Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
The Great Asia Africa 2.0

Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun

Sabtu, 21 Februari 2026 01:00 WIB

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 20 Februari 2026 21:25 WIB
knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Jumat, 20 Februari 2026 21:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
  • Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya
  • Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur
  • Link Video Botol Golda No Sensor Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran
  • Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji
  • Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Dorong Konsolidasi dan Pembinaan di Apartemen Transit Rancaekek

By SusanaSenin, 16 Desember 2024 21:40 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan pembinaan terintegrasi dalam pengelolaan Apartemen Transit Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Hal ini disampaikan saat apel pagi di lingkup UPTD P3JB Provinsi Jabar, Senin (16/12/2024).

“Konsolidasikan internal kita, baik PNS maupun non-PNS, agar disiplin dan kompetensi meningkat, sehingga pembinaan kepada penghuni, terutama yang baru, bisa berjalan optimal,” ujar Herman.

Herman menyoroti perlunya memperhatikan aspek teknis, sosial, dan pelatihan dalam program ini.

Baca Juga:  Guncangan di Pemprov Jabar: Wagub Kecewa, Gubernur Dukung Sekda

Ia mengimbau agar penempatan ruangan disesuaikan dengan kondisi penghuni, seperti lansia dan difabel, yang idealnya ditempatkan di lantai satu atau dua.

“Kita harus ramah terhadap semua penghuni, bukan hanya kepada kepala keluarga, tetapi juga anggota keluarganya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar interaksi antara penghuni lama dan baru dikelola dengan adil dan tanpa pilih kasih, untuk memastikan penghuni baru dapat beradaptasi dengan baik.

Selain itu, Herman juga menyoroti adanya calon penghuni yang sempat menolak pindah meskipun fasilitas telah disediakan.

Baca Juga:  Penguatan Eksistensi BUMDes dan BUMDesma, Upaya Pemprov Jabar Lenyapkan Bank Emok

Ia menyebut, permasalahan ini disebabkan kebiasaan hidup bebas di lingkungan lama yang berbeda dengan aturan tertib di apartemen.

“Masalahnya adalah kebiasaan lama yang sulit ditinggalkan. Di sini, penghuni diharuskan hidup tertib,” ujarnya.

Herman juga menekankan pentingnya pelatihan bagi penghuni baru untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Pelatihan ini disesuaikan dengan minat mereka, seperti bekerja di pabrik, menjadi satpam, atau wirausaha seperti tukang cukur dan pedagang.

Baca Juga:  Genjot Program Citarum Harum, Sekda Herman Bakal Keliling ke 13 Kabupaten Kota di Jabar

“Ini bukan hanya soal menyediakan hunian, tetapi menciptakan pola pemberdayaan masyarakat miskin yang terintegrasi,” katanya.

Ia berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang direplikasi di kabupaten/kota lain di Jabar.

Di akhir sambutannya, Herman mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan peningkatan kapasitas bagi petugas UPTD.

“Pengalaman saja tidak cukup. Kita harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan terkini, terutama di era digital,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Apartemen Transit Rancaekek Herman Suryatman konsolidasi pembinaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji

Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.