bukamata.id – Berburu sarapan enak di Bandung bisa menjadi agenda menarik sebelum memulai aktivitas atau menjelajahi berbagai destinasi wisata. Kota Kembang menawarkan pilihan kuliner pagi yang beragam, mulai dari hidangan tradisional khas Minang dan Melayu hingga bubur hangat serta kopi bergaya street coffee.
Sejumlah tempat makan bahkan menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan karena menawarkan menu yang beragam dengan harga relatif terjangkau. Pengunjung bisa memilih sarapan ringan, makanan berkuah, hingga hidangan berat untuk mengisi tenaga sebelum berkeliling kota.
Menariknya, beberapa tempat sarapan di Bandung juga menghadirkan konsep bersantap yang berbeda. Ada kedai dengan layanan mandiri, tempat makan yang menyediakan menu sejak pagi, hingga kuliner yang dikenal ramai dikunjungi pelanggan.
Jika Anda berencana berlibur ke Bandung, berikut lima rekomendasi tempat sarapan yang bisa masuk daftar wisata kuliner.
1. Kopi Moyan, Sarapan Praktis dengan Konsep Street Coffee
Bagi pencinta kopi dan suasana santai, Kopi Moyan bisa menjadi pilihan untuk memulai pagi di Bandung. Tempat ini dikenal dengan konsep street coffee yang sederhana, termasuk layanan sarapan dengan sistem self-service.
Pengunjung dapat memilih beragam menu sarapan, seperti nasi kuning, bubur, ketan serundeng, hingga bihun goreng bumbu kacang. Pilihan minumannya juga beragam, mulai dari kopi hingga minuman nonkopi.
Salah satu daya tarik Kopi Moyan adalah paket sarapan yang tersedia pada pagi hari. Dengan konsep yang praktis, pengunjung bisa menikmati makanan sebelum melanjutkan aktivitas tanpa harus menghabiskan banyak waktu.
Tempat ini juga tidak menyediakan WiFi, sehingga bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menikmati sarapan tanpa terlalu banyak gangguan digital.
- Lokasi: Jalan Anggrek No. 30, Bandung.
- Jam operasional: Pukul 07.00–17.00 WIB.
- Waktu paket sarapan: Pukul 07.00–09.00 WIB.
- Kisaran harga paket sarapan: Rp20.000–Rp28.000.
2. Bopet Bagindo, Pilihan Sarapan dengan Cita Rasa Minang
Ingin menikmati sarapan dengan menu khas Sumatera Barat? Bopet Bagindo dapat menjadi alternatif bagi pencinta kuliner Minang di Bandung.
Tempat makan ini menawarkan sejumlah hidangan yang cocok disantap pada pagi hari, mulai dari lontong Padang, sate Padang, hingga gorengan tradisional. Pengunjung juga bisa mencoba kerupuk mi dan pisang goreng ketan sebagai pelengkap.
Bagi yang ingin mencicipi minuman khas Minang, tersedia teh talua yang memiliki karakter rasa tersendiri. Aneka kudapan, termasuk salalauak, turut melengkapi pilihan menu yang ditawarkan.
Dengan pilihan makanan yang cukup beragam, pengunjung dapat menyesuaikan pesanan berdasarkan selera, baik untuk sarapan ringan maupun santapan yang lebih mengenyangkan.
- Kisaran harga menu: Mulai dari Rp12.000.
Bopet Bagindo bisa dipertimbangkan bagi wisatawan yang ingin mencoba variasi kuliner daerah tanpa harus menunggu waktu makan siang.
3. Kedai Sinar Asia, Menikmati Sarapan Khas Melayu di Bandung
Kedai Sinar Asia menawarkan pilihan berbeda bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba sajian khas Melayu dan hidangan Asia lainnya. Berlokasi di kawasan Jalan Lombok, kedai ini menyediakan berbagai menu yang dapat dinikmati sejak pagi.
Pilihan makanannya mencakup nasi lemak, bubur Kanton, dimsum buatan sendiri, hingga char kway teow. Pengunjung juga dapat memesan kopi tarik untuk melengkapi pengalaman bersantap.
Selain makanan utama, tersedia aneka gorengan dan camilan dengan harga relatif terjangkau. Pilihan ini cocok bagi pengunjung yang ingin sarapan sederhana atau sekadar menikmati kudapan bersama minuman hangat.
Ada pula hal menarik dari kedai ini. Sebagian keuntungan usaha, disebut sekitar 40 persen, disalurkan kepada yayasan penghafal Al-Qur’an.
- Lokasi: Jalan Lombok, Bandung.
- Jam operasional: Pukul 06.30–17.00 WIB.
- Kisaran harga menu utama: Mulai dari Rp14.000.
- Harga camilan: Mulai dari Rp2.000.
Dengan variasi menu tersebut, Kedai Sinar Asia dapat menjadi salah satu pilihan wisata kuliner pagi bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian berbeda di Bandung.
4. Toko Bubur Dibawah Pohon Rindang (DPR), Favorit Pencinta Bubur
Bagi penggemar bubur, Toko Bubur Dibawah Pohon Rindang atau bubur DPR merupakan salah satu nama yang bisa masuk daftar tujuan kuliner pagi di Bandung.
Tempat makan ini menyajikan bubur bergaya Kanton dengan tekstur lembut, rasa gurih, dan aneka pilihan topping. Sajian hangat tersebut cocok dinikmati saat sarapan, terutama bagi pengunjung yang menyukai hidangan berkuah dengan cita rasa ringan.
Popularitas bubur DPR juga didukung oleh pilihan lokasi yang tersebar di beberapa kawasan Bandung. Cabang utamanya berada di Jalan Taman Cibeunying, sementara cabang lainnya disebut berada di Jalan Brigjen Katamso dan kawasan Pnius Regency.
Bubur DPR memiliki dua rentang waktu operasional, yakni pada pagi hingga menjelang siang dan kembali buka pada sore hari. Karena itu, pengunjung yang tidak sempat datang pagi masih bisa mempertimbangkan kunjungan pada malam hari.
- Lokasi cabang utama: Jalan Taman Cibeunying, Bandung.
- Cabang lainnya: Jalan Brigjen Katamso dan kawasan Pnius Regency.
- Jam operasional: Pukul 06.00–11.00 WIB dan 16.00–22.00 WIB.
- Kisaran harga: Mulai dari Rp17.000.
Tempat ini disebut menyediakan makanan halal. Mengingat popularitasnya, pengunjung sebaiknya datang lebih awal, khususnya saat akhir pekan, untuk mengantisipasi antrean.
5. Sate Khas Abah Asli, Menu Daging untuk Sarapan Mengenyangkan
Jika lebih menyukai makanan berat pada pagi hari, Sate Khas Abah Asli bisa menjadi alternatif saat berburu kuliner di Bandung.
Tempat makan yang berada di kawasan Cibeunying ini menawarkan aneka sate berbahan dasar daging, termasuk sate kambing, sate jando, sate kulit, dan sate sineuret. Salah satu daya tariknya adalah bumbu kacang mede yang menjadi pelengkap sajian.
Daging sate dibakar menggunakan arang sehingga menghasilkan aroma khas. Potongan daging yang tebal juga menjadi salah satu karakter hidangan yang ditawarkan.
Selain sate, pengunjung dapat memilih menu lain, seperti sop dengkul, nasi goreng kambing, dan tongseng sapi. Dengan pilihan tersebut, tempat makan ini tidak hanya cocok bagi pencinta sate, tetapi juga bagi mereka yang ingin menikmati hidangan berbahan dasar daging.
- Lokasi: Kawasan Cibeunying, di sebelah Bubur DPR cabang Cibeunying.
- Jam operasional: Pukul 07.00–23.00 WIB.
- Kisaran harga sate: Mulai dari Rp19.000.
Sate Khas Abah Asli disebut menyediakan menu halal. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati sarapan lebih mengenyangkan sebelum melanjutkan aktivitas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










