Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Pancasila “Ideologi Hidup”

By Aga GustianaSenin, 1 Juni 2026 13:54 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di bawah langit cerah Plaza Balai Kota Bandung, suasana khidmat menyelimuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berdiri di mimbar utama dengan pesan yang menggugah: Pancasila bukanlah sekadar artefak sejarah atau pajangan di dinding kantor, melainkan napas yang menggerakkan bangsa.

Dalam pidatonya, Farhan menekankan bahwa meskipun 1 Juni 1945 menjadi tonggak resmi lahirnya Pancasila melalui pemikiran Bung Karno, esensi nilai-nilainya sebenarnya telah menyatu dengan DNA peradaban Nusantara jauh sebelum itu.

“Pancasila telah berada dan digali dari akar-akar kehidupan bangsa kita. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini,” ujar Farhan di hadapan para peserta upacara, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:  Titik Pembangunan Jalur dan Halte BRT Bandung, Siap Hadapi Macet 2 Tahun?

Pancasila sebagai Jangkar di Tengah Turbulensi Dunia

Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Farhan menyoroti bagaimana dunia saat ini tengah diuji oleh berbagai ketidakpastian dan konflik. Di tengah arus perubahan sosial yang begitu cepat, ia memposisikan Pancasila bukan hanya sebagai ideologi negara, tetapi sebagai “kompas moral” yang menjaga arah bangsa agar tidak terombang-ambing.

“Pancasila adalah jangkar moral kemanusiaan dalam menghadapi turbulensi global yang berpengaruh besar terhadap nilai dan norma yang kita percayai. Pancasila juga merupakan pedoman abadi bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Bagi Farhan, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab dalam Pancasila harus diwujudkan nyata, tidak hanya dalam kebijakan luar negeri untuk perdamaian dunia, tetapi juga dalam kebijakan lokal yang menyentuh kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Serahkan Sapi Kurban Presiden RI Seberat 1,25 Ton

Keadilan untuk Semua

Wali Kota Bandung ini juga mengingatkan bahwa musuh terbesar dari kemajuan zaman adalah kesenjangan. Ia menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memiliki makna jika tidak dirasakan oleh lapisan masyarakat bawah.

“Kemajuan ekonomi dan kemajuan teknologi harus bisa dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga Kota Bandung,” tambahnya.

Seruan bagi Generasi Muda

Di akhir amanatnya, Farhan mengeluarkan tantangan bagi kaum muda. Ia mendesak agar Pancasila bertransformasi menjadi living ideology. Menurutnya, generasi penerus harus mampu menerjemahkan lima sila tersebut ke dalam tindakan konkret, bukan sekadar menjadikannya jargon atau slogan dalam acara formal.

Baca Juga:  Empat Pejabat Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pramuka Bandung, Kerugian Negara Capai 20 Persen

Upacara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Bandung, pimpinan DPRD, perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga para veteran yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa.

Mengakhiri pidatonya, Farhan membakar semangat patriotisme seluruh peserta:

“Darah Indonesia mengalir di tubuh kita. Pancasila senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah negeriku, jayalah Indonesia,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Muhammad Farhan Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.