Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Rabu, 12 Agustus 2026 16:33 WIB

Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung

Rabu, 12 Agustus 2026 16:07 WIB

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Rabu, 12 Agustus 2026 15:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
  • Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur
  • Kode Redeem FF 12 Agustus 2026 Terbaru, Ada Skin M1887 dan Diamond Gratis!
  • Jadwal PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026: Bentrok Juara, Tanpa Perpanjangan Waktu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Jepang, Bahas Penanganan Gempa Bumi

By Putra JuangSenin, 14 Oktober 2024 18:07 WIB4 Mins Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman melaksanakan kunjungan kerja ke Shizouka Jepang. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman melaksanakan kunjungan kerja ke Shizouka dan mengawal pengiriman mahasiswa untuk kuliah di Shizouka Institute of Science and Technology di Fukuroi Jepang atas beasiswa dari Aiwa Holding.

Hal ini sebagai upaya untuk menindaklanjuti kerja sama sister province atau provinsi kembar antara Provinsi Jabar dengan Perfektur Shizouka – Jepang.

“Hari pertama kunjungan kerja kami langsung ke kampus Shizuoka Institute of Science and Technologi (SIST) untuk bertemu dan diskusi dengan Presiden Direktur Aiwa Holdings, jajaran Departemen Sistem Teknik SIST dan mahasiswa yang dikirim untuk mengikuti beasiswa dimaksud,” ucap Herman di kampus SIST Jepang, Minggu (13/10/2024).

Herman mengatakan, kerja sama sister province ini sudah berlangsung tujuh tahun sejak 2017. Selain bidang pendidikan, yang dikerja samakan adalah bidang ketenagakerjaan, sosial budaya dan pariwisata.

“Kali ini kami menajamkan kerja sama bidang pendidikan melalui pengiriman mahasiswa yang dibiayai beasiswa Aiwa Holdings, pertukaran data dan informasi kebencanaan, serta bidang ketenagakerjaan melalui pelaksanaan job fair,” ungkapnya.

Herman menjelaskan bahwa kunjungan ke kampus SIST ini merupakan bagian dari persiapan sebelum penandatanganan Implementing Arrangement (IA) yang mengatur pelaksanaan Aiwa Holding Scholarship.

Penandatanganannya sendiri akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2024 di Shizuoka. Dokumen tersebut akan ditandatangani oleh Sekda Jabar dengan Presiden Direktur Aiwa Holdings yang akan disaksikan oleh Gubernur Shizuoka, serta perwakilan dari Pemerintah Prefektur Shizuoka.

Implementasi perjanjian ini mencerminkan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak dalam meningkatkan kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam kunjungan ke kampus SIST, Herman bertemu dengan Sdri. Sadida, penerima beasiswa dari Aiwa Holdings yang saat ini tengah menempuh pendidikan Strata 2 di Departemen Sistem Teknik, yang bersangkutan tengah mempelajari struktur bangunan yang ramah bencana.

Herman mengatakan bahwa pendidikan Sadida di Shizouka Institute sangat relevan bagi Jabar yang merupakan provinsi rawan bencana.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh Sadida dapat diaplikasikan di Jawa Barat, khususnya dalam desain struktur bangunan yang tahan gempa, demi kepentingan masyarakat Jawa Barat,” imbuhnya.

“Sadida kita jadikan person in charge (PIC) atau duta Jawa Barat untuk pertukaran data dan informasi kebencanaan dengan Shizouka. Kami juga tengah mengupayakan penambahan mahasiswa yang mengikuti program beasiswa Aiwa Holdings ini,” tambahnya.

Herman juga menegaskan pentingnya kerja sama ini bagi Provinsi Jabar.

“Kerjasama antara kedua provinsi ini akan terus kami kuatkan, khususnya dalam pengiriman mahasiswa dan pegawai untuk mendalami science dan technology, terutama dalam penanganan gempa. Kita ketahui Shizouka merupakan salah satu perfektur yang sangat rawan gempa bumi. Mereka punya pengalaman, serta banyak ahlinya. Kita gali ilmunya dan kita aplikasikan di Jawa Barat,” bebernya.

Sementara itu, Presiden Direktur Aiwa Holdings, Tsuguya Fujii menyatakan kebanggaannya dapat memberikan beasiswa kepada Sadida dan berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan para pemuda Jawa Barat.

“Saya berjanji akan terus membantu, dan dengan sepenuh tenaga akan memfasilitasi lebih banyak beasiswa bagi mahasiswa Jawa Barat ke depan,” ujar Tsuguya Fujii.

Sadida sebagai penerima beasiswa pertama dari Aiwa Holdings, memberikan pernyataan mengenai pengalamannya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan yang luar biasa ini. Menjadi penerima beasiswa Aiwa Holdings telah membuka banyak pintu bagi saya untuk mempelajari ilmu yang sangat relevan dengan kondisi di Jawa Barat, terutama terkait bangunan yang tahan gempa,” tuturnya.

“Saya berharap, dengan ilmu yang saya peroleh di sini, saya dapat berkontribusi bagi pembangunan yang aman bencana di Jawa Barat,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa melalui program ini membuka kesempatan yang luas bagi anak-anak muda di Jawa Barat untuk belajar di luar negeri, khususnya di Jepang, serta mendapatkan pengalaman berharga.

Dalam kesempatan tersebut, Tanigawa, perwakilan dari Shizouka Institute of Science and Technology menekankan kesamaan antara Jepang dan Indonesia yang sama-sama rawan bencana alam.

Dia menyatakan bahwa pihaknya siap menerima lebih banyak mahasiswa dari Jawa Barat untuk belajar di institusi tersebut, serta memperkuat pertukaran pengetahuan, khususnya di bidang teknologi bangunan tahan gempa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gempa bumi Herman Suryatman Jabar Jepang kerja sama sister province Pemprov Jabar Shizuoka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Sumur Perkampungan Kering Total, Ratusan KK di Tasikmalaya Menjerit Krisis Air Bersih

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.