bukamata.id – Keluarga masih mencari keberadaan Arsanda Nabila Octaviansa (15), siswi kelas 10 SMAN 5 Kota Cimahi yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Sabtu (3/10/2026).
Arsanda diketahui pergi dari rumah tanpa berpamitan kepada orang tua. Hingga Kamis (8/10/2026), keberadaan remaja tersebut belum diketahui.
Keluarga masih menunggu kabar mengenai kondisi dan keberadaan Arsanda setelah upaya pencarian dilakukan sejak hari pertama ia tidak pulang ke rumah.
Ibu Arsanda, Nia Kurniati (35), mengatakan putrinya terakhir kali berada di rumah bersama adiknya pada Sabtu siang. Saat itu, Nia sedang keluar rumah untuk membantu kegiatan Maulid Nabi.
“Hari Sabtu itu dia sama adiknya di rumah, saya lagi bantu-bantu acara Maulid Nabi. Pas jam 3 (sore) saya pulang mau mandiin adiknya karena mau tampil, itu dia sudah tidak ada,” kata Nia saat dikonfirmasi.
Menurut Nia, adik Arsanda hanya mengetahui kakaknya sempat keluar rumah. Namun, sang adik tidak mengetahui tujuan Arsanda pergi.
Awalnya, Nia tidak menaruh curiga. Ia mengira putrinya hanya keluar sebentar untuk membeli jajanan seperti yang biasa dilakukan.
“Saya tidak mikir apa-apa, karena dia tidak pernah ke mana-mana, paling cuma jajan aja keluar. Dikira saya jajan, saya tidak curiga apa-apa,” ujarnya.
Setelah itu, Nia kembali menjalankan aktivitas untuk mengantar anak bungsunya yang hendak tampil dalam acara. Seusai kegiatan dan memasuki waktu magrib, ia pulang ke rumah.
Saat tiba di rumah, Nia mulai menyadari Arsanda belum juga kembali. Kondisi tersebut membuatnya khawatir karena putrinya biasanya tidak pergi dalam waktu lama.
“Acara tampil anak selesai saya pulang, itu magrib. Masuk ke rumah, loh, dek kenapa teteh belum pulang, tidak biasanya. Kata anak saya mungkin di rumah aki endung,” tuturnya.
Nia kemudian mencari informasi kepada tetangga dan mendatangi sejumlah lokasi yang kemungkinan didatangi Arsanda.
Uang Hilang dari Rumah
Kecurigaan Nia semakin besar setelah ia memeriksa sejumlah barang di rumah. Ia mendapati uang miliknya sudah tidak ada.
“Kaget, saya ngecek ke barang-barang, terutama tas saya dulu yang dicek. Saya langsung syok, uang-uang saya tidak ada semua, tidak tersisa,” katanya.
Selain uang, Nia mengetahui Arsanda membawa sebuah tas kecil berwarna hitam saat meninggalkan rumah.
Arsanda juga diketahui mengenakan sandal putih milik ibunya. Namun, Nia tidak mengetahui secara pasti pakaian yang dikenakan putrinya ketika meninggalkan rumah.
Nia kemudian menghubungi keluarga serta teman-teman Arsanda, termasuk teman sekolah di tingkat SMA maupun SMP. Namun, tidak ada yang mengetahui keberadaan remaja tersebut.
“Saya telepon keluarga semua, teman-temannya juga, ternyata tidak ada. Teman SMP-nya tidak ada. Dari situ saya mulai syok berat, ke mana ini anak,” ucapnya.
Keluarga Laporkan ke Polres Cimahi
Khawatir terhadap keselamatan putrinya, Nia kemudian melaporkan hilangnya Arsanda ke Polres Cimahi pada Minggu (4/10/2026).
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LOH/6/X/2026/SPKT Polres Cimahi/Polda Jabar.
Nia mengatakan hingga Rabu (7/10/2026), dirinya belum mendapatkan informasi mengenai perkembangan pencarian putrinya.
“Sudah, cuma sampai sekarang kok belum ada tanggapan apa-apa, belum ada informasi apa-apa, (laporan) ke Polres. Anak saya hilang dari hari Sabtu sekarang sudah hari Rabu kok tidak ada informasi apa-apa,” ujarnya.
Nia berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan membantu menemukan keberadaan Arsanda.
Ia juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan putrinya untuk segera menyampaikannya kepada keluarga atau pihak kepolisian.
“Ini kan masalah nyawa. Masa harus diviralkan baru mau turun tangan, apa harus seperti itu,” tandasnya.
Hingga Kamis (8/10/2026), keluarga masih berharap Arsanda dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










