Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat

Selasa, 27 Oktober 2026 16:37 WIB

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 16:02 WIB

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

Selasa, 27 Oktober 2026 15:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
  • Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut
  • Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi
  • Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem
  • Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!
  • I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 28 April 2026 13:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat,Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wajah kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) dipastikan akan segera berubah.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan menyeluruh agar ikon sejarah tersebut memiliki estetika yang selaras dengan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

Tahap Awal: Pembersihan dan Penyelarasan Desain

KDM menyampaikan bahwa langkah pertama yang diambil pemerintah provinsi adalah melakukan aksi kebersihan total di area tersebut.

Menurutnya, kawasan Monju tidak bisa berdiri sendiri secara visual, melainkan harus menjadi satu kesatuan desain dengan kawasan sekitarnya.

Baca Juga:  Update Harga Pangan Jabar Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' Tembus Rp84.500 Per Kg!

“Langkah pertama kita lakukan penataan dan pembersihan dulu. Berikutnya, dibuat desainnya agar Monju dengan Gedung Sate menjadi satu kesatuan napas,” ucap KDM ditemui di Balai Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Penataan ini merupakan kelanjutan dari program revitalisasi kawasan publik yang sebelumnya telah berhasil menyentuh area Dipati Ukur. KDM berharap masyarakat bisa beradaptasi dengan perubahan ini demi kenyamanan bersama.

“Iya, jadi Gasibu-Monju nanti tertata dan kita kan sudah ke kawasan di Dipati Ukur tuh, sudah rapi, sudah bersih,” ujarnya.

Baca Juga:  Disorot KDM soal DP Operasi, RSUD Bandung Ungkap Kronologi Penanganan Korban Penganiayaan di Cibiru

Nasib PKL Pasar Minggu Masih Diidentifikasi

Salah satu poin krusial dalam penataan ini adalah keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap memadati kawasan Monju setiap hari Minggu.

Menanggapi kekhawatiran para pedagang dan warga, KDM menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan mendalam.

“Soal PKL, hari ini saya identifikasi dulu. Nanti setelah itu baru ada langkah tentang PKL yang ada di sana ketika hari Minggu. Saya tidak mau bicara banyak dulu (soal teknisnya) supaya tidak salah paham,” katanya.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal

Menuju Bandung yang Lebih Rapi

KDM menyadari bahwa perubahan status quo dari kawasan yang sebelumnya semrawut menjadi tertata pasti akan menuai pro dan kontra. Namun, ia optimis bahwa standar kebersihan yang lebih tinggi akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Bandung.

“Tentunya ada yang merasa nyaman dengan kebersihan, ada juga yang mungkin merasa nyaman dengan kesemrawutan. Ya mudah-mudahan semua orang bisa memahami tujuan penataan ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gedung Sate jawa barat KDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.