bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Jawa Barat, meningkatkan pengawasan setelah kabel traffic light di sejumlah titik dicuri hingga menyebabkan lampu lalu lintas tidak berfungsi dan mengganggu arus kendaraan.
Pelaku pencurian kabel traffic light tersebut telah ditangkap polisi. Untuk mencegah kejadian serupa, Dishub Kota Bandung akan memperkuat pengawasan bersama instansi terkait.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pengawasan akan dilakukan melalui patroli, terutama di sejumlah lokasi yang belum terjangkau kamera pengawas. Ke depan, traffic light di sejumlah titik juga akan dilengkapi CCTV.
Dari total 157 simpang yang memiliki traffic light di Kota Bandung, baru 67 simpang yang telah terkoneksi dengan sistem pengawasan, termasuk CCTV, pengeras suara, dan sistem ATCS.
“Kita baru 67 simpang yang terkonektivitas, ada CCTV-nya, ada loudspeaker-nya dan itu langsung konektivitasnya dengan ATCS yang di Balai Kota maupun ada yang di Dinas Perhubungan,” ujar Rasdian, Senin (5/10/2026).
Artinya, masih terdapat sejumlah simpang yang perlu mendapat penguatan sistem pengawasan agar kondisi traffic light dapat dipantau lebih cepat.
Sementara itu, Dishub menargetkan traffic light yang mati akibat pencurian kabel dapat kembali berfungsi dalam waktu satu hingga dua minggu. Perbaikan menjadi prioritas karena gangguan traffic light dapat berdampak terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
“Kita pastikan dalam waktu satu sampai dua minggu itu beberapa tempat kita upayakan bisa normal kembali,” katanya.
Rasdian mengatakan, perbaikan tidak hanya menyangkut lampu traffic light, tetapi juga memastikan kembali konektivitas perangkat APILL dengan sistem ATCS.
“Jadi mengkonektivitaskan antara ke lampu, ke ATCS dan sebagainya. Kita pastikan satu sampai dua minggu ini kita selesaikan. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan normal,” ucapnya.
Sejumlah titik traffic light yang saat ini tidak aktif akibat pencurian kabel di antaranya kawasan PT Inti 1, Patung Ikan, simpang Jalan Pungkur, Simpang Cikapayang, Veteran-Lembong, Naripan-Lembong, serta Veteran-Jalan Sunda.
“Itu yang sekarang tidak aktif, tapi menjadi perhatian karena traffic light merupakan fasilitas vital dalam mengatur pergerakan kendaraan di persimpangan,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










