Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat

Minggu, 11 Oktober 2026 15:15 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Minggu, 11 Oktober 2026 14:02 WIB

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Minggu, 11 Oktober 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
  • Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Sakti? 100 Persen Murid SMAN 14 Lampung Lolos PTN, Sekolah Lain Langsung Kena Mental!

By SusanaSelasa, 2 Juni 2026 12:50 WIB5 Mins Read
SMAN 14 Bandar Lampung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia tahun 2026, sebuah kisah dari Lampung mencuri perhatian publik pendidikan nasional.

Sebuah sekolah negeri di Kota Bandar Lampung berhasil mencatatkan capaian yang tidak biasa: 284 siswa kelas XII lolos 100 persen ke PTN melalui berbagai jalur seleksi nasional.

Namun di balik angka yang terlihat sempurna itu, tersimpan cerita yang jauh lebih dalam daripada sekadar statistik kelulusan.

Ini bukan hanya soal siswa yang cerdas.

Ini adalah soal sistem yang dirancang untuk memastikan tidak ada satu pun siswa yang tertinggal tanpa arah masa depan.

284 Siswa, Satu Tujuan: Tidak Ada yang Pulang Tanpa Masa Depan

“Di sekolah ini, mereka tidak sibuk mencari siswa terbaik. Mereka sibuk memastikan tidak ada satu pun yang pulang tanpa tujuan.”

Kalimat itu ramai dibicarakan di media sosial, dikutip dari akun Instagram @mental_juara.id, Selasa (2/6/2026), dan menggambarkan filosofi pendidikan yang diterapkan di SMAN 14 Bandar Lampung.

Sebanyak 284 siswa kelas XII berhasil menembus perguruan tinggi negeri pada 2026. Capaian itu bukan hanya angka kelulusan, tetapi juga simbol dari perubahan cara sekolah memandang masa depan siswanya.

Tidak ada yang dibiarkan tanpa rencana. Tidak ada yang dibiarkan berjalan tanpa arah.

Semua siswa dipetakan sejak awal.

Titik Balik Dimulai dari Kepemimpinan Baru

Perubahan besar itu dimulai pada Februari 2025, ketika Hendra Putra, S.Pd., M.Pd resmi dilantik sebagai Kepala SMAN 14 Bandar Lampung.

Di awal masa jabatannya, ia membawa satu gagasan sederhana namun kuat:
SMA bukan tujuan akhir, melainkan jembatan menuju masa depan.

Dalam waktu hanya sekitar 15 bulan, gagasan itu diubah menjadi sistem nyata yang diterapkan ke seluruh siswa.

Dari kelas X, seluruh siswa sudah tidak lagi dibiarkan tanpa arah.

Mereka dipetakan secara akademik dan minat.

  • Siapa yang berpotensi SNBP mulai diarahkan sejak awal
  • Siapa yang cocok SNBT dibina dengan pola latihan berbasis tes
  • Siapa yang lebih cocok jalur keagamaan atau vokasi juga dipandu sejak dini

Tidak ada siswa yang “mengalir begitu saja”. Semua punya peta jalan.

Sistem Pendidikan yang Ketat, Terstruktur, dan Tanpa Ruang Menyerah

Memasuki kelas XII, pendekatan sekolah berubah total.

Pelajaran reguler mulai dikurangi secara bertahap dan digantikan dengan sistem persiapan masuk PTN yang lebih intensif.

Sekolah berubah menjadi ruang latihan besar.

  • Simulasi UTBK dilakukan hingga lima kali
  • Analisis kelemahan dilakukan per siswa
  • Pendampingan akademik dilakukan secara personal
  • Bimbingan difokuskan pada strategi lolos PTN

Di fase ini, siswa tidak hanya diajarkan materi, tetapi juga cara berpikir, manajemen waktu, hingga strategi memilih jurusan.

Bagi sekolah, tidak ada istilah “tidak bisa”.

Yang ada hanya “belum menemukan cara yang tepat”.

Hasil Akhir: 100 Persen Lolos PTN dari Berbagai Jalur

Hasilnya terlihat jelas pada Mei 2026.

Sebanyak 284 siswa dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Rinciannya cukup mencerminkan keberagaman strategi yang diterapkan:

  • 153 siswa melalui jalur SPAN-PTKIN
  • 70 siswa melalui SNBP
  • 54 siswa melalui SNBT
  • 7 siswa melalui jalur prestasi kedinasan dan Poltekkes

Artinya, setiap siswa memiliki jalur keberhasilan masing-masing, tanpa ada yang tertinggal.

Tahun sebelumnya, tingkat kelulusan PTN sekolah ini berada di angka 89 persen. Namun pada 2026, angka itu melonjak menjadi 100 persen.

Profil SMAN 14 Bandar Lampung: Dari Sekolah Biasa Menuju Sekolah Unggulan

SMAN 14 Bandar Lampung memiliki perjalanan panjang sejak berdiri pada awal 2000-an.

Sekolah ini didirikan berdasarkan izin operasional Pemerintah Kota Bandar Lampung pada 2003. Pembangunannya dimulai pada 15 September 2003 dan diresmikan pada akhir tahun yang sama.

Awalnya, sekolah ini hanya memiliki fasilitas sederhana:
3 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, dan beberapa fasilitas dasar lainnya.

Namun seiring waktu, perkembangan sekolah terus berjalan pesat. Kini SMAN 14 Bandar Lampung memiliki sekitar 30 ruang kelas, laboratorium, ruang multimedia, hingga sarana ibadah yang dibangun melalui swadaya dan dukungan masyarakat sekolah.

Dari sisi kurikulum, sekolah ini telah mengalami banyak transformasi:

  • Kurikulum 1994
  • KBK 2004
  • Kurikulum 2013
  • Kurikulum Merdeka (sejak 2022)

Sekolah ini juga pernah menjadi Sekolah Penggerak Angkatan III (2023–2025) dan pada 2025 ditetapkan sebagai SMA Unggulan Provinsi Lampung.

Tren Nasional: Persaingan Masuk PTN Semakin Ketat

Keberhasilan SMAN 14 terjadi di tengah ketatnya persaingan masuk PTN secara nasional.

Pada SNBP 2026 saja, tercatat lebih dari 806 ribu siswa di seluruh Indonesia bersaing memperebutkan sekitar 189 ribu kursi PTN.

Artinya, tingkat kelulusan nasional hanya berkisar sekitar 20–30 persen tergantung jalur seleksi.

Dengan latar belakang itu, capaian 100 persen kelulusan di satu sekolah menjadi fenomena yang sangat jarang terjadi.

Suara Siswa: Diajarkan Sejak Awal untuk Tidak Bingung Masa Depan

Salah satu siswa kelas XI, Afwan, mengaku sudah mendapatkan arah sejak awal masuk sekolah.

“Dari kelas XI sudah diarahkan mau ke jurusan apa dan potensi kita di mana,” ujarnya.

Sistem ini membuat siswa tidak hanya fokus belajar, tetapi juga mulai merancang masa depan sejak dini.

Respons Warganet: Antara Kagum dan Tersentuh

Kisah ini juga viral di media sosial dan memunculkan banyak komentar positif.

Akun @eli*** menulis:

“Guru cerdas bisa mengatur arah belajar murid. Dia susun rencana & evaluasi hasil.”

Akun @mrz*** menambahkan:

“Keren banget, merinding. Maju terus pak Kepsek sampai jadi menteri pendidikan.”

Sementara akun @din*** menyampaikan:

“Baru lihat sekolah biasa tapi ternyata sedahsyat ini. Bangga Indonesia masih punya orang hebat.”

Lebih dari Sekadar Kelulusan, Ini Soal Sistem Pendidikan

Capaian SMAN 14 Bandar Lampung membuka diskusi lebih luas tentang arah pendidikan di Indonesia.

Apakah keberhasilan siswa hanya soal kecerdasan individu, atau justru hasil dari sistem yang terstruktur dan konsisten?

Di tengah kompetisi PTN yang semakin ketat, sekolah ini menunjukkan satu hal penting:
bahwa pendidikan bukan hanya soal siapa yang pintar, tetapi siapa yang dipersiapkan dengan benar.

Dan dari Lampung, sebuah pesan sederhana muncul ke seluruh Indonesia:

Tidak ada siswa yang gagal, jika sistemnya tidak membiarkan mereka menyerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.