Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup

Selasa, 28 April 2026 14:49 WIB

Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung

Selasa, 28 April 2026 13:30 WIB

Heboh! Video Asusila Diduga Remaja Batang Viral di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli

Selasa, 28 April 2026 13:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup
  • Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung
  • Heboh! Video Asusila Diduga Remaja Batang Viral di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli
  • Transfer Mengejutkan! Persib Siap Datangkan Kiper Keturunan Barcelona?
  • Respons Dedi Mulyadi soal Kecelakaan Kereta Bekasi: Percepat Flyover dan Santuni Korban Rp50 Juta
  • Drama Old Trafford! Manchester United Sikat Brentford, Klasemen Liga Inggris Panas
  • Heboh di Medsos! Video ‘Bandar Bergetar’ Bikin Geger, Polisi Lakukan Penyelidikan
  • Kesaksian Pilu Adik Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Terjepit di Bawah Gerbong Namun Masih Sadar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 28 April 2026 13:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat,Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wajah kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) dipastikan akan segera berubah.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan menyeluruh agar ikon sejarah tersebut memiliki estetika yang selaras dengan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

Tahap Awal: Pembersihan dan Penyelarasan Desain

KDM menyampaikan bahwa langkah pertama yang diambil pemerintah provinsi adalah melakukan aksi kebersihan total di area tersebut.

Menurutnya, kawasan Monju tidak bisa berdiri sendiri secara visual, melainkan harus menjadi satu kesatuan desain dengan kawasan sekitarnya.

Baca Juga:  Pertama di Jawa Barat! Warga Desa Kini Bisa Memilih Kepala Desa Secara Digital

“Langkah pertama kita lakukan penataan dan pembersihan dulu. Berikutnya, dibuat desainnya agar Monju dengan Gedung Sate menjadi satu kesatuan napas,” ucap KDM ditemui di Balai Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Penataan ini merupakan kelanjutan dari program revitalisasi kawasan publik yang sebelumnya telah berhasil menyentuh area Dipati Ukur. KDM berharap masyarakat bisa beradaptasi dengan perubahan ini demi kenyamanan bersama.

“Iya, jadi Gasibu-Monju nanti tertata dan kita kan sudah ke kawasan di Dipati Ukur tuh, sudah rapi, sudah bersih,” ujarnya.

Baca Juga:  Kerja Sama Dedi Mulyadi dan KSAD Dipertanyakan, Dinilai Langgar UU TNI

Nasib PKL Pasar Minggu Masih Diidentifikasi

Salah satu poin krusial dalam penataan ini adalah keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap memadati kawasan Monju setiap hari Minggu.

Menanggapi kekhawatiran para pedagang dan warga, KDM menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan mendalam.

“Soal PKL, hari ini saya identifikasi dulu. Nanti setelah itu baru ada langkah tentang PKL yang ada di sana ketika hari Minggu. Saya tidak mau bicara banyak dulu (soal teknisnya) supaya tidak salah paham,” katanya.

Baca Juga:  Terobosan Baru! Mahasiswa Teknik Sipil Bisa Dapat Uang Saku Lewat Pengawasan Proyek Jabar

Menuju Bandung yang Lebih Rapi

KDM menyadari bahwa perubahan status quo dari kawasan yang sebelumnya semrawut menjadi tertata pasti akan menuai pro dan kontra. Namun, ia optimis bahwa standar kebersihan yang lebih tinggi akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Bandung.

“Tentunya ada yang merasa nyaman dengan kebersihan, ada juga yang mungkin merasa nyaman dengan kesemrawutan. Ya mudah-mudahan semua orang bisa memahami tujuan penataan ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gedung Sate jawa barat KDM Monju Bandung penataan PKL Revitalisasi Monju
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup

Respons Dedi Mulyadi soal Kecelakaan Kereta Bekasi: Percepat Flyover dan Santuni Korban Rp50 Juta

Kesaksian Pilu Adik Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Terjepit di Bawah Gerbong Namun Masih Sadar

Dibalik Tragedi Bekasi Timur: Benarkah ‘Anomali Taksi Hijau’ yang Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api?

Penampakan Taksi Terjebak di Tengah Rel Picu Tabrakan Beruntun KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Kronologi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Kesaksian Penumpang Selamat dari Maut

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.