Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Soroti Kinerja BPTPH Cianjur, Komisi II DPRD Jabar Ingatkan Soal ‘Mismatch’ Tenaga Kerja

Kamis, 5 Maret 2026 21:21 WIB

Maaf Tak Cukup! YouTuber Resbob dan Bigmo Resmi Tersangka Kasus Azizah Salsha

Kamis, 5 Maret 2026 20:22 WIB
pembunuhan

Misteri Kematian Pemancing di Bandung Terkuak, Dua Pelaku Nyamar Jadi Polisi

Kamis, 5 Maret 2026 20:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Soroti Kinerja BPTPH Cianjur, Komisi II DPRD Jabar Ingatkan Soal ‘Mismatch’ Tenaga Kerja
  • Maaf Tak Cukup! YouTuber Resbob dan Bigmo Resmi Tersangka Kasus Azizah Salsha
  • Misteri Kematian Pemancing di Bandung Terkuak, Dua Pelaku Nyamar Jadi Polisi
  • THR Idul Fitri PPPK 2026, Ini Daftar Gaji Per Golongan dan Syaratnya
  • Link Video Chindo Adidas 8 Detik Viral, Netizen Ramai Cari Versi Lengkap
  • Viral Link Video Mirip Xysil, Tampilkan Aksi Dewasa?
  • Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan Persaudaraan Usai Insiden di Surabaya
  • Dari Gelap ke Cahaya: Perjalanan Saepul dan Masjid Hijrah BJTB di Bawah Tol Buah Batu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soroti Kinerja BPTPH Cianjur, Komisi II DPRD Jabar Ingatkan Soal ‘Mismatch’ Tenaga Kerja

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 21:21 WIB2 Mins Read
Komisi II DPRD Jabar Kritik Penempatan Tenaga Kerja di BPTPH Cianjur. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Layanan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Cianjur kini mendapat catatan khusus dari legislatif. Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menemukan adanya ketimpangan krusial dalam pengelolaan sumber daya manusia dan anggaran di UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Wilayah I Cianjur.

Temuan ini mengemuka saat Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, H. Lina Ruslinawati, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi pada Kamis (5/3/2026). Dalam evaluasi tersebut, ditemukan fakta bahwa penempatan tenaga kerja, khususnya dari unsur PPPK, belum selaras dengan keahlian yang dibutuhkan di sektor pertanian.

Masalah Kompetensi dan Spesifikasi Tugas

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya petugas yang memiliki latar belakang pendidikan di luar bidang pertanian. Hal ini menjadi sorotan utama dewan, mengingat unit kerja ini membutuhkan keahlian teknis yang sangat spesifik, terutama dalam memantau dan menangani serangan hama.

Lina menegaskan bahwa penempatan tenaga kerja yang tidak sesuai ini berisiko menghambat pelayanan kepada petani.

Baca Juga:  6.957 Kasus Scam di Jawa Barat, DPRD Jabar Minta Pemerintah Tak Tutup Mata

“Beberapa tenaga yang ditempatkan di sini berasal dari berbagai bidang yang tidak secara langsung berkaitan dengan pertanian. Hal ini tentu perlu menjadi bahan evaluasi karena tugas di unit ini sangat spesifik,” tegas Lina.

Anggaran Operasional yang Mencekik

Selain masalah SDM, Komisi II juga menyoroti minimnya alokasi anggaran operasional. Keterbatasan dana ini berdampak langsung pada ruang gerak petugas saat harus turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan berkala terhadap potensi serangan hama.

Baca Juga:  Pengawasan APBD 2026, Rafael Situmorang Pastikan Manfaat Belanja Sosial Tepat Sasaran

Dewan menilai ada paradoks dalam program kerja BPTPH saat ini: di satu sisi target produktivitas pertanian ditingkatkan, namun di sisi lain dukungan logistik bagi petugas di lapangan justru dipangkas.

“Jangan sampai di satu sisi kita mendorong peningkatan produktivitas pertanian, tetapi di sisi lain dukungan untuk kegiatan di lapangan justru terbatas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dari Rp37 Triliun ke Rp29 Triliun, Begini Strategi DPRD Jabar Hadapi Tekanan Fiskal

Kunjungan kerja ini sendiri merupakan rangkaian dari evaluasi mendalam terhadap program dan realisasi APBD tahun anggaran 2025, sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana anggaran pada tahun 2026. Komisi II berharap temuan ini segera dibenahi agar sektor perlindungan pangan di Jawa Barat tidak terganggu oleh masalah internal yang semestinya bisa dihindari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPTPH Cianjur DPRD Jawa Barat Komisi II DPRD Jabar Pertanian Jabar PPPK Tenaga Kerja Pertanian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Misteri Kematian Pemancing di Bandung Terkuak, Dua Pelaku Nyamar Jadi Polisi

THR Idul Fitri PPPK 2026, Ini Daftar Gaji Per Golongan dan Syaratnya

Dari Gelap ke Cahaya: Perjalanan Saepul dan Masjid Hijrah BJTB di Bawah Tol Buah Batu

Alternatif Ngabuburit Ramadhan 2026: Interaksi Anak dengan Rusa di Taman Uncal Soreang

Catat! Waktu Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Kamis 5 Maret 2026

THR Buruh 2026 Segera Cair! Ini Besaran yang Diterima Pekerja di Kota Bandung

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
  • THR Pensiunan dan Ahli Waris 2026 Cair Awal Ramadan? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.