bukamata.id – Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Juli 2026 mulai dilakukan pada 20 Juli 2026.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut proses pencairan bansos tahun 2026 menggunakan data terbaru agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kepastian mengenai jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
“Bansos triwulan ke-III sedang kita proses. Kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing. Insya Allah setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan,” ujar Gus Ipul.
Data Penerima Bansos Juli 2026 Diperbarui
Gus Ipul menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam proses tersebut, ditemukan adanya perubahan daftar penerima bansos.
Sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih tetap mendapatkan bantuan karena masih memenuhi kriteria. Namun, ada pula penerima yang tidak lagi masuk daftar karena kondisi ekonominya sudah berubah.
Selain itu, pemerintah juga mencatat adanya penerima baru yang masuk setelah melalui proses verifikasi.
Menurut Kemensos, pembaruan data ini dilakukan agar penyaluran bansos PKH dan BPNT Juli 2026 tidak salah sasaran.
Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026 Secara Online
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT Juli 2026 dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah.
Berikut cara cek bansos 2026 secara online:
1. Cek Bansos Melalui Website Kemensos
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan
2. Cek Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buat akun atau login menggunakan data pribadi
- Masukkan data sesuai KTP dan Kartu Keluarga (KK)
- Lakukan proses verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan swafoto
- Login ke aplikasi
- Pilih menu “Cek Penerima”
- Masukkan data yang diminta
- Sistem akan menampilkan informasi apakah pengguna masuk daftar penerima bansos atau tidak
Jenis Bansos yang Cair Juli 2026
Melalui layanan pengecekan tersebut, masyarakat dapat mengetahui status penerimaan beberapa program bantuan sosial yang masih berjalan, di antaranya:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang masuk kategori miskin dan rentan secara ekonomi.
Syarat Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Penentuan penerima bansos tahun 2026 dilakukan berdasarkan data terbaru dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN menjadi basis data pemerintah untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial.
Adapun sejumlah syarat utama penerima bansos PKH dan BPNT 2026 antara lain:
- Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
- Terdaftar dalam DTSEN
- Masuk kategori keluarga miskin atau rentan
- Termasuk kelompok ekonomi desil 1 hingga desil 4
- Tidak menerima bantuan sosial sejenis secara bersamaan
- Bukan anggota ASN, TNI, maupun Polri
Pemerintah Fokus Salurkan Bansos ke Desil 1-4
Pada tahun 2026, pemerintah melakukan penyesuaian penerima bansos dengan memprioritaskan masyarakat yang berada dalam kelompok ekonomi terbawah.
Kelompok tersebut berada dalam kategori desil 1 sampai desil 4, yakni masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling membutuhkan dukungan pemerintah.
Kebijakan tersebut dilakukan agar bantuan sosial tidak hanya tersalurkan secara luas, tetapi juga memberikan manfaat maksimal bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Dengan dimulainya pencairan bansos PKH dan BPNT Juli 2026, masyarakat penerima manfaat diimbau untuk rutin melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi palsu terkait bansos dan selalu memastikan informasi melalui situs resmi Kemensos.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










