Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Rabu, 3 Juni 2026 22:52 WIB

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Rabu, 3 Juni 2026 21:01 WIB

Juni 2026 Penuh Cuti? Ini 2 Libur Nasional dan Peluang Long Weekend Panjang

Rabu, 3 Juni 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point
  • Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi
  • Juni 2026 Penuh Cuti? Ini 2 Libur Nasional dan Peluang Long Weekend Panjang
  • Persib dalam Dilema, Bek Prancis Layvin Kurzawa Bisa Bertahan atau Hengkang?
  • Viral Pencarian ‘Video Rok Hijau Tosca di Dapur’, Warganet Buru Link Durasi Full
  • Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan
  • Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari
  • Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 3 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Riza Chalid: Jejak Bisnis, Kontroversi, dan Status Buronan Kasus Minyak Pertamina

By Aga GustianaSelasa, 16 September 2025 11:14 WIB3 Mins Read
Riza Chalid
Riza Chalid ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kini masih memburu pengusaha minyak Riza Chalid yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah. Polri memastikan bahwa proses penerbitan red notice terhadap Riza Chalid sedang berjalan.

“Sedang dalam proses,” ujar Sekretaris NCB Interpol Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, saat dikonfirmasi pada Sabtu (13/9/2025).

Untung menambahkan, red notice tersebut akan dikeluarkan langsung dari markas besar Interpol di Lyon, Prancis.
“Kalau sudah terbit, kami kabari ya. Karena Interpol Red Notice diterbitkan dari Markas Besar Interpol di Lyon, Prancis,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa permohonan penerbitan red notice sudah diajukan melalui Divhubinter Polri. Ia menyebut Riza Chalid kini resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Sudah (diajukan permohonan red notice). Kalau terhadap DPO, baik yang MRC maupun JT (tersangka kasus korupsi laptop Kemendikbudristek Jurist Tan), sudah ditetapkan DPO-nya,” kata Anang di Jakarta Selatan, Jumat (12/9).

Baca Juga:  KPK Soroti Rangkap Jabatan, Benturan Kepentingan Picu Kasus Korupsi

Menurutnya, penetapan sebagai DPO merupakan syarat utama untuk mengajukan red notice ke Interpol. “Makanya salah satu prasyarat untuk mengajukan red notice itu kan adanya, di samping pemanggilnya, ada penetapan DPO gitu,” ujarnya.

Aset Disita, Kerugian Negara Rp 285 Triliun

Riza Chalid ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kejagung juga telah menyita sejumlah aset milik pengusaha yang dikenal dengan julukan “The Gasoline Godfather” tersebut.

“Yang jelas, tim penyidik masih tetap bergerak. Tidak hanya mengejar keberadaan yang bersangkutan, tetapi tetap menelusuri aset-aset untuk pemulihan kerugian negara nantinya,” terang Anang.

Dari hasil penyelidikan, Riza bersama putranya, Muhammad Kerry Adrianto, diduga berperan sebagai beneficial owner di beberapa perusahaan yang terafiliasi, termasuk PT Orbit Terminal Merak. Skema tersebut membuat mereka memiliki kendali atas perusahaan meskipun kepemilikan formal tercatat atas nama pihak lain.

Baca Juga:  KPK Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Capai Rp222 Miliar

Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 285 triliun atau sekitar 17,3 miliar dollar AS (kurs Rp 16.500 per dolar). Angka ini menjadikan dugaan korupsi minyak Pertamina 2025 salah satu skandal korupsi terbesar di Indonesia.

Dari 18 tersangka yang sudah ditetapkan, hampir semuanya telah ditahan. Riza Chalid menjadi satu-satunya tersangka yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Jejak Bisnis dan Kontroversi Riza Chalid

Nama Riza Chalid bukanlah hal baru di industri energi Indonesia. Ia pernah mengendalikan Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) di Singapura melalui perusahaannya, Global Energy Resources, yang menjadi pemasok utama minyak bagi Petral. Selain itu, ia juga tercatat sebagai pemilik Gold Manor yang terseret kasus tender impor minyak Zatapi tahun 2008.

Meski lebih dikenal di sektor energi, bisnis Riza cukup beragam—mulai dari ritel fesyen, perkebunan sawit, hingga minuman. Pada 2015, majalah Globe Asia menempatkannya di posisi ke-88 orang terkaya Indonesia dengan kekayaan diperkirakan mencapai 415 juta dollar AS.

Baca Juga:  Bukan Oplosan, Pertamina Akui Tambah Zat Aditif ke Pertamax

Riza Chalid juga sempat ramai diperbincangkan publik karena keterlibatannya dalam beberapa kontroversi. Pada 2015, namanya terseret dalam skandal “Papa Minta Saham” bersama Ketua DPR saat itu, Setya Novanto. Dalam rekaman dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin, Riza diduga ikut membicarakan pembagian saham Freeport kepada sejumlah elite politik.

Tiga tahun berselang, pada 2018, namanya kembali muncul terkait dugaan membantu pelarian Eddy Sindoro, eks petinggi Lippo Group, dari pemeriksaan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, pada Pemilu 2014, ia disebut-sebut menjadi salah satu penyokong dana pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Ia diduga ikut mendanai tabloid kontroversial Obor Rakyat serta pembelian Rumah Polonia yang digunakan sebagai markas pemenangan.

Kini, sosok yang pernah menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di sektor energi tersebut resmi berstatus buron dalam kasus megakorupsi Pertamina 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gasoline Godfather korupsi minyak mentah Pertamina riza chalid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya

Terpopuler
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Link Full Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Jadi Buruan, Waspada Phishing!
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Bikin Heboh TikTok, Link Full Banyak Jebakan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.