Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar

Minggu, 27 September 2026 12:05 WIB

Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 11:23 WIB

Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental

Minggu, 27 September 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
  • Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta
  • Kisah Pahit Manis Rahmat Erwin: Dulu Kurang Diperhatikan, Kini Jadi Pahlawan Emas Indonesia
  • Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!
  • Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Sempat Dipenjara karena Kontroversi, Ustaz Yahya Waloni Wafat saat Khotbah Iduladha

By SusanaMinggu, 8 Juni 2025 09:00 WIB3 Mins Read
Ustaz Yahya Waloni sedang berdakwah dalam sebuah acara keagamaan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ustaz Muhammad Yahya Waloni, seorang pendakwah yang dikenal luas sebagai mualaf dan tokoh dakwah kontroversial, wafat ketika menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Darul Falah, Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian tersebut terjadi tepat pada Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Jumat (6/6/2025).

Peristiwa ini sontak menyedot perhatian publik. Kabar wafatnya Ustaz Yahya menyebar cepat melalui media sosial dan menjadi sorotan di berbagai platform berita nasional.

Profil Singkat Ustaz Muhammad Yahya Waloni

Lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 30 November 1970, pria bernama asli Yahya Yopie Waloni ini memulai kehidupannya sebagai seorang pemeluk Kristen.

Ia mengenyam pendidikan teologi dan berhasil meraih gelar doktor dari Institut Theologia Oikumene Imanuel Manado pada tahun 2004.

Sebelum masuk Islam, Yahya Waloni aktif dalam dunia pendidikan agama Kristen. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong, Papua Barat, dan Rektor Sekolah Tinggi Teologi Eben-Haezer di Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Ucapan Ogah Poligami Habib Bahar Diuji oleh Pengakuan Helwa Bachmid

Perjalanan Spiritual Menuju Islam

Transformasi hidupnya terjadi setelah melewati perjalanan spiritual yang mendalam. Pada 11 Oktober 2006, Yahya resmi menjadi mualaf bersama istrinya, Lusiana, yang kemudian berganti nama menjadi Mutmainnah. Proses pengucapan syahadat mereka berlangsung di Tolitoli, Sulawesi Tengah, dibimbing oleh Ustaz Komarudin Sofa dari Nahdlatul Ulama.

Sejak itu, nama beliau berubah menjadi Muhammad Yahya Waloni dan aktif berdakwah menyampaikan ajaran Islam. Mereka dikaruniai tiga orang anak yang tumbuh dalam suasana religius hasil hijrah kedua orang tuanya.

Dakwah Penuh Semangat dan Kontroversi

Setelah masuk Islam, Ustaz Yahya aktif berdakwah ke berbagai wilayah Indonesia. Ia kerap membagikan kisah hijrahnya dari Kristen ke Islam sebagai bentuk syiar dan edukasi spiritual.

Namun, gaya dakwahnya tidak jarang menuai kritik. Beberapa ceramahnya dinilai menyinggung keyakinan agama lain. Pada tahun 2022, ia sempat mendekam di penjara selama lima bulan karena kasus ujaran kebencian dan penodaan agama.

Baca Juga:  Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan

Meski demikian, setelah keluar dari tahanan, Yahya menyatakan telah bertobat dan mengubah pendekatannya dalam berdakwah menjadi lebih inklusif dan damai. Ia tetap melanjutkan misinya sebagai pendakwah hingga akhir hayatnya.

Wafat Saat Menyampaikan Khotbah Jumat Iduladha

Pada Jumat, 6 Juni 2025, Ustaz Yahya dijadwalkan menjadi khatib salat Jumat di Masjid Darul Falah, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar. Sebelumnya, ia turut menyaksikan penyembelihan hewan kurban sebagai bagian dari perayaan Iduladha.

Di hadapan ratusan jemaah, Ustaz Yahya menyampaikan khotbah bertema keikhlasan Nabi Ibrahim dan pentingnya tauhid dalam kehidupan. Namun, setelah menyelesaikan bagian pertama khotbah, ia tiba-tiba jatuh dari mimbar sebelum sempat melanjutkan khotbah kedua.

Jemaah yang hadir segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, tim medis menyatakan bahwa beliau telah meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Duka dan Doa Mengalir dari Berbagai Kalangan

Baca Juga:  Perjalanan Hidup Ridwan Kamil: Karier Gemilang Hingga Kandas Terseret Drama Wanita

Kepergian Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak kalangan, terutama para jemaah dan pengikut setianya. Meski dikenal dengan gaya dakwah yang keras, banyak yang mengenang beliau sebagai pribadi yang berani berubah dan berjuang meniti jalan hijrah.

Ucapan belasungkawa dan doa pun membanjiri media sosial. Banyak tokoh agama dan publik figur turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

Pesan yang Tersisa dari Sosok Ustaz Yahya

Wafatnya Ustaz Yahya Waloni di atas mimbar mengingatkan kita akan pentingnya keikhlasan dan pengabdian dalam hidup. Dalam berbagai ceramahnya, ia kerap menyampaikan pesan tentang pentingnya tauhid dan istiqamah dalam menjalani ajaran Islam.

Momentum ini menjadi refleksi bagi umat Islam untuk memperdalam spiritualitas dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai jalan dialog, bukan konflik. Wafat saat berdakwah di hari besar Islam seperti Iduladha tentu memiliki makna tersendiri bagi umat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kontroversi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar

Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta

Bansos

Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!

Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis

3 Tempat Nongkrong Hits di Cianjur Terbaru 2026, Menu Lezat Harga Mulai Belasan Ribu!

Spot kuliner malam di Bandung

Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.