Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selama 6 Bulan Menjabat, Prabowo Baru Sadar Komunikasi Pemerintah Kurang

By Putra JuangSelasa, 8 April 2025 22:50 WIB2 Mins Read
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah enam bulan berjalan dalam memerintah bersama Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengakui secara terbuka adanya kendala komunikasi dari pemerintahannya.

Selama masa itu, Prabowo menyadari bahwa kurangnya komunikasi pemerintah dalam memberikan keterangan yang berlaku.

“Saya kemarin saya sadar beberapa minggu lalu sudah mulai sadar bahwa komunikasi dari pemerintah yang saya pimpin memang agak kurang dan itu adalah tanggung jawab saya,” ucap Prabowo saat Sarasehan Ekonomi di Jakarta, dikutip laman NU Online pada Selasa (8/4/2025).

Prabowo menjelaskan alasan mengapa selama ini komunikasi terkesan macet. Dia beranggapan bahwa filosofi hidupnya yang menganut evidance based performance (kinerja berbasis bukti).

Baca Juga:  Kabar Gembira! Honorer dan Non ASN Dapat Gaji ke-13 Tahun 2026

“Jadi saya enggan bicara tanpa bukti nyata itu sifat saya jadi saya harus selalu minta dinilai oleh hasil yang saya lakukan, prestasi yang saya lakukan,” ujarnya.

Akibat tidak mau terlalu banyak komunikasi, Prabowo mengungkapkan istilah omon-omon atau banyak lahir hingga akhirnya omon-omon jadi populer dipakai di seluruh Indonesia.

“Saya nggak suka hanya omon-omon terus terang saja. Jadi, saya pikir oke, begitu saya ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU saya kumpulkan tim kecil dan mulai bekerja, lima bulan kita kerja terus tanpa diliput media,” katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Gelar Sidang Isbat 1 Ramadhan 2025 pada 28 Februari

Prabowo juga mengatakan kegusarannya terhadap media massa yang dinilai mempersulit pekerjaan pemerintah. Dia beranggapan bahwa media-media ingin bukti seketika padahal tidak ada manajemen suatu usaha dalam manajemen suatu organisasi dari manajemen suatu proyek tidak bisa seketika.

“Yang bisa seketika itu hanya Nabi Musa yang punya tongkat, kita manusia tidak bisa seketika. Semuanya itu perencanaan, perencanaan yang matang, perencanaan dasarnya adalah pengumpulan data yang benar, sesudah perencanaan mencari awak, mencari orang untuk melaksanakan perencanaan itu, rencana terbaik, gagasan terbaik tanpa awak yang bisa melaksanakan tidak akan berhasil, sesudah itu baru mulai,” terangnya.

Baca Juga:  Jejak Karier Politik Dedi Mulyadi dan Pesan Tegas Prabowo: 'Jangan Brengsek'

“Sesudah pelaksanaan baru lihat hasil, ini adalah fenomena hidup nggak bisa kita pandang pohon kita minta buahnya turun lusa, tidak mungkin ini melawan hukum alam,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabinet Merah Putih pemerintah Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.