Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli

Sabtu, 4 Juli 2026 21:46 WIB

Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa

Sabtu, 4 Juli 2026 20:41 WIB

Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 19:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli
  • Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa
  • Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia
  • Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?
  • Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
  • Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM
  • Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Risyad Fahlefi dan Patra Dewa Resmi Pimpin GMNI 2025–2028, Janji Satukan Kader dan Teguhkan Trisakti

By Aga GustianaRabu, 30 Juli 2025 11:20 WIB3 Mins Read
Risyad Fahlefi dan Patra Dewa
Risyad Fahlefi dan Patra Dewa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Risyad Fahlefi dan Patra Dewa secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) periode 2025–2028. Penetapan ini dilakukan dalam Kongres XXII GMNI yang berlangsung di Gedung Merdeka, Bandung, pada Rabu (30/7/2025).

Pasangan ini terpilih melalui proses aklamasi, yang dihadiri oleh 85 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) definitif, serta 14 caretaker.

Kongres Penuh Dinamika, Berakhir Damai

Kongres GMNI yang telah dimulai sejak 15 Juli sempat mengalami sejumlah hambatan. Ketegangan sempat memuncak pada 24 Juli, menyebabkan jalannya sidang dihentikan. Rencana untuk melanjutkan kembali pada 27 Juli juga tertunda karena beredarnya ancaman kekerasan terhadap panitia.

Setelah situasi dianggap kondusif, forum kembali digelar dan memfokuskan diri pada pemilihan pimpinan sidang untuk tiga komisi utama: organisasi, politik, dan kaderisasi. Pembahasan arah organisasi berlangsung intens namun produktif, hingga akhirnya menghasilkan keputusan bulat terkait kepemimpinan GMNI ke depan.

Baca Juga:  Kongres GMNI XXII 2025 di Bandung Kembali Tertunda akibat Ancaman Kekerasan

Risyad dan Patra ditetapkan sebagai Ketua Umum dan Sekjen baru tanpa perdebatan. Ketukan palu sebagai tanda pengesahan disambut meriah oleh seluruh kader yang memadati gedung. Teriakan “Merdeka” dan yel-yel “Risyad–Patra” menggema, mempertegas dukungan penuh dari peserta kongres.

Pidato Perdana: Seruan Persatuan dan Arah Progresif

Dalam sambutannya usai terpilih, Risyad Fahlefi menyampaikan bahwa amanah ini bukan kemenangan individu, melainkan representasi kesiapan seluruh kader di Indonesia untuk melangkah bersama membangun organisasi yang lebih kuat.

“Kemenangan ini bukan untuk seseorang atau figur, tetapi menunjukkan seluruh kader se-Indonesia siap satu barisan untuk mewujudkan GMNI yang lebih progresif,” ujar Risyad.

Risyad yang merupakan putra daerah Surabaya sekaligus mantan Presiden BEM Universitas Airlangga ini menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Trisakti Bung Karno secara nyata, bukan sekadar jargon.

Baca Juga:  Terpilih Pimpin GMNI, Risyad dan Patra Siap Satukan Barisan Mahasiswa Nasional

“Kader GMNI harus meneguhkan prinsip Trisakti Bung Karno. Jangan sampai Trisakti hanya berhenti di kerongkongan,” tegasnya.

Risyad juga menyatakan komitmennya untuk menjangkau dan merangkul seluruh elemen organisasi yang belum sempat hadir dalam kongres kali ini. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari cita-cita menjadikan GMNI sebagai rumah besar yang inklusif.

“Kami berkomitmen untuk merangkul DPC dan DPD yang belum bisa menghadiri kongres ini. Sebagai anak ideologis Bung Karno, kita harus gandrung akan persatuan,” jelasnya.

Sekjen Patra Dewa: Kongres Ini Awal Rekonsiliasi

Senada dengan Risyad, Patra Dewa selaku Sekjen terpilih menekankan pentingnya menyudahi konflik internal. Ia mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu dalam satu gerakan ideologis yang solid.

“Ini bukan kemenangan satu pihak, ini adalah awal dari rekonsiliasi nasional GMNI. Mari kita rajut kembali merahnya perjuangan,” ucap Patra.

Baca Juga:  Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

Menurut Patra, GMNI kini berada di titik kritis yang memerlukan penyatuan kekuatan, bukan pertentangan. Ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati GMNI terletak pada nilai-nilai ide dan gotong royong, bukan dominasi kelompok tertentu.

“Kita tidak butuh kemenangan ego, kita butuh kemenangan ide. GMNI harus kembali jadi rumah bersama tak hanya untuk para anak ideologis Bung Karno, melainkan juga untuk seluruh anak bangsa,” tandasnya.

Menuju GMNI yang Lebih Terbuka dan Inklusif

Terpilihnya Risyad dan Patra melalui aklamasi mencerminkan keinginan kuat dari para kader untuk meninggalkan dinamika konflik dan memulai fase baru organisasi. Kongres XXII ini diharapkan menjadi pijakan strategis untuk membawa GMNI kembali ke khitah perjuangannya sebagai organisasi mahasiswa yang berpijak pada nilai-nilai nasionalisme, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

GMNI gmni bandung Kongres GMNI 2025 Patra Dewa Risyad Fahlefi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.