Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART

Selasa, 21 April 2026 18:56 WIB

Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru

Selasa, 21 April 2026 18:29 WIB
Persib Bandung

Drama Wasit Tak Jadi Sorotan, Bojan Hodak Blak-blakan Soal Persib

Selasa, 21 April 2026 18:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART
  • Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru
  • Drama Wasit Tak Jadi Sorotan, Bojan Hodak Blak-blakan Soal Persib
  • Terungkap! Modus Phishing Berkedok Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi Kembali Marak
  • Gunakan Sistem Filter Ganda, Begini Ketatnya Pemeriksaan Hari Pertama UTBK
  • LPG Nonsubsidi Meroket, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Beralih ke Kayu Bakar
  • Kabar Baik! Banjir Kabupaten Bandung Segera Teratasi, Menteri PU Restui Tiga Usulan KDS
  • Cemburu Buta! Pria di Bandung Tewas Ditusuk 7 Kali di Kontrakan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tahun Ini, Masjid Nusantara Targetkan Bangun 24 Masjid di Pelosok Indonesia Timur dan Utara

By Putra JuangJumat, 23 Februari 2024 19:53 WIB2 Mins Read
CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Untuk menyediakan sarana beribadah bagi umat muslim yang berada di daerah Indonesia bagian Timur dan Utara, Masjid Nusantara akan membangun 30 masjid tahun ini.

CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo mengatakan, pada tahun lalu pihaknya telah membangun sebanyak 24 masjid bersama para donatur.

“Tahun ini kami Insyallah kami berharap membangun 30 masjid tahun lalu kami bangun 24 masjid. Mudah-mudahan, terus banyak dukungan dari masyarakat untuk membantu saudara yang berada di pelosok,” ucap Pras saat ditemui Hotel Malaka Bandung, Jumat (23/2/2024).

Pras mengungkapkan, wilayah yang menjadi prioritasnya adalah daerah muslim yang minoritas.

Baca Juga:  Lomba Desain Logo Projo yang Berubah Jadi Parade Satir

“Karena, ketika mereka mau menggalang dana donasi ngumpulin jumlah muslim terbatas jadi lama. Jadi, daerah-daerah Timur Indonesia atau daerah Utara Sumatera termasuk prioritas,” ungkapnya.

Pras mengatakan, sebagai lembaga profesional yang memiliki misi mendirikan masjid yang kokoh dan nyaman di pelosok nusantara, Masjid Nusantara merakukan rebranding tahun ini.

Nantinya, inovasi yang diterapkan dalam setiap pembangunan masjid mengusung konsep smart masjid dan teknologi green energy.

“Jadi ramah lingkungan kenapa dengan minim penggunaan energy. Tanpa harus dengan listrik dan tanpa harus pendingin udara. Kemudian ada panen air hujan. Jadi, daerah daerah timur itu kesulitan air bor sumur juga ga bisa jadi air hujan yang ada kita tampung,” katanya.

Baca Juga:  Jelajah Masjid Nusantara Ungkap Perjalanan Season 1-5 Bangun Masjid di Pelosok

Selain itu, pihaknya juga akan memasang solar sel, panel surya bagi masjid yang tidak punya listrik sehingga ada penerangan di malam hari.

“Selanjutnya ada teknologi buat bencana. Kami bangunkan masjid dengan metode bangun capat. Jadi 99 jam masjid jadi,” imbuhnya.

Inovasi selanjutnya yaitu hadirnya mobil masjid. Pras menyebut, nantinya mobil ini bisa digunakan dalam berbagai kegiatan.

Baca Juga:  Perluas Pendidikan Internasional, Sekolah Mutiara Nusantara Rebranding Jadi SIS Bandung

“Aktivitasnya untuk event event tablik akbar, pameran, kemudian konser. Fasilitas masjid terbatas ada mobil yang kami modifikasi bisa menjadi masjid,” terangnya.

Pras mengaku, salah satu hambatan selama ini adalah terkait distribusi pengangkutan material.

“Tadi saya sampaikan Tanah Toraja, harga matrial semen Rp75 ribu. Tapi biaya angkutnya karena tidak bisa mobil hanya dengan motor ongkos angkutnya Rp300 ribu/1 sak semen. Jadi hanya bisa 1 motor kalo bawa 2 ada 100 kg ga bisa stabil lagi. Jadi akses jalannya sangat sulit,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia timur Masjid Nusantara pembangunan masjid rebranding
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART

Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru

Gunakan Sistem Filter Ganda, Begini Ketatnya Pemeriksaan Hari Pertama UTBK

LPG Nonsubsidi Meroket, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Beralih ke Kayu Bakar

Kabar Baik! Banjir Kabupaten Bandung Segera Teratasi, Menteri PU Restui Tiga Usulan KDS

PENUSUKAN

Cemburu Buta! Pria di Bandung Tewas Ditusuk 7 Kali di Kontrakan

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.