Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU 2026 Rp900 Ribu Bakal Diterima Sekaligus, Siapa Saja yang Berhak?

Senin, 5 Oktober 2026 13:41 WIB

Wali Kota Buka Suara soal Polemik Harga Sewa dan Penyegelan Kios Pasar Ciroyom

Senin, 5 Oktober 2026 13:21 WIB

Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam

Senin, 5 Oktober 2026 12:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BSU 2026 Rp900 Ribu Bakal Diterima Sekaligus, Siapa Saja yang Berhak?
  • Wali Kota Buka Suara soal Polemik Harga Sewa dan Penyegelan Kios Pasar Ciroyom
  • Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP
  • Teja Paku Alam Dukung Penuh Timnas Indonesia, Singgung Beratnya Lawan Thailand
  • Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung
  • Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu
  • Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sidang Isbat 17 Februari 2026 Jadi Penentu, Puasa Ramadhan Mulai 18 atau 19 Februari?

By SusanaJumat, 6 Februari 2026 18:08 WIB3 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sidang isbat kembali menjadi perhatian utama umat Islam di Indonesia.

Penetapan awal Ramadhan melalui sidang isbat dinilai sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan ibadah puasa hingga penentuan Hari Raya Idul Fitri.

Sidang isbat memiliki peran penting sebagai forum pengambilan keputusan bersama, mengingat Indonesia memiliki beragam organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dengan metode dan pandangan berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah. Tak heran jika publik mulai bertanya-tanya, awal puasa Ramadhan 2026 jatuh pada 18 Februari atau 19 Februari.

Jawaban atas pertanyaan tersebut akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada 17 Februari 2026 saat waktu Magrib.

Apa Itu Sidang Isbat?

Baca Juga:  Cek Jadwalnya! Begini Prakiraan Awal Puasa Ramadan 2026 Menurut Hasil Hisab dan Analisis BRIN

Secara definisi, sidang isbat merupakan forum resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah, termasuk Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Tujuan utama sidang isbat adalah memberikan kepastian hukum dan keagamaan bagi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat. Sidang isbat pertama kali dilaksanakan pada tahun 1962 dan hingga kini terus menjadi rujukan nasional dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Dalam pelaksanaannya, sidang isbat diawali dengan pemaparan hasil kajian para ahli falak dan ulama, dilanjutkan dengan pandangan Ormas Islam, sebelum akhirnya pemerintah mengumumkan keputusan resmi kepada masyarakat.

Metode Penentuan Awal Ramadhan

Baca Juga:  Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Prediksi Awal Ramadhan 1447 H di Indonesia

Penentuan awal Ramadhan dalam sidang isbat mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu hisab, rukyat, dan rukyatul hilal.

Hilal merupakan fase bulan sabit muda pertama yang muncul setelah terjadinya ijtimak atau konjungsi (bulan baru). Hilal diamati di ufuk barat saat matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah.

Metode rukyat adalah pengamatan langsung hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu seperti teropong. Sementara itu, hisab merupakan metode perhitungan matematis berbasis ilmu falak atau astronomi yang menghitung posisi bulan dan matahari secara akurat.

Berbeda dengan rukyat, metode hisab tidak bergantung pada kondisi cuaca dan dapat dilakukan menggunakan perhitungan serta perangkat lunak astronomi.

Kriteria Hilal Penentu Awal Bulan Hijriah

Baca Juga:  Kapan Lebaran 2026? Jawabannya Ditentukan di Sidang Isbat 19 Maret

Sejak 2016, Indonesia menggunakan kriteria yang disepakati dalam forum MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Kriteria tersebut menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi bulan-matahari minimal 6,4 derajat.

Pengamatan hilal dilakukan pada hari ke-29 menjelang matahari terbenam. Jika hilal terlihat, maka ditetapkan masuk bulan baru.

Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari atau disebut istikmal.

Perbedaan metode dalam penentuan awal bulan Hijriah kerap menjadi dinamika di tengah masyarakat. Meski demikian, keberadaan sidang isbat menjadi ruang dialog yang memadukan pendekatan keagamaan dan ilmu pengetahuan, sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga keselarasan ibadah umat Islam di tengah keberagaman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU 2026 Rp900 Ribu Bakal Diterima Sekaligus, Siapa Saja yang Berhak?

Wali Kota Buka Suara soal Polemik Harga Sewa dan Penyegelan Kios Pasar Ciroyom

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP

Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung

Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu

Sungai Cikapundung

Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.