Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 20:33 WIB

Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Senin, 3 Agustus 2026 20:29 WIB

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Senin, 3 Agustus 2026 20:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
  • Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq
  • Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha
  • Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga
  • Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Herdman Akui The Golden Star Jadi Ujian Terberat Garuda
  • Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PT Tusam Hutani Lestari Milik Siapa? Konsesi Hutan dan Dampaknya di Balik Banjir Aceh

By Aga GustianaKamis, 11 Desember 2025 08:42 WIB2 Mins Read
Peta wilayah banjir parah di Aceh. (Foto: X @jatamnas)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Tusam Hutani Lestari adalah perusahaan yang memiliki konsesi hutan seluas sekitar 97 ribu hektare di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, hingga Aceh Utara. Perusahaan ini memiliki izin Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak diterbitkannya SK No. 556/Kpts-II/1997.

Belakangan, nama PT Tusam Hutani Lestari menjadi sorotan publik setelah bencana banjir dan longsor hebat melanda Provinsi Aceh. Hingga 8 Desember 2025, tercatat 389 orang meninggal dunia, ribuan rumah terendam, dan puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, menurut data ANTARA.

Konsesi PT Tusam Hutani dan Dampaknya

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) membagikan peta melalui akun X @jatamnas yang memperlihatkan wilayah banjir parah di Aceh. Peta itu menunjukkan sebagian area terdampak banjir berada dalam konsesi PT Tusam Hutani Lestari.

Perusahaan ini disebut-sebut terkait dengan Prabowo Subianto, dengan wilayah konsesi yang luas di lereng pegunungan dan hulu sungai. Sekitar konsesi ini juga terdapat puluhan izin tambang, HPH, HTI lain, serta perkebunan sawit besar yang secara bertahap mengurangi tutupan hutan. Kerusakan lingkungan ini melemahkan kemampuan alam menahan air hujan, sehingga limpasan langsung mengarah ke pemukiman saat hujan ekstrem turun, menimbulkan banjir bandang parah.

Wilayah Terparah dan Kondisi Hulu Sungai

Daerah yang kini berstatus siaga darurat meliputi Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues, hingga Aceh Singkil. Peta yang dibagikan Jatam menunjukkan kawasan hulu sungai yang telah lama ditumpangi lebih dari 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare, ditambah konsesi kayu dan HTI yang merangsek hingga dekat permukiman.

Contohnya, di wilayah Linge, Aceh Tengah, PT Tusam Hutani Lestari mengelola hampir 100 ribu hektare hutan. Konsesi ini telah lama dipersoalkan warga karena dianggap mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus dan mengambil ruang hidup mereka.

Bencana yang terjadi bukan semata-mata akibat hujan deras, tetapi juga dipengaruhi oleh aktivitas manusia yang mengubah lanskap hutan, mengurangi kemampuan alami daerah hulu menahan air, dan memperparah dampak banjir di Aceh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aceh HTI Aceh konsesi hutan Aceh Prabowo Subianto PT Tusam Hutani Lestari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga

Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.