Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Kamis, 1 Oktober 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
  • Jadwal Berubah! Garudayaksa FC vs Persib Dimajukan, Ini Waktu Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tangan Dingin ‘Bos Koi’ Hartono Soekwanto Hangatkan Keluarga Kar’an dari Rumah Gubuk

By Aga GustianaRabu, 22 Oktober 2025 16:50 WIB3 Mins Read
“Bos Koi” Hartono Soekwanto Bedah Rumah Reyot 11 Orang di Kota Banjar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di Dusun Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, hidup keluarga Kar’an dan Tati seperti hidup di ujung kesabaran. Selama lebih dari tiga tahun, mereka bertahan di sebuah gubuk reyot bersama 11 anggota keluarga. Dinding bilik bambu lapuk dan atap bocor menjadi saksi bisu perjuangan sehari-hari mereka—tempat di mana ketiga keluarga hidup berdesakan, tidur di lantai tanah, dan bertahan dengan makanan seadanya.

“Kadang kami hanya makan singkong. Kalau ada uang, beli beras. Kalau tidak, ya makan apa yang ada,” ungkap Kar’an, 64 tahun, sambil menatap cucu-cucunya yang bermain di sudut rumah. Ia mengaku sedih melihat anak dan cucunya hidup dalam kekurangan, terutama setelah bantuan beras dari pemerintah berhenti beberapa bulan terakhir.

Kisah pilu keluarga ini akhirnya sampai ke telinga Hartono Soekwanto, pengusaha asal Bandung yang dikenal sebagai “Bos Koi”. Tergerak oleh berita dan unggahan media sosial, Hartono tak menunggu lama. Ia langsung datang ke lokasi, dan hatinya tersentuh melihat kondisi gubuk yang nyaris roboh itu.

“Aduh Bapak, Ibu, saya khawatir melihat rumahnya. Izin saya bangunkan rumah ya. Sekarang lebih baik tinggal di kontrakan dulu sambil menunggu rumah selesai,” kata Hartono kepada keluarga Kar’an pada Rabu (22/10/2025).

Baca Juga:  Dari Penarik Gerobak Jadi 'Anak Emas': Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Tidak sekadar janji, Hartono segera menyewakan kontrakan agar keluarga Kar’an bisa tinggal dengan aman dan nyaman selama proses pembangunan rumah baru. Langkah ini memberi mereka rasa aman yang selama ini hilang.

Baca Juga:  Berkat Indukan Hartono Soekwanto, Koi Lokal Indonesia Berjaya di ZNA Bandung 2025

“Saya sekarang merasa lega rumah lama yang nyaris sudah dirobohkan, rumah baru kita bangun, untuk sementara agar tenang Ibu dan bapak tinggal di kontrakan dulu selama proses pembangunan,” tutur Hartono.

Bagi Hartono, aksi ini hanyalah awal dari niatnya menebar kebaikan bagi mereka yang membutuhkan. “Saya ingin menebar kebaikan. Semoga mereka bisa sukses dan suatu hari juga bisa membantu orang lain,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi warga dan pihak pemerintah Desa Balokang, yang ikut membantu proses pembangunan rumah.

“Saya ucapkan terima kasih untuk semua warga dan unsur pemerintah Desa Balokang Kecamatan Banjar, yang juga bahu membahu membantu membangun rumah pak Kar’an,” tambah Hartono.

Pembangunan rumah baru ini menjadi buah dari kolaborasi berbagai pihak. Baznas Kota Banjar memberikan bantuan awal sebesar Rp10 juta melalui program rumah tidak layak huni (Rutilahu), Hartono menyumbang Rp25 juta, dan Jabar Bergerak bertindak sebagai fasilitator.

Baca Juga:  UMKM Binaan Hartono Soekwanto Asal KBB Sukses Tembus Pasar Jepang Lewat Kolam Vat Ikan Koi

Kini, meski rumah baru belum sepenuhnya selesai, keluarga Kar’an telah menapaki babak baru dalam hidup mereka. Dari gubuk reyot dan perjuangan sehari-hari, mereka mulai merasakan kehangatan rumah layak, keamanan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Kisah ini bukan sekadar tentang pembangunan fisik, tetapi tentang kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas. Dari tangan seorang pengusaha hingga gotong royong warga, terlihat bahwa kebaikan bisa menyalakan harapan bahkan di hati yang paling rapuh sekalipun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bos Koi Hartono Soekwanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 1 Oktober, Ada Duel Perebutan Emas

Bansos PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Penerima Lewat HP Cukup Pakai NIK

Rekomendasi Kuliner Malam Bekasi: Tempat Nongkrong & Makan Enak yang Buka Seharian

Bikin Ngiler! 4 Nasi Goreng Bandung dengan Racikan Unik dan Topping Melimpah

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.