karier jurnalistiknya pada tahun 2008 sebagai penyiar di stasiun lokal Teheran. Di tengah sistem media Iran yang ketat dan terbatas, keberhasilan Sahar Emami menembus stasiun berita nasional menjadi pencapaian luar biasa. Ia dikenal karena kemampuannya menyampaikan berita dengan bahasa yang lugas dan penuh ketegasan.

Pada tahun 2020, Sahar bergabung dengan IRINN (Islamic Republic of Iran News Network), khususnya pada divisi politik. Di sinilah reputasinya semakin menonjol sebagai penyiar berita politik yang kredibel. Emami membawakan berita dalam bahasa Arab dan tampil mengenakan jilbab sesuai dengan regulasi media Iran.

Program-Program yang Dibawakan Sahar Emami

Sejak menjadi bagian dari IRIB, Sahar Emami dikenal sebagai pembawa acara sejumlah program populer. Di antaranya adalah “Back Home”, “Morning with the News”, dan terutama “Newsstand”, program yang melejitkan namanya secara nasional. Keberadaannya di layar kaca membawa warna berbeda dalam penyampaian informasi, karena ia selalu tampil konsisten dan tenang.

Setiap siaran yang dibawakannya selalu mendapat perhatian luas. Emami dikenal mampu menyeimbangkan antara objektivitas dan keberpihakan pada kebenaran nasional. Karena siaran asing dibatasi di Iran, banyak warga yang menggantungkan informasi harian mereka dari wajah-wajah seperti Sahar Emami di layar televisi.

Profil Sahar Emami saat kembali siaran usai serangan rudal – lambang kekuatan suara di tengah kehancuran.
Profil Sahar Emami saat kembali siaran usai serangan rudal – lambang kekuatan suara di tengah kehancuran. (Foto: IRIB)

Tragedi Serangan Rudal Israel ke Kantor IRIB

Tragedi besar menimpa kantor IRIB di Teheran pada malam 16 Juni 2025. Saat itu, Sahar Emami tengah membacakan berita mengenai agresi militer Israel terhadap Iran. Tiba-tiba, suara ledakan keras menggema dan studio tempat Emami siaran langsung diselimuti asap serta puing-puing.

Sedikitnya empat rudal menghantam gedung IRIB dan menewaskan tiga rekan kerjanya. Emami dengan sigap memberi tahu penonton bahwa studio terkena serangan dan menyarankan agar masyarakat tetap tenang. Ia bahkan tetap berdiri di depan kamera selama beberapa detik sebelum akhirnya menyelamatkan diri.

Meski siaran terpaksa dihentikan sesaat, Sahar Emami kembali ke studio untuk menyelesaikan tugasnya. Ia mengucapkan kalimat yang langsung viral, “Suara realitas tidak akan dibungkam.” Tindakan ini membuatnya dihormati secara luas, baik di dalam negeri maupun oleh komunitas internasional.

Sahar Emami, Simbol Perlawanan dan Keberanian Jurnalis Iran

Setelah peristiwa tersebut, profil Sahar Emami kian dikenal luas dan disanjung sebagai simbol perlawanan Iran. Foto-fotonya yang tetap siaran dengan latar puing-puing beredar di berbagai platform media sosial. Tagar #SaharEmami dan #VoiceOfIran sempat menjadi trending di Twitter dan Instagram di kawasan Timur Tengah.

Publik mengapresiasi keteguhannya sebagai jurnalis yang tidak gentar menghadapi ancaman nyata. Beberapa media menyebutnya sebagai “wajah keberanian jurnalisme Iran”. Ia dianggap membawa semangat baru bagi generasi jurnalis muda, khususnya perempuan, untuk terus menyuarakan kebenaran.

Bahkan sejumlah aktivis internasional dan lembaga kebebasan pers memberikan penghargaan atas keberaniannya. Mereka menekankan bahwa tindakan Emami sejalan dengan prinsip dasar jurnalistik global, yakni menyampaikan informasi walau dalam kondisi ekstrem.

Penutup: Profil Sahar Emami sebagai Refleksi Keteguhan Jurnalisme Modern

Profil Sahar Emami menjadi bukti nyata bahwa kekuatan informasi tak bisa dihentikan oleh kekerasan atau intimidasi. Di tengah kecamuk konflik dan ketidakpastian, ia berdiri sebagai suara yang berani dan penuh tanggung jawab.

Melalui perannya sebagai pembawa berita, Emami telah mengukuhkan diri sebagai jurnalis yang tak hanya profesional, tapi juga berani mengambil risiko demi masyarakat. Kisahnya akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi dunia pers dan masyarakat global yang mendambakan kebenaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.