Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan

Selasa, 16 Juni 2026 20:00 WIB

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Selasa, 16 Juni 2026 19:49 WIB
Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Selasa, 16 Juni 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
  • Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I
  • Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui
  • Persib dan Persija Saling Sikut? Bek Juara Liga India Rp3,48 Miliar Jadi Rebutan
  • Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sering Macet, Dishub Jabar Sebut 87 Persen Kendaraan Pribadi Penuhi Kota Bandung

By Fahlevi MercedesKamis, 12 Oktober 2023 14:22 WIB2 Mins Read
Kepadatan Kendaraan di Ruas Jalan M Toha Barat. (ATCS Dishub Kota Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, A Koswara menyatakan, kinerja jalan dan banyaknya angka kendaraan pribadi menjadi dua indikator yang menyebabkan kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Bandung Raya.

Koswara mengatakan, saat ini kinerja jalan di Bandung Raya rata-rata visi rasio mencapai 40 persen. Dengan angka rasio tersebut akan terjadi kemacetan bila terjadi sedikit gangguan di jalan.

“Ini diproyeksikan sampai dengan tahun 2035, apabila tidak dilakukan perubahan-perubahan itu bisa sampai 100 persen visi rasionya. Artinya itu stuck merah semua,” ujarnya pada Kamis (12/10/2023).

Ia juga melanjutkan, beberapa tahun lalu Bank Dunia mengarahkan Bandung Raya harus sudah melakukan intervensi perubahan moda transportasi.

Baca Juga:  10 Kampus Swasta Terbaik di Bandung 2024: Pilihan Tepat untuk Masa Depan Gemilang

“Maka program perencanaan sudah cukup panjang, kalau tidak dilakukan intervensi dari angkutan massal akan sangat susah membangun jalan di Kota Bandung. Maka harus dirubah menjadi angkutan massal,” ujarnya.

Baca Juga:  Bojan Hodak Ingin Persib Permanenkan Adam Alis

Adapun terkait layanan atau sering disebut moda share angkutan umum. Koswara mengatakan, saat ini layanan angkutan umum di Bandung Raya baru mencapai 13 persen.

“Kalau 13 persen maka 87 persennya itu angkutan pribadi yang ada di dalam pergerakan Kota Bandung sebanyak 16 juta,” ujarnya.

Baca Juga:  Diburu Wisatawan, Ini Empat Rekomendasi Kuliner Viral di Bandung

Ia juga menambahkan, 62-70 persen dari angka 87 persen angkutan pribadi tersebut roda dua.

“Potensi perubahan berkendara dari angkutan pribadi ke angkutan umum itu harusnya bisa menyasar dari pengendara roda dua. Jadi kalau diserap menjadi angkutan umum maka akan kurang lebih beralih 60 persen,” ujar koswara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Dishub Jabar kemacetan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.