Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis

Jumat, 14 Agustus 2026 08:04 WIB
Game Free Fire

Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Jumat, 14 Agustus 2026 06:00 WIB
Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Jumat, 14 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis
  • Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya
  • Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali
  • BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP
  • Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Kode Redeem FF 14 Agustus 2026: Dapatkan Bundle Keren, Emote Rare, dan Voucher Diamond Sekarang!
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tangan Dingin ‘Bos Koi’ Hartono Soekwanto Hangatkan Keluarga Kar’an dari Rumah Gubuk

By Aga GustianaRabu, 22 Oktober 2025 16:50 WIB3 Mins Read
“Bos Koi” Hartono Soekwanto Bedah Rumah Reyot 11 Orang di Kota Banjar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di Dusun Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, hidup keluarga Kar’an dan Tati seperti hidup di ujung kesabaran. Selama lebih dari tiga tahun, mereka bertahan di sebuah gubuk reyot bersama 11 anggota keluarga. Dinding bilik bambu lapuk dan atap bocor menjadi saksi bisu perjuangan sehari-hari mereka—tempat di mana ketiga keluarga hidup berdesakan, tidur di lantai tanah, dan bertahan dengan makanan seadanya.

“Kadang kami hanya makan singkong. Kalau ada uang, beli beras. Kalau tidak, ya makan apa yang ada,” ungkap Kar’an, 64 tahun, sambil menatap cucu-cucunya yang bermain di sudut rumah. Ia mengaku sedih melihat anak dan cucunya hidup dalam kekurangan, terutama setelah bantuan beras dari pemerintah berhenti beberapa bulan terakhir.

Kisah pilu keluarga ini akhirnya sampai ke telinga Hartono Soekwanto, pengusaha asal Bandung yang dikenal sebagai “Bos Koi”. Tergerak oleh berita dan unggahan media sosial, Hartono tak menunggu lama. Ia langsung datang ke lokasi, dan hatinya tersentuh melihat kondisi gubuk yang nyaris roboh itu.

“Aduh Bapak, Ibu, saya khawatir melihat rumahnya. Izin saya bangunkan rumah ya. Sekarang lebih baik tinggal di kontrakan dulu sambil menunggu rumah selesai,” kata Hartono kepada keluarga Kar’an pada Rabu (22/10/2025).

Tidak sekadar janji, Hartono segera menyewakan kontrakan agar keluarga Kar’an bisa tinggal dengan aman dan nyaman selama proses pembangunan rumah baru. Langkah ini memberi mereka rasa aman yang selama ini hilang.

“Saya sekarang merasa lega rumah lama yang nyaris sudah dirobohkan, rumah baru kita bangun, untuk sementara agar tenang Ibu dan bapak tinggal di kontrakan dulu selama proses pembangunan,” tutur Hartono.

Bagi Hartono, aksi ini hanyalah awal dari niatnya menebar kebaikan bagi mereka yang membutuhkan. “Saya ingin menebar kebaikan. Semoga mereka bisa sukses dan suatu hari juga bisa membantu orang lain,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi warga dan pihak pemerintah Desa Balokang, yang ikut membantu proses pembangunan rumah.

“Saya ucapkan terima kasih untuk semua warga dan unsur pemerintah Desa Balokang Kecamatan Banjar, yang juga bahu membahu membantu membangun rumah pak Kar’an,” tambah Hartono.

Pembangunan rumah baru ini menjadi buah dari kolaborasi berbagai pihak. Baznas Kota Banjar memberikan bantuan awal sebesar Rp10 juta melalui program rumah tidak layak huni (Rutilahu), Hartono menyumbang Rp25 juta, dan Jabar Bergerak bertindak sebagai fasilitator.

Kini, meski rumah baru belum sepenuhnya selesai, keluarga Kar’an telah menapaki babak baru dalam hidup mereka. Dari gubuk reyot dan perjuangan sehari-hari, mereka mulai merasakan kehangatan rumah layak, keamanan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Kisah ini bukan sekadar tentang pembangunan fisik, tetapi tentang kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas. Dari tangan seorang pengusaha hingga gotong royong warga, terlihat bahwa kebaikan bisa menyalakan harapan bahkan di hati yang paling rapuh sekalipun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjar Bedah Rumah Bos Koi Hartono Soekwanto Keluarga Kar’an
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis

Game Free Fire

Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Kode Redeem FF 14 Agustus 2026: Dapatkan Bundle Keren, Emote Rare, dan Voucher Diamond Sekarang!

Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb

Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.