Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Rabu, 4 November 2026 11:32 WIB

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

Rabu, 4 November 2026 10:07 WIB

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Rabu, 4 November 2026 09:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
  • BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tampung Aspirasi Forum RW Kota Bandung, Arfi Rafnialdi Janji Kembali Hadirkan PIPPK

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 10:28 WIB4 Mins Read
Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi berkomitmen untuk kembali menghadirkan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK).

Komitmen itu disampaikan Arfi Rafnialdi saat menampung aspirasi di kewilayahan lingkup Rukun Tetangga (RT) Rukun Warga (RW) se-Kota Bandung, dalam pertemuan dengan Forum RW Kota Bandung di Ottilie Cafe, Dipatiukur, Kota Bandung, Jumat (27/7/2024).

Arfi mengatakan, aspirasi yang keluar dari para pengurus RT RW menjadi asupan yang baik untuk modal penyusunan visi dan misi menjadi Calon Wali Kota Bandung di ajang Pilwalkot Bandung 2024.

“Hari ini dari sekian banyak kegiatan silahturahmi ini paling banyak pertanyaan, paling banyak masukan. Sebagian bisa direspon sekarang, sebagian ada yang dimasukan menjadi asupan dalam penyusunan visi misi. Jadi ini adalah salah satu forum yang sangat produktif meng-collect asupan visi misi,” kata Arfi.

Arfi mengatakan, program PIPPK sudah terhenti sejak tahun 2023. Bahkan, di tahun 2025 pun belum ada kejelasan terkait program yang dirancang oleh Arfi pada tahun 2013 bersama Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil.

Arfi menjelaskan, program PIPPK dibuat dengan semangat desentralisasi sehingga urusan keseharian masyarakat bisa diselesaikan oleh RT RW atau organisasi kewilayahan dengan mengalokasikan dana Rp100 juta per RW.

Hampir rata-rata harapan dari para RT RW yang hadir dalam pertemuan tersebut menginginkan PIPPK bisa kembali digulirkan serta ditingkatkan nilai pendanaannya.

Baca Juga:  Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pemalakan Toko Kelontong di Bandung

Jika nanti terpilih menjadi Wali Kota Bandung, Arfi mengatakan bakal mengevaluasi terlebih dahulu program PIPPK agar bisa disempurnakan ketika kembali digulirkan.

“Sekarang ada jeda kita manfaatkan jeda itu untuk melakukan evaluasi. PIPPK ini sudah efektif atau tidak nanti kita pilah, apa yang efektif apa yang belum. Kalau 2025 belum ada (anggaran) karena proses KUAPPAS sudah bergulir dan belum ada peran wali kota karena masih dalam tahapan kontestasi Pilwalkot, berarti tahun 2025 akan kita manfaatkan untuk evaluasi,” bebernya.

Arfi memastikan, program PIPPK bisa kembali digulirkan pada tahun 2026 mendatang dan dana yang bakal diberikan pun wajib untuk ditambah besarannya.

“Kalau nanti dilaksanakna lagi tahun 2025 atau 2026, maka nilainya harus disesuaikan karena semangatnya PIPPK harus disempurnakan. Tapi belum bisa dipastikan nilainya. Secara logika dengan inflasi selama 10 tahun terakhir harusnya naik,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan saran dari Ketua Forum RW, pemberian dana PIPPK juga perlu disesuaikan karena ada banyak RT RW di beberapa kecamatan yang ragu dalam menggunakan dana PIPPK yang diberikan Pemkot Bandung.

“Penyempurnaan PIPPK perlu dilakukan dalam mekanismenya. Ada masukan perlu adanya pendampingan misalnya prosedur dari sisi hukum, karena kita ingin melayani warga dan kita juga tidak ingin dalam proses melayani itu malah ada masalah hukum. Dari 1.596 RW ini ada yang sudah sangat paham dan siap, tapi ada juga yang perlu didampingi,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Borong Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025, Bukti Pelayanan Terbaik

Arfi mengatakan, selain mendapatkan gagasan dan ide dari masyarakat, dalam pertemuan malam ini dirinya sangat bersyukur mendapatkan dukungan moral dari Forum RW Kota Bandung.

“Mudah mudahan semangat kebersamaan untuk membangun kota ini bisa menyebar dan nanti bisa berbuah menjadi kepercayaan warga dalam kontestasi politik Pilwalkot 2024,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Forum RW Kota Bandung, Lily Maulana mengatakan, sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan anggotanya diantaranya adalah terkait kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan.

“PPDB sangat menjadi catatan khusus. Semoga kang Arfi bisa menyampaikan ke pemerintah pusat untuk mengubah mekanisme dan sistem PPDB yang lebih praktis untuk kepentingan warga Kota Bandung. Sektor kesehatan sesuai konsep Kang Arfi rencanankan puskemas satu kelurahan satu puskesmas yang sekarang masih belum merata,” kata Lily.

Soal PIPPK, Lily membenarkan jika ada wilayah yang tidak memerlukan bantuan uang dalam program PIPPK. Ke depan, uang bantuan milik daerah yang sudah mapan akan diberikan kepada RT/RW yang sangat tinggi kebutuhannya.

“Kami berharap program (PIPPK) tersebut bisa kembali dilanjutkan pada masa kepemimpinan Wali Kota Bandung yang baru. Karena Kang Arfi ini bidannya PIPPK, saya tahun 2015 bagian untuk mengawal dari mulai merancang perwal PIPPK ,beliau tim percepatannya. kedepannya PIPPK harus tetap dilanjut hanya sistemnya mekanismenya proporsional,” terangnya.

Baca Juga:  Bandung Dihantam Cuaca Ekstrem, Waspada Banjir dan Pohon Tumbang!

Menurutnya, tidak semua RW bisa mengelola dengan baik dana PIPPK. Dalam beberapa kasus di beberapa kecamatan, banyak RW yang bingung menggunakan dana tersebut karena takut salah dari sisi hukum dalam penggunannya atau anggaran yang dimiliki RW tersebut sudah berlebih.

“Maka kalau pakai sistem proporsional ada RW yang pengurangan ada RW yang mendapat penambahan. Tapi intinya PIPPK aspirasinya harus tetap dilanjutkan,” ujarnya.

Ditanya soal komitmen dengan bakal calon wali kota Bandung lainnya, Lily mengatakan baru Arfi Rafnialdi yang mau melakukan audiensi dengan forum RW di Kota Bandung.

“Kalau komunikasi dengan beberapa orang lainnya sudah karena semua sahabat, tapi baru Kang Arfi yang menghrgai keberadaan forum RT RW Kota Bandung, mau ketemu pengurus RW Kota Bandung, beliau sowan ke saya dan itu adalah apresiasi buat kami dari Kang Arfi yang betul-betul menghargai keberadaan RT RW di Kota Bandung. Insya Allah kami akan mengawal Kang Arfi yang betul-betul selalu nyaah ke Kota Bandung,” tandasnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arfi Rafnialdi Kota Bandung Pilwalkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.