Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan

Jumat, 14 Agustus 2026 14:52 WIB

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 14:40 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Jumat, 14 Agustus 2026 14:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan
  • Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!
  • Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun
  • Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
  • AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku
  • Marc Klok Kembali ke Persib Usai Tugas Negara, Langsung Tancap Gas di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap Alasan Taufik Hidayat Tega Sekap dan Aniaya Wanita di Bandung

By Aga GustianaRabu, 24 Juni 2026 08:44 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, tersangka pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri pelarian pelaku penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung akhirnya kandas. Polda Jawa Barat berhasil meringkus tersangka utama, Taufik Hidayat, setelah mengendus aktivitas digital yang ditinggalkannya saat bersembunyi.

Kasus ini memicu empati sekaligus kemarahan publik akibat brutalnya kekerasan yang menimpa korban, hingga memicu dampak fisik yang sangat fatal.

Dalam proses pemeriksaan oleh penyidik, Taufik tidak berkutik dan membenarkan seluruh tindakan keji yang dituduhkan kepadanya.

“Semua yang dia lakukan dia mengakui. Dia juga menyatakan menyesal dan mengaku perbuatannya dilakukan dalam kondisi dipengaruhi konsumsi alkohol,” kata Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan di Bandung, Selasa (23/6/2026) dikutip dari Antara.

Walau tersangka sudah mengaku, pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti di situ. Penyidik masih terus mengorek keterangan lebih dalam guna menyusun kronologi utuh serta mengungkap motif tersembunyi di balik aksi penganiayaan tersebut.

Terlacak Lewat Transaksi Daring di Ciparay

Pelarian Taufik terhentikan berkat kejelian tim siber dan penyidik di lapangan. Polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka setelah mendeteksi adanya aktivitas keuangan elektronik yang dilakukan olehnya.

Rudi memaparkan secara rinci bagaimana detik-detik penangkapan tersebut bermula dari kecerobohan tersangka yang menggunakan layanan transaksi daring.

“Tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi. Ini menjadi petunjuk buat kita. Tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari di sekitar wilayah perumahan tersebut dan akhirnya pada sore hingga malam hari berhasil menemukan dan menangkap yang bersangkutan,” jelas Rudi.

Petunjuk digital itu mengarahkan petugas ke kawasan Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung. Setelah menyisir area perumahan secara ketat, polisi akhirnya berhasil membekuk tersangka tanpa perlawanan berarti.

Taufik sempat digelandang ke Polsek Majalaya untuk menjalani interogasi awal, sebelum akhirnya digeser ke Mapolda Jawa Barat demi pemeriksaan yang lebih komprehensif. Polisi juga memastikan hak-hak dasar tersangka terpenuhi sekaligus memeriksa kondisi fisiknya.

“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan tersangka. Kemudian kami juga melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif,” katanya.

Misteri Berdarah yang Terkuak Lewat Pesan Singkat

Terbongkarnya kasus penyekapan ini sejatinya bermula dari sebuah pesan misterius. Pihak keluarga yang cemas karena kehilangan kontak dengan YTR tiba-tiba menerima pesan WhatsApp dari nomor asing.

Pesan singkat itu mengabarkan kondisi memilukan bahwa YTR tengah terbaring di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Informasi tak terduga inilah yang menjadi pintu masuk bagi keluarga dan aparat kepolisian untuk membongkar drama penyekapan yang selama ini tertutup rapat.

Dampak Fatal yang Dialami Korban

Aksi kekerasan luar batas yang diduga dilakukan oleh tersangka meninggalkan trauma mendalam serta cacat fisik permanen pada diri korban. Kondisi YTR saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan akibat hantaman benda tumpul dan penyiksaan:

  • Kebutaan Total: Mengalami gangguan penglihatan parah hingga kedua matanya tidak lagi berfungsi.
  • Cacat Wajah: Luka robek serius pada area bibir dan lebam di sekujur wajah.
  • Gangguan Komunikasi & Motorik: Korban kini kesulitan untuk berbicara serta kehilangan kemampuan berjalan secara normal.
  • Kerugian Materiil: Sejumlah barang berharga milik korban turut raib digondol pelaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus YTR Penganiayaan di Bandung Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!

Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun

Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.