Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat

Rabu, 22 Juli 2026 21:27 WIB

Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib

Rabu, 22 Juli 2026 21:16 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor

Rabu, 22 Juli 2026 21:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat
  • Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib
  • PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor
  • Bandung Punya Destinasi Seafood Istimewa! Kurnia Seafood Sajikan Rasa Laut Segar
  • Persib Resmi Berpisah dengan Ferdiansyah, Ini Alasan Maung Bandung Melepas Sang Wonderkid
  • Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan
  • Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya
  • Kepala BGN Sudaryono Akui Ada Masalah Tata Kelola Program MBG, Siap Dukung Penegakan Hukum
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terobosan Baru BKN: Uji Coba Kebijakan Kerja Dekat Rumah untuk Tekan Pengeluaran ASN

By Aga GustianaRabu, 22 Juli 2026 20:16 WIB2 Mins Read
ASN. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wacana baru digulirkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam upaya merombak sistem birokrasi agar lebih adaptif dan ramah pegawai. Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi mengumumkan dimulainya proyek percontohan yang memfasilitasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bisa bekerja dari lokasi yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

Langkah strategis ini dirancang bukan sekadar untuk meningkatkan efisiensi kinerja harian para pegawai negeri, tetapi juga memberikan dampak langsung pada aspek psikologis serta kualitas hidup mereka bersama keluarga tercinta.

Melalui program ini, para PNS maupun PPPK diharapkan mampu memangkas anggaran operasional harian, khususnya pos pengeluaran transportasi yang kerap menjadi beban bulanan. Suasana kerja yang lebih kondusif dan dekat dengan domisili diyakini bakal mendongkrak gairah kerja secara keseluruhan.

“BKN mendekatkan ASN pada keluarganya, pada domisilinya, Insyaallah sudah akan bisa kita dekatkan ASN kita,” kata Zudan dalam unggahan video di akun Instagram resmi BKN, Rabu (22/7/2026).

Skala Prioritas dan Proyeksi Gerakan Nasional

Pada fase perdana pengembangannya, implementasi kebijakan ini difokuskan secara terbatas di lingkungan internal BKN terlebih dahulu. Kendati demikian, pimpinan lembaga pemegang administrasi kepegawaian negara tersebut menyimpan harapan besar agar inisiatif ini sukses dan menular ke instansi pemerintahan lainnya.

Apabila uji coba ini berjalan mulus, konsep bekerja dekat domisili diharapkan bertransformasi menjadi kebijakan massal yang diadopsi oleh berbagai Kementerian, Lembaga tinggi negara, hingga pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Ini untuk BKN saja dulu, nanti mudah-mudahan bisa menginspirasi Kementerian, Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, sehingga bisa menjadi gerakan nasional,” ucapnya.

Solusi Tekan Biaya Hidup di Tengah Keterbatasan Pendapatan

Di balik kebijakan inovatif tersebut, tersimpan pula kepedulian terhadap problematika nyata yang dihadapi para abdi negara, khususnya mereka yang telah berkeluarga dan dihadapkan pada jarak domisili yang terpisah dengan pasangan atau anak.

Zudan menyadari bahwa instansi pemerintah saat ini masih menghadapi ruang fiskal yang terbatas untuk menaikkan penghasilan para ASN secara masif dalam waktu dekat. Oleh karena itu, pendekatan menekan pengeluaran hidup dinilai sebagai solusi paling realistis dan bijaksana.

“Kalau suami istri berkumpul, bisa hemat tiket pesawat, bisa hemat pengeluaran dapur, listrik, air, dan ini saya pahami ketika saya belum bisa meningkatkan pendapatan, akan sangat bijaksana kalau semua pimpinan bisa mengurangi tingkat pengeluaran. Nah oleh karena itu, program ini mulai kita eksekusi,” tutur Zudan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN BKN PPPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor

Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan

Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya

Kepala BGN Sudaryono Akui Ada Masalah Tata Kelola Program MBG, Siap Dukung Penegakan Hukum

Pemkot Bandung Kaji Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembangunan BRT, Jalan Ahmad Yani Berpotensi Jadi Satu Arah

Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan Bandara Husein dan Teras Cihampelas

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.