Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sahroni Muncul Usai Dua Bulan Menghilang, Tuding Pendemo Tak Bayar Pajak

By SusanaMinggu, 2 November 2025 20:22 WIB3 Mins Read
Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
Anggota DPR RI Nonaktif, Ahmad Sahroni. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ahmad Sahroni akhirnya kembali muncul ke hadapan publik setelah dua bulan menghilang pasca insiden penjarahan besar-besaran di rumahnya pada akhir Agustus 2025.

Anggota DPR RI nonaktif itu tampak memberikan pernyataan di depan kediamannya di Jalan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2025). Kemunculannya terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu, Sahroni tampak berbicara dengan nada emosional. Ia mengungkap alasan mengapa baru kembali tampil setelah insiden yang menyeret namanya ke pusaran kontroversi nasional.

“Bapak ibu, kenapa saya baru hadir di pagi hari ini, semua orang membenci saya, semua orang mencari saya. Bapak ibu saya alhamdulillah tidak korupsi, tapi dianggap rumah ini adalah duit rakyat dari hasil pajak,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi psikologisnya setelah rumahnya dijarah hingga hancur total. Sahroni mengaku terpukul ketika mengetahui barang-barang pribadi, bahkan foto keluarga, dibawa kabur oleh massa.

“Saya yakin tuh orang-orang yang teriak itu boro-boro bayar pajak, pasti nunggu sembako juga. Sayang bapak ibu, konteks politik di dalam ruang publik ini, orang yang nggak ngerti kondisinya. Ini karena ditutup sama terpal, omongannya ya Allah Tuhan. Kebayang bapak ibu, foto keluarga pun dicuri, pertanyaannya buat apa coba? Okelah barang lain silakan, ini foto keluarga diambil,” tuturnya dalam video itu.

Baca Juga:  Saling Balas Gimik Medsos, Pengamat Sebut Peluang RK Lebih Besar dari Sahroni di Pilgub DKI

Kehadiran Sahroni justru memancing reaksi warganet. Banyak komentar menilai ia belum memahami penyebab meluasnya amarah publik yang memicu kerusuhan tersebut.

Sejumlah warganet memberikan kritik pedas melalui akun Instagram @tante.rempong.official, dikutip Minggu (2/11/2025).

“Dari syahroni kita belajar kalau syahroni tidak pernah belajar,” tulis akun @nvi***.

“Bapak tidak belajar ya pak..” tulis akun @den***.

“Ternyata belum sadar salahnya apa, terus malah cari validasi pula hadeh,” tulis @fans***.

“Diem aja udah, Pak… takut ada episode kedua,” komentar akun @slo***.

Kronologi Kerusuhan Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok

Kerusuhan di kediaman Sahroni terjadi pada 29–30 Agustus 2025. Aksi awalnya berlangsung damai pada hari pertama, Jumat 29 Agustus, di mana warga sekitar hanya melakukan unjuk rasa tanpa tindakan kekerasan.

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Namun pada Sabtu 30 Agustus, situasi berubah drastis. Sekitar pukul 16.00 WIB, gerombolan remaja bermotor dari luar wilayah, diduga dari Bahari, Cilincing, hingga Kemayoran, tiba dan memicu aksi anarkis. Mereka melempari rumah dengan batu, menjebol pagar besi, lalu memprovokasi massa lain untuk memasuki rumah.

Gerbang rumah roboh, disusul puluhan hingga ratusan orang menyerbu halaman, garasi, dan bagian dalam rumah dua lantai tersebut.

Video viral memperlihatkan massa menghancurkan mobil Lexus RX 450h+ milik Sahroni, kemudian mendorong sebuah Porsche antik ke jalan lalu merusaknya beramai-ramai.

Penjarahan berlangsung tanpa kendali. Barang-barang rumah tangga, furnitur, elektronik, tas branded, hingga koleksi pribadi Sahroni dijarah. Patung Iron Man raksasa miliknya dilepas bagian-bagiannya dan dibawa kabur oleh massa.

Dokumen penting seperti ijazah, sertifikat tanah, dan SKCK hilang digondol perusuh.

Baca Juga:  Tradisi Bukber Ramadhan Diprediksi Dongkrak Penerimaan Pajak Restoran di Kota Cimahi

Laporan media menyebut sebagian massa menemukan uang tunai dalam pecahan dolar AS dan dolar Singapura, kemudian membagi-bagikannya di lokasi kejadian.

Rumah Sahroni pun luluh lantak. Hampir semua bagian rusak berat, dari pagar, kaca, furnitur, hingga bagian dalam rumah yang berubah bak bangunan usai bencana. Polisi kemudian memasang garis pembatas di sekitar lokasi.

Kembali Muncul Setelah Dua Bulan Menghilang

Penampilan Sahroni pada 2 November menjadi kemunculan publik pertamanya sejak rumahnya dijarah. Selama dua bulan terakhir, ia memilih diam dari sorotan publik sambil menghadapi proses hukum yang masih berjalan.

Dalam kemunculan itu, Sahroni tidak menyinggung status politik atau perjalanan hukumnya. Ia lebih memilih menyampaikan sisi emosional sebagai penyintas peristiwa perusakan dan penjarahan massal.

Meski begitu, publik menilai kehadiran ini belum cukup untuk meredakan kontroversi. Sebagian warganet berpendapat Sahroni harus lebih memahami sumber kemarahan publik dan fokus memperbaiki hubungan dengan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Sahroni korupsi pajak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.