Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat

Sabtu, 20 Juni 2026 12:41 WIB
Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Sabtu, 20 Juni 2026 11:16 WIB

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sahroni Muncul Usai Dua Bulan Menghilang, Tuding Pendemo Tak Bayar Pajak

By SusanaMinggu, 2 November 2025 20:22 WIB3 Mins Read
Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
Anggota DPR RI Nonaktif, Ahmad Sahroni. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ahmad Sahroni akhirnya kembali muncul ke hadapan publik setelah dua bulan menghilang pasca insiden penjarahan besar-besaran di rumahnya pada akhir Agustus 2025.

Anggota DPR RI nonaktif itu tampak memberikan pernyataan di depan kediamannya di Jalan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2025). Kemunculannya terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu, Sahroni tampak berbicara dengan nada emosional. Ia mengungkap alasan mengapa baru kembali tampil setelah insiden yang menyeret namanya ke pusaran kontroversi nasional.

“Bapak ibu, kenapa saya baru hadir di pagi hari ini, semua orang membenci saya, semua orang mencari saya. Bapak ibu saya alhamdulillah tidak korupsi, tapi dianggap rumah ini adalah duit rakyat dari hasil pajak,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi psikologisnya setelah rumahnya dijarah hingga hancur total. Sahroni mengaku terpukul ketika mengetahui barang-barang pribadi, bahkan foto keluarga, dibawa kabur oleh massa.

“Saya yakin tuh orang-orang yang teriak itu boro-boro bayar pajak, pasti nunggu sembako juga. Sayang bapak ibu, konteks politik di dalam ruang publik ini, orang yang nggak ngerti kondisinya. Ini karena ditutup sama terpal, omongannya ya Allah Tuhan. Kebayang bapak ibu, foto keluarga pun dicuri, pertanyaannya buat apa coba? Okelah barang lain silakan, ini foto keluarga diambil,” tuturnya dalam video itu.

Baca Juga:  Profil Richard Garcia, WNA Amerika yang Viral Usai Unggah Strategi Hindari Pajak

Kehadiran Sahroni justru memancing reaksi warganet. Banyak komentar menilai ia belum memahami penyebab meluasnya amarah publik yang memicu kerusuhan tersebut.

Sejumlah warganet memberikan kritik pedas melalui akun Instagram @tante.rempong.official, dikutip Minggu (2/11/2025).

“Dari syahroni kita belajar kalau syahroni tidak pernah belajar,” tulis akun @nvi***.

“Bapak tidak belajar ya pak..” tulis akun @den***.

“Ternyata belum sadar salahnya apa, terus malah cari validasi pula hadeh,” tulis @fans***.

“Diem aja udah, Pak… takut ada episode kedua,” komentar akun @slo***.

Kronologi Kerusuhan Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok

Baca Juga:  Menggebu-gebu, Prabowo Subianto Janji Berantas Korupsi sampai ke Akar-Akar

Kerusuhan di kediaman Sahroni terjadi pada 29–30 Agustus 2025. Aksi awalnya berlangsung damai pada hari pertama, Jumat 29 Agustus, di mana warga sekitar hanya melakukan unjuk rasa tanpa tindakan kekerasan.

Namun pada Sabtu 30 Agustus, situasi berubah drastis. Sekitar pukul 16.00 WIB, gerombolan remaja bermotor dari luar wilayah, diduga dari Bahari, Cilincing, hingga Kemayoran, tiba dan memicu aksi anarkis. Mereka melempari rumah dengan batu, menjebol pagar besi, lalu memprovokasi massa lain untuk memasuki rumah.

Gerbang rumah roboh, disusul puluhan hingga ratusan orang menyerbu halaman, garasi, dan bagian dalam rumah dua lantai tersebut.

Video viral memperlihatkan massa menghancurkan mobil Lexus RX 450h+ milik Sahroni, kemudian mendorong sebuah Porsche antik ke jalan lalu merusaknya beramai-ramai.

Penjarahan berlangsung tanpa kendali. Barang-barang rumah tangga, furnitur, elektronik, tas branded, hingga koleksi pribadi Sahroni dijarah. Patung Iron Man raksasa miliknya dilepas bagian-bagiannya dan dibawa kabur oleh massa.

Dokumen penting seperti ijazah, sertifikat tanah, dan SKCK hilang digondol perusuh.

Baca Juga:  Komitmen Dedi Mulyadi Gunakan 100 Persen Pajak Kendaraan Bermotor untuk Pembangunan Jalan

Laporan media menyebut sebagian massa menemukan uang tunai dalam pecahan dolar AS dan dolar Singapura, kemudian membagi-bagikannya di lokasi kejadian.

Rumah Sahroni pun luluh lantak. Hampir semua bagian rusak berat, dari pagar, kaca, furnitur, hingga bagian dalam rumah yang berubah bak bangunan usai bencana. Polisi kemudian memasang garis pembatas di sekitar lokasi.

Kembali Muncul Setelah Dua Bulan Menghilang

Penampilan Sahroni pada 2 November menjadi kemunculan publik pertamanya sejak rumahnya dijarah. Selama dua bulan terakhir, ia memilih diam dari sorotan publik sambil menghadapi proses hukum yang masih berjalan.

Dalam kemunculan itu, Sahroni tidak menyinggung status politik atau perjalanan hukumnya. Ia lebih memilih menyampaikan sisi emosional sebagai penyintas peristiwa perusakan dan penjarahan massal.

Meski begitu, publik menilai kehadiran ini belum cukup untuk meredakan kontroversi. Sebagian warganet berpendapat Sahroni harus lebih memahami sumber kemarahan publik dan fokus memperbaiki hubungan dengan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Sahroni korupsi menghilang muncul ke publik pajak penjarahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.