Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Minggu, 20 September 2026 15:00 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Minggu, 20 September 2026 14:34 WIB

Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini

Minggu, 20 September 2026 14:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
  • Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
  • Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini
  • Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan
  • Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
  • Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Sebut Advokasi Sosial Jadi Kawah Candradimuka Calon Pemimpin Bangsa

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 10:10 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami akar kemiskinan struktural di Indonesia.

Hal ini disampaikan Rafael saat menghadiri Seminar bertajuk “Generasi Muda: Obor Perjuangan, Bukan Api Kerusuhan” dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Gedung Indonesia Menggugat, Kamis (21/5/2026).

Rafael menyebut bahwa kepekaan sosial yang diasah lewat advokasi di lapangan adalah modal utama lahirnya pemimpin masa depan yang berpihak pada rakyat.

Menurut Rafael, kemiskinan yang terjadi di Indonesia hari ini mayoritas bukan disebabkan oleh faktor malasnya masyarakat, melainkan karena faktor struktural yang lahir dari sebuah kebijakan.

“Di Indonesia, masyarakat miskin itu karena soal struktural. Struktur itu bisa karena kebijakan pemerintah, baik lewat APBN maupun APBD. Ketika anggaran yang harusnya untuk kepentingan rakyat banyak malah dipakai untuk urusan lain, di situlah ketimpangan terjadi,” ucap legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga:  Sekolah Maung Dedi Mulyadi: DPRD Jabar Masih Bingung, Minta Penjelasan Lengkap

Membedakan Kebijakan Kerakyatan dan Kepentingan Oligarki

Rafael meyakini, anak muda yang terbiasa hidup dan mendampingi masyarakat miskin akan memiliki kepekaan politik dan ekonomi yang jauh lebih tajam. Mereka akan mampu menyaring mana program yang benar-benar berpihak pada rakyat kecil dan mana yang ditunggangi kepentingan segelintir elite.

Ia mencontohkan salah satu isu krusial yang tengah hangat diperbincangkan publik saat ini, yaitu proyek cetak sawah di Papua yang digagas atas nama kedaulatan pangan.

Sudut Pandang Kebijakan: Pemerintah ingin mendorong kedaulatan pangan nasional.

Kritik Antropologi dan Lingkungan: Pembangunan skala besar seringkali mengabaikan antropologi wilayah dan berisiko merusak akar budaya lokal.

Baca Juga:  Rafael Situmorang: Posisi Kepolisian Ideal di Bawah Presiden, Tapi Pengawasan Harus Diperkuat

“Bagi sebagian kalangan, mengubah wilayah rawa tempat masyarakat adat mencari ikan secara instan menjadi lahan sawah adalah kekeliruan jika tanpa mempelajari sosiologi budaya mereka. Analisis kritis seperti ini yang sekarang banyak disuarakan anak muda, salah satunya dipicu oleh film dokumenter seperti Pesta Babi yang membuka mata publik,” jelas Rafael.

Ia juga mengapresiasi gerakan pemuda di berbagai daerah, seperti di Jawa Tengah hingga Ternate, yang terus konsisten menggelorakan keberpihakan terhadap hak-hak masyarakat lokal atas eksploitasi sumber daya alam.

Jalur Perjuangan Lahirkan Pemimpin Dunia

Lebih lanjut, Rafael berharap para aktivis muda yang hari ini matang di jalur advokasi tidak tabu untuk masuk ke dalam pertarungan politik formal di masa depan. Baginya, sejarah mencatat bahwa para pemimpin besar dunia lahir dari kerasnya proses perjuangan dan advokasi di akar rumput.

Baca Juga:  DPRD Jabar Siapkan Ranperda Perlindungan Keluarga dari Dampak Era Digital dan Isu Sosial

Ia mencontohkan dua tokoh besar dunia yang berhasil mengubah sejarah lewat konsistensi perjuangannya:

“Banyak pemimpin politik besar yang lahir dari rahim perjuangan dengan segala hambatannya. Nelson Mandela harus dipenjara puluhan tahun demi menghapus politik apartheid di Afrika Selatan. Begitu juga Abraham Lincoln di Amerika yang berjuang melawan arus demi menghapuskan sistem perbudakan.”

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional ini, Rafael berharap generasi muda di Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya terus mengasah sensitivitas sosial mereka. “Mudah-mudahan setelah matang di jalur advokasi dan diasah oleh masalah di masyarakat, mereka bisa memenangkan pertarungan politik dan menjadi pemimpin yang baik bagi bangsa ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Ilustrasi Hujan.

Cek Sebelum Keluar Rumah! Ini Prakiraan Cuaca Bandung dan Kabupaten Bandung Hari Ini

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.