Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sidang Isbat 17 Februari 2026 Jadi Penentu, Puasa Ramadhan Mulai 18 atau 19 Februari?

By SusanaJumat, 6 Februari 2026 18:08 WIB3 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sidang isbat kembali menjadi perhatian utama umat Islam di Indonesia.

Penetapan awal Ramadhan melalui sidang isbat dinilai sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan ibadah puasa hingga penentuan Hari Raya Idul Fitri.

Sidang isbat memiliki peran penting sebagai forum pengambilan keputusan bersama, mengingat Indonesia memiliki beragam organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dengan metode dan pandangan berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah. Tak heran jika publik mulai bertanya-tanya, awal puasa Ramadhan 2026 jatuh pada 18 Februari atau 19 Februari.

Jawaban atas pertanyaan tersebut akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada 17 Februari 2026 saat waktu Magrib.

Apa Itu Sidang Isbat?

Secara definisi, sidang isbat merupakan forum resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah, termasuk Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Tujuan utama sidang isbat adalah memberikan kepastian hukum dan keagamaan bagi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat. Sidang isbat pertama kali dilaksanakan pada tahun 1962 dan hingga kini terus menjadi rujukan nasional dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Dalam pelaksanaannya, sidang isbat diawali dengan pemaparan hasil kajian para ahli falak dan ulama, dilanjutkan dengan pandangan Ormas Islam, sebelum akhirnya pemerintah mengumumkan keputusan resmi kepada masyarakat.

Metode Penentuan Awal Ramadhan

Penentuan awal Ramadhan dalam sidang isbat mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu hisab, rukyat, dan rukyatul hilal.

Hilal merupakan fase bulan sabit muda pertama yang muncul setelah terjadinya ijtimak atau konjungsi (bulan baru). Hilal diamati di ufuk barat saat matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah.

Metode rukyat adalah pengamatan langsung hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu seperti teropong. Sementara itu, hisab merupakan metode perhitungan matematis berbasis ilmu falak atau astronomi yang menghitung posisi bulan dan matahari secara akurat.

Berbeda dengan rukyat, metode hisab tidak bergantung pada kondisi cuaca dan dapat dilakukan menggunakan perhitungan serta perangkat lunak astronomi.

Kriteria Hilal Penentu Awal Bulan Hijriah

Sejak 2016, Indonesia menggunakan kriteria yang disepakati dalam forum MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Kriteria tersebut menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi bulan-matahari minimal 6,4 derajat.

Pengamatan hilal dilakukan pada hari ke-29 menjelang matahari terbenam. Jika hilal terlihat, maka ditetapkan masuk bulan baru.

Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari atau disebut istikmal.

Perbedaan metode dalam penentuan awal bulan Hijriah kerap menjadi dinamika di tengah masyarakat. Meski demikian, keberadaan sidang isbat menjadi ruang dialog yang memadukan pendekatan keagamaan dan ilmu pengetahuan, sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga keselarasan ibadah umat Islam di tengah keberagaman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

awal Ramadhan 2026 penentuan awal puasa puasa Ramadhan 2026 ramadhan 1447 hijriah Sidang Isbat 2026 sidang isbat kemenag
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.