Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Satu Korban Lagi Meninggal, Total 15 Nyawa Melayang

Selasa, 28 April 2026 16:22 WIB

Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Bulan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Terbanyak

Selasa, 28 April 2026 16:11 WIB

Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen

Selasa, 28 April 2026 16:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Satu Korban Lagi Meninggal, Total 15 Nyawa Melayang
  • Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Bulan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Terbanyak
  • Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen
  • Poin Disamai Borneo FC, Marc Klok Tantang Mentalitas Persib di Lima Laga Pamungkas
  • Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup
  • Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung
  • Heboh! Video Asusila Diduga Remaja Batang Viral di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli
  • Transfer Mengejutkan! Persib Siap Datangkan Kiper Keturunan Barcelona?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup

By SusanaSelasa, 28 April 2026 14:49 WIB3 Mins Read
Kisah haru Ibu Anis di Pasuruan yang merawat anak istimewa selama 26 tahun viral di media sosial. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik kesederhanaan sebuah rumah di Kabupaten Pasuruan, tersimpan kisah luar biasa tentang cinta, keteguhan, dan pengorbanan seorang ibu.

Anis, seorang ibu tangguh, telah mengabdikan hidupnya selama 26 tahun untuk merawat anaknya, Desik Ismail Sardi, seorang anak istimewa yang sejak lahir hanya bisa terbaring.

Kisah ini menjadi viral setelah dibagikan melalui akun Instagram @desikfamily, yang memperlihatkan keseharian penuh perjuangan dan kasih sayang tanpa syarat.

Tak Pernah Berhenti Merawat Sejak Lahir

Sejak pertama kali hadir ke dunia, Desik diketahui memiliki kondisi khusus yang membuatnya tidak bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya. Ia hanya bisa terbaring, sepenuhnya bergantung pada perawatan sang ibu.

Hari-hari Ibu Anis diisi dengan rutinitas yang nyaris tak pernah berubah: menggendong, membersihkan tubuh, memberi makan, hingga memastikan kenyamanan Desik setiap saat. Semua dilakukan seorang diri, tanpa jeda.

Dari unggahan di akun tersebut, juga diketahui bahwa kondisi Desik tidak memungkinkan untuk sembuh. Namun, hal itu tidak pernah mengurangi kasih sayang Ibu Anis. Ia tetap merawat Desik dengan sepenuh hati, seolah setiap hari adalah bentuk cinta yang harus dijaga.

Momen Duka: Ayah Desik Berpulang di Sisinya

Cobaan besar datang empat tahun lalu. Suami Ibu Anis yang bekerja sebagai sopir truk di pabrik udang meninggal dunia secara mendadak.

Momen tersebut begitu memilukan, karena sang ayah menghembuskan napas terakhir tepat di samping Desik, sesaat setelah pulang bekerja. Peristiwa itu menjadi luka mendalam sekaligus titik balik dalam kehidupan keluarga kecil ini.

Sejak saat itu, seluruh beban kehidupan dan perawatan Desik sepenuhnya berada di pundak Ibu Anis.

Rela Tak Menikah Lagi Demi Anak Tercinta

Di tengah kondisi yang semakin berat, Ibu Anis mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Ia memilih untuk tidak menikah lagi setelah kepergian suaminya.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia ingin sepenuhnya fokus merawat Desik tanpa terbagi perhatian. Baginya, Desik adalah prioritas utama yang tidak bisa digantikan oleh apapun.

Pilihan itu menjadi bukti nyata betapa besar cinta seorang ibu, rela mengorbankan kehidupan pribadinya demi anak yang membutuhkan kehadirannya setiap saat.

“Memilih tidak menikah lagi, fokus merawat anak istimewaku,” tulis bu Anis dalam unggahan di Instgram @desikfamily.

Bertahan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Anis kini bekerja serabutan membantu saudara membersihkan rumah. Penghasilan yang didapat memang tidak besar, namun cukup untuk bertahan hidup dan merawat Desik.

Meski hidup dalam keterbatasan, ia tetap bersyukur dan tidak pernah menyerah.

“Meski penghasilan tidak seberapa, saya tetap bersyukur bisa terus mendampingi anak saya,” tuturnya.

Ketulusan yang Terekam di Media Sosial

Dalam unggahan video di akun @desikfamily, terlihat bagaimana Ibu Anis merawat Desik dengan penuh kesabaran. Ia terlihat telaten membersihkan tubuh anaknya, memberikan perhatian, dan memastikan kenyamanan Desik setiap hari.

Kisah ini pun menyebar luas dan menyentuh banyak hati pengguna media sosial.

Warganet Banjiri Doa dan Dukungan

Respons haru datang dari warganet yang memenuhi kolom komentar dengan doa dan dukungan moral. Banyak yang mendoakan kesehatan dan kekuatan bagi Ibu Anis serta Desik.

“Panjang umur & sehat selalu bunda. Agar mas Desik tetap merasa aman,” tulis akun @hat***

“Mama Desik cantik, sehat dan tangguh, sehat-sehat selalu mama dan Desik,” tulis akun @dya***

“Panjang umur ibu yaaa semoga selalu diberikan rezeki dari arah mana saja karena kesabaran merawat Desik,” tulis akun @ren***

“Ya Allah berikanlah ibu ini dan anaknya kesehatan, keselamatan selalu dalam lindunganMu, panjangkan umur mereka, mudahkan urusannya dan lapangkan rezekinya. Aamiin,” tulis akun @rab***

Kisah yang Menggugah Hati Publik

Kisah Ibu Anis dan Desik menjadi pengingat tentang kekuatan cinta seorang ibu yang tidak pernah surut oleh waktu maupun keadaan.

Di tengah keterbatasan, ia tetap berdiri teguh mendampingi anaknya dengan penuh ketulusan.

Cerita ini juga menjadi refleksi sosial tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama keluarga yang merawat anggota dengan kebutuhan khusus dalam jangka panjang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak istimewa 26 tahun cerita haru Jawa Timur Desikfamily Instagram ibu Anis Desik kisah inspiratif ibu dan anak kisah viral Pasuruan perjuangan ibu hebat Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Satu Korban Lagi Meninggal, Total 15 Nyawa Melayang

Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen

Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung

Respons Dedi Mulyadi soal Kecelakaan Kereta Bekasi: Percepat Flyover dan Santuni Korban Rp50 Juta

Kesaksian Pilu Adik Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Terjepit di Bawah Gerbong Namun Masih Sadar

Dibalik Tragedi Bekasi Timur: Benarkah ‘Anomali Taksi Hijau’ yang Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.