Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile 15 Juni 2026 Bagi-bagi Star Shard Gratis

Senin, 15 Juni 2026 16:00 WIB

Piala Dunia 2026 Panas! Marc Klok Siap Rasakan Atmosfer Stadion di Miami

Senin, 15 Juni 2026 15:45 WIB

UMKM Merapat! KUR Mandiri 2026 Resmi Cair, Bunga Super Ringan 6 Persen

Senin, 15 Juni 2026 15:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile 15 Juni 2026 Bagi-bagi Star Shard Gratis
  • Piala Dunia 2026 Panas! Marc Klok Siap Rasakan Atmosfer Stadion di Miami
  • UMKM Merapat! KUR Mandiri 2026 Resmi Cair, Bunga Super Ringan 6 Persen
  • Menyambut 1 Muharam: Panduan Doa Awal Tahun Baru Islam, Keutamaan, dan Amalan Para Ulama
  • Siapa Sebenarnya Nazlatan Kasuba? Politisi Muda yang Dituduh Cuekin Gubernur Sherly Saat Rapat
  • Aplikasi Mentah Dipaksakan, P3I Desak Pansus DPRD Jabar Investigasi Total Kekacauan Masif PCMB 2026
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • P3I Bongkar Bobroknya Sistem PCMB 2026 Jabar, Dituding Diskriminatif ke Siswa Miskin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Sebut Advokasi Sosial Jadi Kawah Candradimuka Calon Pemimpin Bangsa

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 10:10 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami akar kemiskinan struktural di Indonesia.

Hal ini disampaikan Rafael saat menghadiri Seminar bertajuk “Generasi Muda: Obor Perjuangan, Bukan Api Kerusuhan” dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Gedung Indonesia Menggugat, Kamis (21/5/2026).

Rafael menyebut bahwa kepekaan sosial yang diasah lewat advokasi di lapangan adalah modal utama lahirnya pemimpin masa depan yang berpihak pada rakyat.

Menurut Rafael, kemiskinan yang terjadi di Indonesia hari ini mayoritas bukan disebabkan oleh faktor malasnya masyarakat, melainkan karena faktor struktural yang lahir dari sebuah kebijakan.

“Di Indonesia, masyarakat miskin itu karena soal struktural. Struktur itu bisa karena kebijakan pemerintah, baik lewat APBN maupun APBD. Ketika anggaran yang harusnya untuk kepentingan rakyat banyak malah dipakai untuk urusan lain, di situlah ketimpangan terjadi,” ucap legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga:  Godok Rekomendasi untuk Mendagri, ASDEPSI Gelar Rapat Kerja Strategis di Bandung

Membedakan Kebijakan Kerakyatan dan Kepentingan Oligarki

Rafael meyakini, anak muda yang terbiasa hidup dan mendampingi masyarakat miskin akan memiliki kepekaan politik dan ekonomi yang jauh lebih tajam. Mereka akan mampu menyaring mana program yang benar-benar berpihak pada rakyat kecil dan mana yang ditunggangi kepentingan segelintir elite.

Ia mencontohkan salah satu isu krusial yang tengah hangat diperbincangkan publik saat ini, yaitu proyek cetak sawah di Papua yang digagas atas nama kedaulatan pangan.

Sudut Pandang Kebijakan: Pemerintah ingin mendorong kedaulatan pangan nasional.

Kritik Antropologi dan Lingkungan: Pembangunan skala besar seringkali mengabaikan antropologi wilayah dan berisiko merusak akar budaya lokal.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Minim Koordinasi, DPRD Ingatkan Keputusan Tanpa Komunikasi Bisa Rugikan Publik

“Bagi sebagian kalangan, mengubah wilayah rawa tempat masyarakat adat mencari ikan secara instan menjadi lahan sawah adalah kekeliruan jika tanpa mempelajari sosiologi budaya mereka. Analisis kritis seperti ini yang sekarang banyak disuarakan anak muda, salah satunya dipicu oleh film dokumenter seperti Pesta Babi yang membuka mata publik,” jelas Rafael.

Ia juga mengapresiasi gerakan pemuda di berbagai daerah, seperti di Jawa Tengah hingga Ternate, yang terus konsisten menggelorakan keberpihakan terhadap hak-hak masyarakat lokal atas eksploitasi sumber daya alam.

Jalur Perjuangan Lahirkan Pemimpin Dunia

Lebih lanjut, Rafael berharap para aktivis muda yang hari ini matang di jalur advokasi tidak tabu untuk masuk ke dalam pertarungan politik formal di masa depan. Baginya, sejarah mencatat bahwa para pemimpin besar dunia lahir dari kerasnya proses perjuangan dan advokasi di akar rumput.

Baca Juga:  Anggran RTH Kota Bandung Nol Rupiah, Rafael Situmorang Sebut Bahaya untuk Warga

Ia mencontohkan dua tokoh besar dunia yang berhasil mengubah sejarah lewat konsistensi perjuangannya:

“Banyak pemimpin politik besar yang lahir dari rahim perjuangan dengan segala hambatannya. Nelson Mandela harus dipenjara puluhan tahun demi menghapus politik apartheid di Afrika Selatan. Begitu juga Abraham Lincoln di Amerika yang berjuang melawan arus demi menghapuskan sistem perbudakan.”

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional ini, Rafael berharap generasi muda di Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya terus mengasah sensitivitas sosial mereka. “Mudah-mudahan setelah matang di jalur advokasi dan diasah oleh masalah di masyarakat, mereka bisa memenangkan pertarungan politik dan menjadi pemimpin yang baik bagi bangsa ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Advokasi DPRD Jawa Barat Hari Kebangkitan Nasional Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa Sebenarnya Nazlatan Kasuba? Politisi Muda yang Dituduh Cuekin Gubernur Sherly Saat Rapat

Aplikasi Mentah Dipaksakan, P3I Desak Pansus DPRD Jabar Investigasi Total Kekacauan Masif PCMB 2026

Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta

P3I Bongkar Bobroknya Sistem PCMB 2026 Jabar, Dituding Diskriminatif ke Siswa Miskin

Sengkarut PCMB 2026 Jabar: P3I Laporkan Dugaan Maladministrasi Disdik ke Ombudsman

Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.