Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Sabtu, 15 Agustus 2026 01:00 WIB
El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 21:22 WIB

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

By Mulki AlbarKamis, 18 Juni 2026 17:48 WIB3 Mins Read
GMNI Bandung gelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (18/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan yang dinilai mendesak untuk segera direspons pemerintah.

Koordinator aksi, Muhammad Rafly Salam, mengatakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari meningkatnya biaya hidup, melemahnya daya beli, sulitnya akses pendidikan yang terjangkau, hingga ketidakpastian ekonomi, menunjukkan adanya persoalan struktural dalam tata kelola kebijakan negara.

“Rakyat saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat. Namun berbagai kebijakan yang diambil pemerintah belum sepenuhnya menjawab kebutuhan mendasar masyarakat,” ujar Rafly saat menyampaikan orasi.

Menurutnya, pemerintah perlu lebih memprioritaskan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan ancaman pengangguran, negara dinilai harus memastikan anggaran digunakan secara efektif untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Sementara itu, Ketua Umum GMNI Cabang Bandung, Halim Mulia, menegaskan anggaran negara semestinya difokuskan pada sektor-sektor strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Anggaran publik semestinya diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, dan penciptaan lapangan kerja. Itu yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Halim.

Dalam aksinya, GMNI membawa enam tuntutan utama. Pertama, menolak perluasan dwifungsi TNI dan Polri serta menjaga prinsip supremasi sipil. Kedua, mendesak pemerintah menjamin ketersediaan dan distribusi BBM subsidi secara merata serta tepat sasaran.

Ketiga, meminta pemerintah memastikan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh masyarakat tanpa terkendala kemampuan ekonomi. Keempat, mendesak pemerintah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Tuntutan kelima berkaitan dengan pengawasan distribusi pangan. Mahasiswa meminta pemerintah menindak praktik penimbunan komoditas strategis dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran guna menekan gejolak harga.

Selain isu ekonomi, GMNI juga menyoroti kondisi demokrasi yang dinilai mengalami kemunduran. Mereka menilai ruang partisipasi publik dalam proses penyusunan kebijakan semakin terbatas, sementara kritik terhadap pemerintah kerap dipandang sebagai ancaman.

“Demokrasi tidak hanya soal pemilu yang berjalan rutin, tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki ruang yang bebas dan bermakna untuk mengawasi serta memengaruhi kebijakan negara,” ujar Halim.

GMNI menilai berbagai persoalan yang terjadi saat ini bukan sekadar persoalan teknis pemerintahan, melainkan berkaitan dengan keberpihakan negara terhadap rakyat. Karena itu, mereka mendesak pemerintah untuk lebih fokus pada kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Mahasiswa menegaskan aksi yang dilakukan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa sebagai elemen masyarakat sipil dalam mengawal jalannya demokrasi serta memastikan kebijakan negara tetap berpihak kepada kepentingan rakyat banyak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung demo DPRD Jabar gmni bandung krisis ekonomi Tuntutan GMNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.