Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selama 6 Bulan Menjabat, Prabowo Baru Sadar Komunikasi Pemerintah Kurang

By Putra JuangSelasa, 8 April 2025 22:50 WIB2 Mins Read
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah enam bulan berjalan dalam memerintah bersama Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengakui secara terbuka adanya kendala komunikasi dari pemerintahannya.

Selama masa itu, Prabowo menyadari bahwa kurangnya komunikasi pemerintah dalam memberikan keterangan yang berlaku.

“Saya kemarin saya sadar beberapa minggu lalu sudah mulai sadar bahwa komunikasi dari pemerintah yang saya pimpin memang agak kurang dan itu adalah tanggung jawab saya,” ucap Prabowo saat Sarasehan Ekonomi di Jakarta, dikutip laman NU Online pada Selasa (8/4/2025).

Prabowo menjelaskan alasan mengapa selama ini komunikasi terkesan macet. Dia beranggapan bahwa filosofi hidupnya yang menganut evidance based performance (kinerja berbasis bukti).

“Jadi saya enggan bicara tanpa bukti nyata itu sifat saya jadi saya harus selalu minta dinilai oleh hasil yang saya lakukan, prestasi yang saya lakukan,” ujarnya.

Akibat tidak mau terlalu banyak komunikasi, Prabowo mengungkapkan istilah omon-omon atau banyak lahir hingga akhirnya omon-omon jadi populer dipakai di seluruh Indonesia.

“Saya nggak suka hanya omon-omon terus terang saja. Jadi, saya pikir oke, begitu saya ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU saya kumpulkan tim kecil dan mulai bekerja, lima bulan kita kerja terus tanpa diliput media,” katanya.

Prabowo juga mengatakan kegusarannya terhadap media massa yang dinilai mempersulit pekerjaan pemerintah. Dia beranggapan bahwa media-media ingin bukti seketika padahal tidak ada manajemen suatu usaha dalam manajemen suatu organisasi dari manajemen suatu proyek tidak bisa seketika.

“Yang bisa seketika itu hanya Nabi Musa yang punya tongkat, kita manusia tidak bisa seketika. Semuanya itu perencanaan, perencanaan yang matang, perencanaan dasarnya adalah pengumpulan data yang benar, sesudah perencanaan mencari awak, mencari orang untuk melaksanakan perencanaan itu, rencana terbaik, gagasan terbaik tanpa awak yang bisa melaksanakan tidak akan berhasil, sesudah itu baru mulai,” terangnya.

“Sesudah pelaksanaan baru lihat hasil, ini adalah fenomena hidup nggak bisa kita pandang pohon kita minta buahnya turun lusa, tidak mungkin ini melawan hukum alam,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabinet Merah Putih komunikasi pemerintah Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.