Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba

Jumat, 18 September 2026 11:32 WIB

Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 11:02 WIB
gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jumat, 18 September 2026 10:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
  • Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm
  • Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League
  • Sanksi Berat Menanti Persija Usai Bungkam Persib: Terusir dari Jakarta dan Denda Ratusan Juta!
  • Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PT Tusam Hutani Lestari Milik Siapa? Konsesi Hutan dan Dampaknya di Balik Banjir Aceh

By Aga GustianaKamis, 11 Desember 2025 08:42 WIB2 Mins Read
Peta wilayah banjir parah di Aceh. (Foto: X @jatamnas)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Tusam Hutani Lestari adalah perusahaan yang memiliki konsesi hutan seluas sekitar 97 ribu hektare di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, hingga Aceh Utara. Perusahaan ini memiliki izin Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak diterbitkannya SK No. 556/Kpts-II/1997.

Belakangan, nama PT Tusam Hutani Lestari menjadi sorotan publik setelah bencana banjir dan longsor hebat melanda Provinsi Aceh. Hingga 8 Desember 2025, tercatat 389 orang meninggal dunia, ribuan rumah terendam, dan puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, menurut data ANTARA.

Konsesi PT Tusam Hutani dan Dampaknya

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) membagikan peta melalui akun X @jatamnas yang memperlihatkan wilayah banjir parah di Aceh. Peta itu menunjukkan sebagian area terdampak banjir berada dalam konsesi PT Tusam Hutani Lestari.

Perusahaan ini disebut-sebut terkait dengan Prabowo Subianto, dengan wilayah konsesi yang luas di lereng pegunungan dan hulu sungai. Sekitar konsesi ini juga terdapat puluhan izin tambang, HPH, HTI lain, serta perkebunan sawit besar yang secara bertahap mengurangi tutupan hutan. Kerusakan lingkungan ini melemahkan kemampuan alam menahan air hujan, sehingga limpasan langsung mengarah ke pemukiman saat hujan ekstrem turun, menimbulkan banjir bandang parah.

Baca Juga:  Permohonan Sunhaji ke Prabowo Disebut Hanya Akting: Kurang Menghayati Peran

Wilayah Terparah dan Kondisi Hulu Sungai

Daerah yang kini berstatus siaga darurat meliputi Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues, hingga Aceh Singkil. Peta yang dibagikan Jatam menunjukkan kawasan hulu sungai yang telah lama ditumpangi lebih dari 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare, ditambah konsesi kayu dan HTI yang merangsek hingga dekat permukiman.

Baca Juga:  Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

Contohnya, di wilayah Linge, Aceh Tengah, PT Tusam Hutani Lestari mengelola hampir 100 ribu hektare hutan. Konsesi ini telah lama dipersoalkan warga karena dianggap mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus dan mengambil ruang hidup mereka.

Baca Juga:  Jokowi Singgung Nama Prabowo Contoh Pemimpin Kuat di Rakernas LDII

Bencana yang terjadi bukan semata-mata akibat hujan deras, tetapi juga dipengaruhi oleh aktivitas manusia yang mengubah lanskap hutan, mengurangi kemampuan alami daerah hulu menahan air, dan memperparah dampak banjir di Aceh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aceh Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.