Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Selasa, 15 September 2026 18:02 WIB

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Selasa, 15 September 2026 17:05 WIB

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Selasa, 15 September 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Sejarah Kota Bandung: Dari Danau Purba hingga Jadi Kota Kreatif Dunia

By Aga GustianaSabtu, 17 Mei 2025 12:43 WIB4 Mins Read
Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, saksi sejarah Konferensi Asia-Afrika di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bak permata di jantung Jawa Barat, sejarah Kota Bandung mencerminkan transformasi luar biasa dari kawasan alami menjadi pusat budaya, pendidikan, dan teknologi yang berpengaruh di Indonesia. Tidak hanya dikenal sebagai “Paris van Java”, Bandung juga menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang berhasil masuk daftar World Trending Destinations 2024 versi TripAdvisor.

Menelusuri Asal-Usul Kota Bandung

Awal mula Kota Bandung tak lepas dari kondisi geografis dan geologis kawasan Priangan. Menurut banyak ahli, nama “Bandung” berasal dari kata bendung atau dibendung, yang mengacu pada terbentuknya Danau Bandung Purba akibat letusan Gunung Tangkuban Parahu ribuan tahun silam.

Kota ini resmi berdiri pada 25 September 1810, saat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels memindahkan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung dari Dayeuhkolot ke lokasi strategis yang kini menjadi pusat kota. Lokasi tersebut dipilih karena lebih aman dari ancaman banjir dan memiliki posisi strategis di jalur Pos Grote Postweg (Jalan Raya Pos).

Perkembangan Bandung di Masa Kolonial

Memasuki abad ke-19, Bandung mulai berkembang sebagai pusat ekonomi dan perkebunan, terutama untuk komoditas teh, kopi, dan kina. Dibukanya jalur kereta api Batavia–Bandung pada tahun 1884 makin memperkuat posisi Bandung sebagai simpul perdagangan penting di Jawa.

Baca Juga:  Jangan Tunggu Api Membesar, Kesadaran Warga Kunci Pencegahan Kebakaran

Menurut Prof. Dr. T. Bachtiar, M.Sc, ahli geografi dan penulis buku Bandung Purba, perkembangan pesat Bandung saat itu ditopang oleh pembangunan infrastruktur kolonial. “Kolonial Belanda melihat Bandung sebagai tempat ideal untuk membangun kota modern karena iklimnya sejuk dan letaknya strategis di tengah Jawa Barat,” ujar Bachtiar.

Selain itu, Bandung juga menjadi kota pendidikan sejak didirikannya Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) pada tahun 1920. Ini menjadikan Bandung sebagai pionir pendidikan teknik tinggi di Hindia Belanda.

Bandung dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Bandung memiliki peran strategis dalam perjuangan kemerdekaan. Salah satu peristiwa paling heroik terjadi pada 23 Maret 1946, saat warga dan pejuang memutuskan membumihanguskan kotanya dalam peristiwa Bandung Lautan Api untuk menghindari pendudukan kembali oleh Belanda.

“Itu adalah simbol keberanian rakyat Bandung dalam menolak penjajahan. Mereka lebih memilih kehilangan kota daripada kehilangan kedaulatan,” ungkap Dr. Nina Herlina Lubis, M.Hum, sejarawan dari Universitas Padjadjaran.

Baca Juga:  Mau Sebulan, Ema Akui Kota Bandung Masih Darurat Sampah

Tak berhenti di sana, Bandung kembali menjadi sorotan dunia saat menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 18–24 April 1955. Pertemuan bersejarah yang dihadiri oleh pemimpin dari 29 negara ini melahirkan Dasasila Bandung, dasar bagi hubungan internasional negara-negara berkembang, dan menjadi cikal bakal Gerakan Non-Blok.

Bandung Modern: Kota Kreatif dan Pusat Teknologi

Seiring waktu, Bandung tak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga menjelma menjadi kota kreatif dan teknologi. Kota ini menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network untuk kategori desain. Berbagai sektor industri kreatif berkembang pesat—dari fesyen, kuliner, musik, hingga aplikasi digital.

Mengutip situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf.go.id), Bandung masuk dalam peringkat ke-15 dari 25 destinasi tren dunia tahun 2024, menunjukkan daya tariknya secara global.

Dalam jurnal Urban Planning and Cultural Development in Southeast Asia (2022) terbitan Universitas Gadjah Mada, Bandung disebut sebagai “laboratorium kota kreatif” karena keberhasilannya memadukan warisan sejarah dengan inovasi modern di berbagai bidang.

Baca Juga:  4 Dessert Viral di Bandung, Harga Kaki Lima Rasa Bintang 5!

Memahami Bandung, Mencintai Indonesia

Memahami sejarah Kota Bandung bukan sekadar menggali masa lalu, tetapi juga cara untuk merayakan identitas, budaya, dan semangat inovasi kota ini. Dari danau purba hingga Konferensi Asia-Afrika, dari kota garnisun hingga pusat industri kreatif—Bandung adalah cermin perjalanan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman.

Sebagai destinasi yang terus tumbuh, Bandung tetap mempertahankan daya tariknya sebagai kota yang ramah, inovatif, dan kaya sejarah. Dan di balik hiruk-pikuk modernitasnya, kota ini terus mengingatkan kita bahwa masa depan hanya dapat dibangun oleh mereka yang menghargai akar sejarahnya.

Referensi:

  1. Bachtiar, T. (2021). Bandung Purba. Penerbit Mizan.
  2. Lubis, Nina H. (2020). Sejarah Bandung dalam Perjuangan Kemerdekaan. Unpad Press.
  3. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2024). World Trending Destinations 2024. https://kemenparekraf.go.id
  4. TripAdvisor. (2024). World Trending Destinations 2024 Report.
  5. Urban Planning and Cultural Development in Southeast Asia. (2022). UGM Press.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung ITB Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?

Game Free Fire

Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.